Prodi Komunikasi UTM Kembangkan Layanan Wisata Gili Lebak Madura

Adhitya Himawan | Suara.com

Sabtu, 12 November 2016 | 11:17 WIB
Prodi Komunikasi UTM Kembangkan Layanan Wisata Gili Lebak Madura
Prodi Ilmu Komunikasi UTM Kembangkan Layanan Wisata Gili Lebak Madura, Jawa Timur. [Dok UTM]

Sadar akan pesona pantai dan wisata eksotis bawah laut pulau Gili Labak yang makin diminati warga luar Madura, Prodi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Trunojoyo Madura (UTM) akan mengadakan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan tersebut untuk menggiatkan warga desa dalam ikut kembangkan potensi wisata melalui publikasi media online, tata kelola potensi lokal dan layanan wisata terbaik kepada pengunjung.

Kegiatan pemberdayaan yang bertajuk “Public Service Communication for Tourism” ini, akan diselenggarakan selama sehari penuh pada tanggal 13 November 2016, bertempat di desa Kombang, kecamatan Talango kabupaten Sumenep.

"Kegiatan itu bertujuan untuk melatih kemandirian warga lokal khususnya para pemuda dan remaja untuk mampu berkontribusi membesarkan nama dan potensi wisata pulau Gili Labak ke masyarakat luas," kata Kaprodi Ilmu Komunikasi FISIP UTM, Surokim di Madura, Sabtu (12/11/2016).

Surokim mengatakan di era masyarakat digital semua informasi mengenai potensi wisata daerah dapat tersebar cepat dan diketahui oleh publik melalui media online, bahkan tidak sedikit masyarakat mendapatkan sebaran informasi lewat group media sosial mereka.

"Karenanya, kemandirian dan kecakapan warga lokal dalam ikut sebarkan keeksotisan Gili Labak menjadi penting bagi kemajuan wisata yang dapat dikelola sendiri oleh warga lokal," ujarnya.

Selama ini, sambung dia, postingan informasi wisata Gili Labak banyak dilakukan oleh pengunjung (wisatawan lokal). Banyak potensi wisata di sekitar kepulauan Sumenep ini yang tentunya lebih diketahui dan dapat dikemas informasinya secara menarik oleh penduduk lokal.

Dengan demikian fokus kegiatan akan ditekankan pada tiga ranah pemberdayaan. Pertama, pelatihan dan pendampingan kecakapan warga dalam menggunakan teknologi komunikasi, misal: melalui perangkat sederhana HP android untuk memproduksi berita, memposting video dan penyebaran informasi wisata ke media online maupun media sosial.

Kedua, pelatihan pengelolaan potensi desa sebagai pendukung wisata Gili Labak. Dan ketiga, pelatihan excellent service kepada turis dan pengunjung berupa cara menjamu tamu, ketangkasan penyediaan kebutuhan tamu, dan pengemasan budaya lokal dalam menjamu pengunjung.

"Semua ini diperlukan supaya potensi yang ada di Gili Labak semakin menarik minat wisatawan, dan terpenting lagi dapat terwartakan secara cepat dan meluas ke publik oleh warga lokal sendiri," katanya.

Tim pelaksana, Imam Sofyan, menuturkan bahwa Gili Labak adalah salah satu pulau yang dapat dijadikan sebagai destinasi wisata andalan Madura bagi warga yang menyukai aktifitas snorkling dan diving. Keunikan desa dapat dikemas supaya semakin dirindukan oleh pengunjung.

“Terdapat kurang lebih 37 kepala keluarga di pulau Gili Labak, beberapa pemuda dapat dibekali dengan beragam keterampilan karena pada merekalah kelangsungan wisata Gili Labak dapat semakin dirasakan dan dicintai oleh masyarakat Indonesia dan diketahui oleh turis asing," katanya.

Dengan pelatihan ini, kata Imam, diharapkan dapat meningkatkan jumlah pengunjung wisata pulau gili labak dan menjadi satu tempat destinasi wisatawan asing selain di pulau Bali, Lombok dan pulau-pulau terkenal di Indonesia.

