Array

Atasi Keriput, Perawatan Ini Paling Digemari Perempuan Indonesia

Sabtu, 15 Oktober 2016 | 09:33 WIB
Atasi Keriput, Perawatan Ini Paling Digemari Perempuan Indonesia
Teknologi laser PicoSure

Suara.com - Keriput dan sederet tanda-tanda penuaan lainnya merupakan masalah kulit yang masih jadi perhatian utama bagi banyak perempuan di dunia, termasuk Indonesia. Kabar baiknya, kemajuan teknologi di industri estetika kulit telah banyak yang dipercaya menyelesaikan masalah-masalah tersebut.

Menurut Bruce Byers,Vice President Asia Pacific Sales Cynosure, Inc, salah satu produsen peralatan kecantikan terkemuka, perawatan yang paling digemari perempuan Indonesia untuk mengatasi penuaan dini adalah dengan menggunakan terapi laser.

Menurut dia, perawatan ini sering dipilih karena laser memiliki karakteristik selective photothermolysis yang langsung mengenai lapisan dermis tanpa merusak lapisan epidermis atau permukaan terluar dari kulit. Selanjutnya, kolagen baru bisa diproduksi untuk menghasilkan kulit yang lebih kencang.

"Alat laser konvensional biasanya mengandalkan perawatan berdasarkan pengelupasan berbasis thermal atau panas pada kulit, untuk mendapatkan hasil estetis dan efek yang diinginkan," katanya.

Meski dikenal memiliki efek tidak nyaman dan menyakitkan, termasuk terjadinya erythema dan kemerahan, Byers mengatakan saat ini alat laser sudah mengalami kemajuan. Mulai dari microsecond, nanosecond, hingga yang terkini, yakni picosecond.

Menurut Byers teknologi laser terbaru ini tidak hanya mengandalkan efek thermal, melainkan juga merangsang efek fotomekanis dalam kulit yang menghasilkan peremajaan kulit secara komprehensif.

"Salah satunya adalah PicoSure, satu-satunya yang memiliki teknologi picosecond yang memutihkan pigmentasi tanpa efek samping dan resiko yang lebih rendah dari pigmentasi paska-inflamatori, serta memerlukan masa pemulihan yang lebih pendek," ujarnya.

Selain untuk memperbaiki tanda-tanda penuaan, alat ini juga bisa digunakan untuk penanganan tato, luka pigmentasi, bekas jerawat, hingga melasma.

Melasma umumnya dialami oleh perempuan Asia yang memiliki kulit gelap. Serangan melasma, kata dia, sering terjadi berulang pada mereka yang berusia setengah baya dan usia menopause.

Dengan hadirnya picosecond, sangat terlihat bahwa kini para perempuan semakin tertarik dengan perawatan yang aman dan nyaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI