Ambon Dicanangkan Jadi Kota Musik Dunia

Ardi Mandiri

Minggu, 30 Oktober 2016 | 05:02 WIB
Ambon Dicanangkan Jadi Kota Musik Dunia
Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf. (Antara/Widodo S. Jusuf)

Suara.com - Kepala Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) Triawan Munaf mencanangkan Program Ambon Menuju Kota Musik Dunia di Lapangan Merdeka Ambon, Sabtu malam.

Pencanangan Program Ambon Menuju Kota Musik Dunia ditandai dengan peniupan tahuri atau terompet dari kerang oleh Kepala Bekraf RITriawan Munaf, Assiten I Setda Pemerintah Provinsi Maluku Angky Renjaan dan Penjabat Wali Kota Ambon, Frans Johanis Papilaya di Lapangan Merdeka Ambon.

Triawan Munaf menyatakan, pihaknya mendukung penuh pengembangan subsektor musik di Indonesia yang ditandai dengan pencanangan Program Ambon Menuju Kota Musik Dunia.

Masyarakat Ambon memiliki bakat musik yang telah teruji dan terbukti, bahkan tidak sedikit pemusik Ambon yang menjadi legenda di Indonesia maupun di mancanegara.

"Peran Bekraf disini adalah membantu menjadikan Ambon sebagai kota musik dunia sesuai standar Unesco, dengan melakukan serangkaian program dan bakat yang telah terbentuk menjadi sebuah pondasi untuk membangun potensi perekonomian di Kota Ambon," katanya.

Menurut dia, pencanangan yang dilakukan adalah tanda dimulainya langkah awal untuk membangun Ambon menjadi kota musik berkelas dunia sesuai standar Unesco.

Tahap awal telah dilakukan identifikasi dan optimalisasi oleh para pemamgku kepentingan dan terbentuk 25 rencana aksi yang akan dilakukan di tahun 2017.

Rencana aksi tersebut mencakup sejumlah faktor yang terbagi dalam lima pilar pembangunan musik yakni infrastruktur, musisi dan komunitas, proses belajar, pengembangan industri dan nilai sosial budaya.

"Kelima pilar ini merupakan satu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan sehingga harus diwujudkan dengan tekad dan komitmen bersama oleh pemerintah daerah, stakeholder terkait dan masyarakat," ujarnya.

Triawan menyatakan untuk mendapat pengakuan dari Unesco ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi melalui kerja sama dan komitmen bersama, sehingga minimal tahun 2019 Ambon dapat didaftarkan sebagai kota musik dunia ke Unesco.

"Ambon pantas menjadi kota musik dunia, tetapi untuk mewujudkan hal tersebut butuh dukungan dari berbagai pihak untuk merealisasikannya, sehingga tidak sebatas slogan tetapi dapat direalisasikan bersama," katanya.

Sementara itu Asisten I Setda Pemerintah Provinsi Maluku, Angky Renjaan mengatakan, pihaknya menyambut baik upaya Ambon menuju kota musik dunia.

"Ada rasa bangga karena Kota Ambon siap menuju kota musik dunia, ada banyak talenta anak Maluku yang telah mendunia dan harus ditindaklanjuti para musisi dari kota ini semakin dikenal bukan hanya di tingkat nasional tetapi internasional," katanya.

Ditambahkannya, Pemprov Maluku akan menindaklanjuti Program Ambon Menuju Kota Musik Dunia dalam memberikan dukungan penuh dalam persiapan dan berkoordinasi dengan Pemkot Ambon.

Pencanangan tersebut juga diisi dengan penampilan dari Grup Massada dari Belanda, Mollucca Bamboo wind Orchestra, Amadeus Choir dan Selly Kalahatu. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Danau Kelimutu, Keindahan Fenomenal Tanah Flores

Danau Kelimutu, Keindahan Fenomenal Tanah Flores

Lifestyle | Senin, 03 Oktober 2016 | 12:40 WIB

Agar Tahan Lama, Rawat Koper dengan Cara Ini

Agar Tahan Lama, Rawat Koper dengan Cara Ini

Lifestyle | Senin, 26 September 2016 | 08:52 WIB

Terkini

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen

Riau | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:47 WIB

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:42 WIB

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:37 WIB

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing

Lampung | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:32 WIB

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:30 WIB

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:29 WIB

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:26 WIB

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:24 WIB

×