"Dampak positif dari pelatihan yang dilakukan oleh program studi Ilmu Komunikasi UTM adalah memberdayakan potensi sumberdaya manusia dengan meng-eksplore keindahan wisata pantai di pulau Gili Labak, Sumenep-Madura," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Ambisi Besar Madura United Lawan PSM

Ini Ambisi Besar Madura United Lawan PSM

Bola | Jum'at, 11 November 2016 | 21:18 WIB

Hadapi Madura United, Pelatih PSM Fokus Soal Ini

Hadapi Madura United, Pelatih PSM Fokus Soal Ini

Bola | Jum'at, 11 November 2016 | 16:24 WIB

Melongok Tahura Herman Yohanes, Destinasi Wisata Alam di Kupang

Melongok Tahura Herman Yohanes, Destinasi Wisata Alam di Kupang

Lifestyle | Kamis, 10 November 2016 | 02:16 WIB

Seoul Semakin Digandrungi Wisatawan, Ini Alasannya

Seoul Semakin Digandrungi Wisatawan, Ini Alasannya

Lifestyle | Selasa, 08 November 2016 | 19:10 WIB

Tiga Kawasan Ini 'Surganya' Belanja di Seoul

Tiga Kawasan Ini 'Surganya' Belanja di Seoul

Lifestyle | Selasa, 08 November 2016 | 08:35 WIB

Pemain Belanda Ini Diharapkan Bisa Perkuat PSM Lawan MU

Pemain Belanda Ini Diharapkan Bisa Perkuat PSM Lawan MU

Bola | Senin, 07 November 2016 | 21:15 WIB

Serunya Menyantap 1000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara

Serunya Menyantap 1000 Rasa Kuliner Warisan Nusantara

Lifestyle | Sabtu, 05 November 2016 | 12:37 WIB

Longsor Tutup Jalan Menuju Wisata Geopark Ciletuh

Longsor Tutup Jalan Menuju Wisata Geopark Ciletuh

News | Sabtu, 05 November 2016 | 02:28 WIB

Cara "Yummy" Nikmati Musim Hujan ala Hotel Horison Ultima Bandung

Cara "Yummy" Nikmati Musim Hujan ala Hotel Horison Ultima Bandung

Lifestyle | Kamis, 03 November 2016 | 15:58 WIB

Ini Dia 10 Negara dengan Pulau Terbanyak di Dunia

Ini Dia 10 Negara dengan Pulau Terbanyak di Dunia

Lifestyle | Rabu, 02 November 2016 | 19:27 WIB

Terkini

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Anti-Burnout Club: 4 Cara Sederhana Ciptakan Momen 'Zen' ala Naomi Zaskia di Tengah Kesibukan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:55 WIB

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Cuaca Makin Gerah? Ini 7 Kipas Angin Berdiri Anti-Berisik, Anginnya Semriwing

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:25 WIB

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:21 WIB

Berhenti Menunggu Sempurna: Mengapa Ide Brilian Anda Terbuang Sia-sia Jika Terus Menunda

Berhenti Menunggu Sempurna: Mengapa Ide Brilian Anda Terbuang Sia-sia Jika Terus Menunda

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:10 WIB

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Keren, Sekolah Ramah Lingkungan dari 2,2 Ton Sampah Plastik Dibangun di Tangerang

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Bukan Cuma Tempat Tinggal, Hunian di Indonesia Kini Jadi Incaran Investasi

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:55 WIB

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Bye-bye Minyak dan Beruntusan! Ini 5 Sunscreen Tone Up yang Bikin Wajah Cerah Instan

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:51 WIB

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Kerap Disepelekan! Satgas IDAI Ingatkan Wabah Influenza Pernah Sebabkan 100 Juta Kematian

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:35 WIB

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

7 Tas ASI Cooler Bag Paling Tahan Lama, Bisa Jaga Suhu Hingga 20 Jam

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB