PPI Belanda Gelar Pentas Seni SEACE

Adhitya Himawan

Sabtu, 06 Mei 2017 | 03:13 WIB
PPI Belanda Gelar Pentas Seni SEACE
Pentas seni tari di acara Southeast Asian Cultural Event (SEACE) pada 22 April 2017 di Belanda. [Dok Panitia]

Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Nijmegen, didukung oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag, Belanda, berhasil menyelenggarakan Southeast Asian Cultural Event (SEACE) pada 22 April 2017. Event yang berlangsung di Theater de Lindenberg, Nijmegen ini merupakan acara kolaborasi seni mahasiswa Asia Tenggara pertama di Belanda.

Kegiatan yang mengusung tema “One Vision in Cultural Sustainability” ini menampilkan beragam seni tarian dan musik dari beberapa negara anggota ASEAN, diantaranya Philippine, Thailand, Vietnam, Malaysia dan Indonesia. Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, I Gusti Agung Wesaka Puja dalam sambutannya menyampaikan apresiasinya kepada PPI Nijmegen yang telah menginisiasi kolaborasi antar mahasiswa dan komunitas Asia Tenggara di Belanda.

"Kini adalah saatnya ASEAN bersatu untuk maju karena kita berani untuk bermimpi dan peduli untuk berbagi dalam ASEAN. Kita juga berharap agar kedepannya mahasiswa ASEAN akan terus bersemangat untuk berkolaborasi satu sama lain," kata I Gusti Agung dalam keterangan resmi, Jumat (5/5/2017).

Kanak Dance yang ditampilkan anak-anak Indo di Belanda menjadi pembuka acara, dilanjutkan dengan Pililin mo ang Pilipinas yang merupakan tari kontemporer dari Philippine. Hadir pula Vietnamese Acoustic Band memeriahkan acara yang dipadati lebih dari 200 penonton ini. Acara yang dimulai sejak pukul 11.30 sampai pukul 18.30 ini juga menampilkan Bye Sri Ku Kwan, tari tradisional dari Thailand, Angklung performance dari Indonesia, Pendet Dance, Tari Batak, Pencak Silat dan beberapa pertunjukan lainnya. Selain memanjakan pengunjung dengan rangkaian tari dan music, panitia juga menghadirkan keynote speech dengan judul “Indiana Jones in Asia – The colonial archaeologist as a hero?” yang disampaikan oleh Dr. Martijn Eickhoff.

Diskusi yang menarik ini berceritakan tentang fenomena dari Colonial Archeologist as Hero. Dr. Eickhoff memaparkan tentang pengaruh kolonialisme dalam penemuan jati diri dan pelestarian kultur di Indonesia dan Asia melalui biografi dari seorang prehistorian Belanda yang bernama Van Stein Callenfels. Van Stein Callenfels berhasil menggali dan menemukan kultur sejarah Indonesia dan Asia pada kisaran tahun 1920-1930 yang pada akhirnya hasil penemuannya dapat dilihat di Museum Nasional Jakarta. Selain itu, beberapa souvenir khas Indonesia diberikan kepada penonton yang beruntung menjawab kuis seputar ASEAN dari panitia.

Di samping penampilan kultur dan budaya, food bazar juga disiapkan untuk mengobati kerinduan para penonton dengan makanan khas Asia Tenggara. Pengunjung sangat antusias menikmati sajian kuliner dari Indonesia dan Malaysia seperti otak-otak, nasi rames, siomay, rojak, nasi lemak, es dawet, kue talam, dan beberapa makanan lainnya. Caro Strujike, salah satu pengunjung menyampaikan kegembiraanya bisa mengenal budaya Asia Tenggara umumnya dan Indonesia khususnya. Salah satu penampilan yang sangat berkesan bagi dia adalah angklung dan pencak silat. Menurutnya, sebagai salah satu dosen di Radboud In’to Language yang focus dengan topik Cross Culture Understanding, acara ini menunjukkan betapa ASEAN, terutama Indonesia mempunyai budaya yang sangat beragam dan menarik untuk dipelajari.

Seperti acara Indonesian cultural festival lainnya, SEACE menjadi ajang berkumpul warga dari negara Asia Tenggara atau keturunan yang sudah lama menetap di Belanda untuk melepas rindu mereka pada budaya Asia Tenggara. Keseruan semakin terasa ketika MC mengajak seluruh penonton untuk ikut serta menari poco-poco (Indonesia) di panggung utama sebagai bentuk penutupan acara yang diharapkan bisa diselenggarakan setiap tahunnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Datang ke Belanda, Risma Bercerita Kepemimpinannya di Surabaya

Datang ke Belanda, Risma Bercerita Kepemimpinannya di Surabaya

News | Selasa, 11 April 2017 | 06:18 WIB

Kembali Memanas, Turki 'Sandera' 100 Warga Belanda

Kembali Memanas, Turki 'Sandera' 100 Warga Belanda

News | Sabtu, 08 April 2017 | 09:30 WIB

Italia Bangkit dan Lengkapi Penderitaan Belanda

Italia Bangkit dan Lengkapi Penderitaan Belanda

Bola | Rabu, 29 Maret 2017 | 10:10 WIB

Menag Lukman Resmikan Masjid di Amsterdam

Menag Lukman Resmikan Masjid di Amsterdam

News | Rabu, 29 Maret 2017 | 05:00 WIB

Belanda Kalah dari Bulgaria, Pelatih Ini Kena Imbasnya

Belanda Kalah dari Bulgaria, Pelatih Ini Kena Imbasnya

Bola | Senin, 27 Maret 2017 | 12:32 WIB

Presiden Turki: Eropa Mengadu Domba 'Bulan Sabit' dan 'Salib'

Presiden Turki: Eropa Mengadu Domba 'Bulan Sabit' dan 'Salib'

News | Sabtu, 18 Maret 2017 | 10:36 WIB

Partai Anti Islam Belanda Kalah, Warga Eropa Gembira

Partai Anti Islam Belanda Kalah, Warga Eropa Gembira

News | Kamis, 16 Maret 2017 | 14:11 WIB

Tegang, Turki Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Belanda

Tegang, Turki Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Belanda

News | Selasa, 14 Maret 2017 | 05:12 WIB

Gara-gara Ini, Presiden Erdogan Sebut Belanda 'Sisa Nazi'

Gara-gara Ini, Presiden Erdogan Sebut Belanda 'Sisa Nazi'

News | Minggu, 12 Maret 2017 | 06:40 WIB

Dirjen Pajak Ajak WNI di Inggris Ikut Tax Amnesty

Dirjen Pajak Ajak WNI di Inggris Ikut Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 11:17 WIB

Terkini

4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan

4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:24 WIB

Cushion OMG untuk Kulit Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Harga, dan Review Pembeli

Cushion OMG untuk Kulit Apa? Ini Kandungan, Manfaat, Harga, dan Review Pembeli

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:14 WIB

Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Simak Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak

Kenapa Sering Mati Listrik Belakangan Ini? Simak Penjelasan PLN dan Cara Cek Wilayah Terdampak

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 08:06 WIB

Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN

Profil Glory, Tersangka Baru Korupsi MBG yang Punya Kedekatan dengan Eks Kepala BGN

Lifestyle | Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:33 WIB

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 22:10 WIB

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:43 WIB

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:30 WIB

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:46 WIB

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:30 WIB

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?

Lifestyle | Jum'at, 19 Juni 2026 | 19:05 WIB