Suara.com - Dunia kanak-kanak identik dengan bermain. Dan, bermain nyatanya tak hanya jadi media untuk membuat hati senang. Orangtua bisa menggunakan kesempatan bermain dengan anak, untuk menanamkan nilai-nilai budi pekerti ataupun kebiasaan-kebiasaan baik yang membentuk karakter anak.
Salah satunya adalah kebiasaan hidup sehat. Siti Syarifah, pendiri Komunitas Ayo Main, pada temu media 'Health Agent Award 2016' mengatakan, bermain adalah sesuatu yang menyenangkan bagi setiap orang pada usia berapapun. Saat seseorang merasa senang ketika bermain, maka hormon endorphin diproduksi lebih banyak yang membuat informasi apapun lebih mudah terserap.
"Jenis permainan yang dilakukan pun bisa apa saja, yang penting anak menyukainya. Bisa dengan bermain peran, seperti orangtua berperan jadi dokter sedangkan anaknya jadi pasien. Kegiatan seperti ini membuat pesan gaya hidup sehat lebih mudah diingat anak," ujar perempuan yang akrab disapa Rifa ini.
Sementara itu pada kesempatan yang sama, psikolog sekaligus founder Keluarga Kita, Najeela Shihab menambahkan, orangtua memiliki peran penting untuk menanamkan kebiasaan sehat pada anak sejak usia sedini mungkin.
"Semakin muda menanamkan kebiasaan sehat pada anak maka semakin mudah anak akan mengingatnya. Salah satu caranya adalah memberikan anak ASI sebagai makanan kaya nutrisi untuk bayi," ujarnya menambahkan.
Baik Rifa maupun Najeela mengakui bahwa kehidupan di kota besar menuntut orangtua untuk memiliki keterbatasan waktu bertemu dengan buah hatinya. Oleh karena itu menularkan kebiasaan sehat melalui kegiatan bermain merupakan cara yang efektif.
"Kita berharap orangtua bisa menyisihkan waktu untuk bermain dengan anak, bukan menyisakan. Yang terpenting adalah orangtua dan anak memiliki waktu berkualitas untuk senang bersama-sama dan mengantarkan pesan yang baik untuk anak," tambah Rifa.