Menpar Jualan 10 'Bali' Baru ke Cina

Ririn Indriani | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2016 | 16:58 WIB
Menpar Jualan 10 'Bali' Baru ke Cina
Destinasi wisata Labuan Bajo, Flores, NTT, Indonesia. (Shutterstock)

Suara.com - Tak cuma mempromosikan Wonderful Indonesia di Cina, Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya juga menawarkan skema investasi menarik bagi para investor yang ingin menanamkan modal di sektor pariwisata Tanah Air.

Tahun lalu, jumlah outbond traveler (wisatawan ke luar negeri) Cina sebanyak 120 juta orang.

“Asumsi pemerintah, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2015 sebesar 5,3 persen, sama dengan prediksi The World Bank dan Standard Chartered. ADB (Asian Development Bank) lebih optimistis, dia menyatakan 5,4 persen,” kata Menpar, dalam business forum Indonesia China Chamber of Commerce (INACHAM), di Grand Hyatt, Shanghai, beberapa waktu lalu.

Realisasi investasi juga terus mengalami pertumbuhan positif. Pada 2015, investasi naik 17,8 persen, dengan realisasi 40,4 miliar dolar AS, sedangan komitmen untuk investasi mencapai 137 miliar dolar AS, atau naik 45 persen dari tahun sebelumnya.

“Persentase realisasi investasi di sektor pariwisata lebih besar lagi, naik 53 persen dari tahun lalu, dengan nilai US$ 1,049 juta. Investasi di bidang pariwisata menyumbangkan 2,29 persen dari total investasi nasional,” jelasnya.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), menurut Arief, menempatkan 5 prioritas utama dalam membangun Indonesia saat ini, yaitu infrastruktur, maritim, pangan, energi, dan pariwisata. Baru kali ini, pariwisata menjadi amat penting dalam prioritas pembangunan nasional.

“Pariwisata memang penyumbang devisa yang terus mengalami pertumbuhan. Yang lain, seperti minyak dan gas bumi, batubara, kelapa sawit, tiga terbesar itu turun drastis,” ujar Menpar lagi.

Lalu, apa yang hendak dibuka untuk investasi pariwisata? Arief menyebut percepatan pengembangan destinasi 10 'Bali' baru. Di Cina, Menpar memaparkan potensi Danau Toba-Sumatera Utara, Tanjung Kelayang-Belitung, Tanjung Lesung-Banten, Kepulauan Seribu dan Kota Tua- DKI Jakarta, Candi Borobudur-Jawa Tengah, Bromo Tengger Semeru-Jawa Timur, Mandalika Lombok-Nusa Tenggara Barat, Labuan Bajo-Nusa Tenggara Timur, Wakatobi-Sulawesi Tenggara, dan Morotai-Maluku Tenggara.

Investasi Pariwisata Butuh 20 Miliar Dolar AS
Badan Otorita, yang bertugas membangun Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, akan bertugas secara maksimal di sana, dengan membangun membangun amenitas. Amenitas merupakan fasilitas penunjang pariwisata, seperti hotel, resort, convention, theme parks, golf course, restoran, café, dan segala fasilitas yang dibutuhkan oleh wisatawan saat tinggal.

“Sebanyak 10 top destinasi itu membutuhkan investasi sekitar US$ 20 miliar. Pemerintah Indonesia akan menyiapkan 50 persennya dalam bentuk pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan, tol, bandara, pelabuhan, dan sebagainya. Sisanya, US$ 10 miliar, mengajak private sector atau swasta untuk membangun amenitas,” kata Arief, di hadapan para pengusaha Cina itu.

Menpar berharap, 10 dolar AS itu bisa didapat dari investor Cina, yang saat ini dinilai memiliki capital paling kuat untuk berinvestasi.

Lalu, apa saja bentuk investasi yang dibutuhkan? Pertama, hotel. Menpar Arief mengatakan hingga 2013, baru ada 57.724 kamar yang diproyeksikan menjadi 120.000 kamar pada 2019. Kedua, lanjut dia, restoran yang ada baru 9.120 buah.

Untuk restoran, kata Menpar Arief, masih membutuhkan 15.000 lagi hingga 2019. Ketiga, marina atau tempat sandar yacht (perahu pesiar) yang baru ada 10 tempat, sehingga dibutuhkan 100 buah hingga 2019.

“Masih banyak lagi, seperti diving operator, international recreation parks, dan lain-lain yang membutuhkan investasi,” imbuhnya.

