Negara-negara Ini Punya Aturan Unik Tentang Alkohol

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Jum'at, 16 September 2016 | 09:16 WIB
Negara-negara Ini Punya Aturan Unik Tentang Alkohol
Ilustrasi minuman beralkohol [Shutterstock]

Suara.com - Tidak semua negara membebaskan wisatawan minum alkohol sesuka hati. Sebut saja negara-negara seperti Brunei Darussalam, Libya atau Arab Saudi.

Tak hanya pelarangan, sejumah negara juga memberlakukan aturan-aturan mengenai minum alkohol. Beberapa aturan ini, bahkan cukup terdengar aneh. Namun, Anda tetap harus ikuti, jika tak mau mendapat hukuman atau terkena masalah. Berikut adalah aturan unik tentang minum minuman keras di sejumlah negara.

1. Colorado

Di Colorado, kuda tidak hanya sebagai hewan peliharaan, namun juga sebagai mode transportasi resmi. Dengan demikian, Anda tidak diperbolehkan menunggang kuda sambil mabuk atau berada di pengaruh alkohol. Jika Anda tertangkap menunggang kuda, maka dapat dikenakan pasal mengemudi dalam keadaan mabuk, sama seperti jika sedang mengendarai kendaraan pada umumnya.

2. Oklahoma

Sebuah undang-undang unik melarang penjualan bir dingin dengan alkohol di atas 4 persen berdasarkan volumenya. Ini berarti bahwa harus mendinginkan bir Anda sendiri. Anda mungkin masih bisa mendapatkan beberapa minuman di kulkas pendingin. Tapi untuk mengonsumsinya, harus menanggung risiko sendiri.

3. Australia

Jangan heran jiika tak bisa memesan koktail atau minuman keras lain setelah pukul 12 malam di Australia. Rupanya, melayani orang-orang setelah tengah malam di Australia melanggar hukum.

4. Malaysia

Jika tertangkap mengemudi dalam keadaan mabuk di Malaysia, Anda serta istri atau pasangan juga dapat dipenjara. Jika Anda berjalan lebih jauh ke selatan, anggota keluarga lain juga bisa ikut dipenjara.

5. El salvador

Meskipun belum diwajibkan, mereka yang mengemudi dalam keadaan mabuk pertama kali di El Salvador, bisa terkena hukuman mati. Dengan kata lain, jangan mengambil risiko itu. (Huffington post)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ratusan Perempuan Tuntut Perda Pelarangann Minuman Beralkohol

Ratusan Perempuan Tuntut Perda Pelarangann Minuman Beralkohol

News | Senin, 05 September 2016 | 07:09 WIB

Ahok Tak Larang Miras, Cuma Membatasi

Ahok Tak Larang Miras, Cuma Membatasi

News | Senin, 23 Mei 2016 | 12:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×