Pengobatan Alternatif Bisa Atasi Ejakulasi Dini?

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Selasa, 31 Januari 2017 | 22:41 WIB
Pengobatan Alternatif Bisa Atasi Ejakulasi Dini?
Ilustrasi masalah ejakulasi dini. [Shutterstock]

Suara.com - Menurut penelitian baru, pengobatan alternatif atau komplementer dapat menjadi pilihan pengobatan untuk membantu seseorang mengelola ejakulasi dini.

Para peneliti dalam jurnal Sexual Medicine mengatakan, pengobatan seperti akupunktur, obat herbal Cina, obat herbal Ayurvedic dan krim topikal Korea mungkin memiliki efek yang diinginkan untuk ejakulasi dini.

"Ada berbagai perawatan yang tersedia untuk ejakulasi dini, termasuk perawatan obat, hingga konseling. Namun, beberapa orang tidak ingin mengunjungi dokter, minum obat jangka panjang atau berada di daftar tunggu yang panjang untuk konseling," kata penulis utama Katy Cooper dari University of Sheffield di Inggris.

Inilah sebabnya, lanjut dia, sangat penting beralih pada terapi lain. Untuk pengetahuan, kata dia, review sistematis pertama menilai bahwa pengobatan alternatif dan komplementer bisa digunakan untuk ejakulasi dini.

Menurut International Society for Sexual Medicine, ejakulasi dini dapat menjadi masalah seumur hidup. Mereka yang menderita permasalahan ini, biasanya akan mengalami ejakulasi dalam waktu satu menit sebelum memulai hubungan seks, saat di mana penis mereka baru saja bersentuhan dengan vagina setiap melakukan hubungan seks.

Tak hanya itu, waktu ejakulasi seorang lelaki bisa menjadi berkurang. Lambat laun mereka bisa mengalami ejakulasi hanya dalam waktu tiga menit atau kurang.

Dalam penelitian ini, peneliti mengevaluasi 10 percobaan terkontrol secara acak yang membandingkan beberapa jenis pengobatan, placebo atau dummy dan perawatan. Dua penelitian meneliti akupunktur, lima melihat obat herbal Cina, satu obat herbal Ayurvedic dan dua topikal krim dari Korea.

Dua studi akupunktur menemukan bahwa pengobatan ini meningkatkan sedikit waktu ejakulasi intravaginal sekitar setengah menit dibandingkan dengan plasebo.

Sementara obat herbal Cina meningkatkan waktu ejakulasi intravaginal sekitar dua menit, jamu Ayurvedic meningkatkan hampir satu menit dan krim topikal meningkatkan waktu ejakulasi intravaginal lebih dari delapan menit.

baca juga

Dalam beberapa kasus, kombinasi pilihan pengobatan tradisional dan alternatif bisa sangat efektif. Misalnya, pengobatan Cina dipasangkan dengan selective serotonin reuptake inhibitor (SSRI), Hal ini dapat meningkatkan waktu ejakulasi intravaginal dua menit lebih lama dari pemakaian SSRI saja dan hampir tiga menit lebih lama dari pengobatan Cina saja.

"Tidak ada pengobatan yang tidak disetujui untuk ejakulasi dini. Ini adalah kondisi umum yang bisa memberikan efek psikologis yang serius pada hubungan. Karenanya kita memerlukan perawatan untuk mengatasi hal
itu, dan ejakulasi dini harus ditangani dengan serius seperti disfungsi ereksi," kata Donald Patrick, wakil ketua penelitian di University of Washington di Seattle.

Prevalensi ejakulasi dini sulit diukur karena definisi yang berbeda dari masalah dan keengganan beberapa lelaki untuk melaporkannya. Beberapa studi menunjukkan bahwa antara 20 dan 30 persen lelaki sudah melaporkan kekhawatiran mereka tentang ejakulasi dini, tapi International Society for Sexual Medicine memperkirakan masih ada sekitar 4 persen lelaki masih mengalami kondisi ini seumur hidup.

"Banyak penelitian melaporkan lelaki merasa frustrasi, depresi dan cemas karena masalah ini," kata Ege Can Serefoglu dari Pelatihan Bagcilar dan Rumah Sakit Penelitian di Istanbul, Turki. [Times of India]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Tahan Lama' Tanpa Obat, Ini Rahasianya

'Tahan Lama' Tanpa Obat, Ini Rahasianya

Health | Jum'at, 29 Januari 2016 | 20:58 WIB

Studi: Ejakulasi Dini Bukan Sebuah Gangguan

Studi: Ejakulasi Dini Bukan Sebuah Gangguan

Lifestyle | Selasa, 10 November 2015 | 14:19 WIB

Ini Alasan Lelaki Mudah Ejakulasi Saat Bercinta Pertama Kali

Ini Alasan Lelaki Mudah Ejakulasi Saat Bercinta Pertama Kali

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2015 | 06:43 WIB

Ini Dampaknya Bila Lelaki Kekurangan Hormon Testosteron

Ini Dampaknya Bila Lelaki Kekurangan Hormon Testosteron

Health | Sabtu, 11 Juli 2015 | 15:44 WIB

Rata-rata Lelaki Hanya Mampu 'Bertahan' Lima Menit

Rata-rata Lelaki Hanya Mampu 'Bertahan' Lima Menit

Lifestyle | Kamis, 22 Mei 2014 | 15:24 WIB

Terkini

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:37 WIB

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI

Video | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir

Bola | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass

Jabar | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:04 WIB

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 22:00 WIB

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah

Bogor | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:55 WIB

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar

Banten | Senin, 31 Agustus 2026 | 21:46 WIB

×