Lantas, keuntungan apa saja jika investastor ikut investasi di sektor pariwisata Indonesia? “Banyak insentif dan fiskal yang didapat. Ada keringanan pajak, import duty, pajak PPn dan PpnBM, sehingga pengusaha bisa mengimpor barang-barang untuk melengkapi building atau proyeknya dengan lebih ekonomis, untuk mendorong agar industrinya segera berjalan di Special Economic Zones (SEZ),” ungkap Marketeer of The Year 2013 versi MarkPlus itu.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sendiri sudah melakukan deregulasi terhadap banyak hal, selama hampir 2 tahun di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi. Tiga regulasi yang terkait dengan international openness itu adalah, pertama, pemberlakuan kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), yang saat ini sudah diberlakukan pada 169 negara.

Kedua, implementasi Clearance Approval for Indonesia Theritory (CAIT) untuk yacht, sehingga izin untuk memasukkan perahu pesiar yang hendak berlayar ke perairan Indonesia tidak lagi butuh 3 minggu, tapi cukup 3 jam saja. Targetnya sama dengan Singapura dan Hongkong, 1 jam selesai.

Ketiga, pencabutan asas cabotage, yang memberi keleluasaan kepada cruise atau kapal pesiar untuk menaikturunkan penumpang di 5 pelabuhan besar di Tanah Air, sehingga penumpang bisa terbang ke destinasi wisata, lalu dilanjutkan dengan berlayar, berkeliling pulau-pulau indah di Tanah Air.

“Indonesia memiliki wisata bahari yang sangat bagus. Tidak perlu diragukan lagi keindahan alamnya. Banyak orang yang tidak tahu, CNN International sudah merilis, snorkeling site terbaik di dunia ada di Raja Ampat, sementara runner up-nya adalah Labuan Bajo, NTT,” ujar Menpar.

Di tempat yang sama, Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Wilayah Asia Pasific Kemenpar, Vincensus Jemadu, yang membawahi kawasan Cina, mempresentasikan satu per satu 10 top destinasi tersebut.

“Prinsipnya, business lead, government support. Untuk investasi publik, kami membangun infrastruktur dasar dan dan fasilitas pendukungnya. Private investment menggarap amenitasnya," ujar Vincensius.







Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sukses di Entikong, Festival Wonderful Indonesia Hadir di Aruk

Sukses di Entikong, Festival Wonderful Indonesia Hadir di Aruk

Lifestyle | Minggu, 28 Agustus 2016 | 17:07 WIB

113 Industri Masuk Nominasi Wisata Halal

113 Industri Masuk Nominasi Wisata Halal

Lifestyle | Minggu, 28 Agustus 2016 | 15:06 WIB

HUT RI di Entikong, Warga Malaysia Ikut Balap Karung

HUT RI di Entikong, Warga Malaysia Ikut Balap Karung

Lifestyle | Minggu, 28 Agustus 2016 | 14:06 WIB

Terkini

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Transformasi Gerai Donat: Menu Makin Variatif dan Punya Teknologi Self-Ordering

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 23:30 WIB

Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik

Ini Deretan Kontroversi Arteria Dahlan, Terbaru Foto Bersama di Jalur Maut Sitinjau Lauik

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 21:09 WIB

6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?

6 Shio Paling Hoki Besok 16 April 2026, Apakah Kamu Termasuk?

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 21:05 WIB

5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas

5 Parfum Pria yang Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak, Awet Dipakai Banyak Aktivitas

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 20:55 WIB

Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Rincian Besaran Gaji Ke-13 Pegawai Non-ASN 2026 Berdasarkan Jenjang Pendidikan

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 20:45 WIB

Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta

Daftar Hotline dan Bantuan Psikologis Korban Kekerasan Seksual di Depok-Jakarta

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 20:39 WIB

Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban

Dampak Psikologis Pelecehan Seksual di Grup Chat 16 Mahasiswa FH UI Pada Korban

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 20:28 WIB

BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series

BenQ Indonesia Resmi Luncurkan Monitor Khusus MacBook Pilihan Lengkap: Full Lineup MA Series

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 20:19 WIB

4 Cara Pakai Lipstik Matte agar Bibir Tidak Kering dan Pecah-Pecah

4 Cara Pakai Lipstik Matte agar Bibir Tidak Kering dan Pecah-Pecah

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 20:15 WIB

5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya

5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 15 April 2026 | 19:52 WIB