Jurus Jitu Menaklukkan Suami Pelit

Angelina Donna

Rabu, 21 Juni 2017 | 21:00 WIB
Jurus Jitu Menaklukkan Suami Pelit

Suara.com - Memberikan nafkah terhadap keluarga adalah tanggung jawab seorang suami sesuai dengan penghasilan dan usaha suami. Tapi tidak jarang suami tidak percaya terhadap istri yang seharusnya berperan mengatur keuangan keluarga. Terkadang juga suami memberikan nafkah yang pas-pasan dengan kebutuhan rumah tangga, akan tetapi dia membelanjakan hal-hal yang tidak penting untuk keperluan dia sendiri.

Permasalahan seperti ini kerap muncul dalam rumah tangga, baik itu pasangan dengan dua penghasilan atau hanya dengan satu sumber saja, dalam hal ini lebih umum adalah suami sebagai tulang punggung keluarga. Latar belakang seorang suami melakukan hal seperti ini bermacam-macam, ada yang memang seseorang tersebut yang sudah mempunyai sifat dasar pelit dan memang ada yang berdasarkan rentetan peristiwa yang menyebabkan dia harus bersikap seperti itu.

Pada pasangan yang mempunyai dua pendapatan tentunya akan berbeda permasalahannya dengan keluarga yang mempunyai satu sumber pendapatan. Pada keluarga yang mempunyai dua sumber pendapatan, istri cenderung mengalah dengan dibantu pendapatan yang dia dapatkan. Sedangkan keluarga yang mempunyai satu sumber pendapatan akan lebih rumit lagi. Karena sang istri harus dituntut lebih bersabar dan mencoba untuk membuka pintu hati suami agar suaminya bisa berubah. Ada beberapa hal yang mungkin bisa dilakukan untuk memperbaiki keadaan agar suami lebih percaya dan merubah sikapnya.

Introspeksi Terhadap Masa lalu
Cobalah untuk sedikit mengingat sekaligus berintrospeksi terhadap diri sendiri dan pasangan, apakah memang suami termasuk golongan orang yang memang mempunyai sifat dasar pelit atau memang mempunyai masa lalu buruk sehingga dia bisa berubah. Mungkin saja Anda pernah melakukan kesalahan atau ada kejadian di masa lalu yang membuat sang suami harus bersifat seperti itu.

Apabila Anda menemukan jawabannya adalah suami mempunyai sifat pelit, maka mungkin Anda bisa menyimak langkah-langkah selanjutnya.

Namun, apabila suami mempunyai masa lalu yang membuatnya menjadi berubah, maka tidak ada salahnya anda melakukan perubahan terhadap diri dan berusaha menyakinkan bahwa segalanya sudah berubah dan kembali seperti yang seharusnya. Berikan keyakinan kepadanya.

Sampaikan Kepadanya, Anda Keberatan dengan Sikapnya
Sampaikan kepada suami bahwa Anda keberatan dengan sikapnya selama ini, cobalah untuk memilih waktu yang tepat dan tempat yang kondusif. Sampaikan dengan hati-hati dan santun, turunkan ego Anda sehingga lebih bisa melihat semua ini adalah untuk kebaikan bersama. Sampaikan secara bertahap kepada suami dan jangan langsung pada poin permasalahannya. Cobalah untuk menyentuhnya dengan membicarakan keadaan politik dan ekonomi sekarang yang menjadikan semua harga kebutuhan menjadi mahal.

Ajaklah Suami Berbelanja Kebutuhan Rumah
Sesekali ajak suami untuk menemani Anda berbelanja, buatlah dia terlibat aktif dalam memilih atau menentukan mana yang lebih ekonomis dan buatlah skenario agar dia ikut dan tahu tagihan di kasir. Hal ini secara psikologis akan melibatkan dan membuat dia ikut berpikir tentang mahalnya dan kurangnya Anggaran yang sudah dia berikan. Sehingga akan mempermudah Anda dalam mengajaknya untuk berkomunikasi pada waktu yang tepat tentunya. Ingat, janganlah mengajak dia berbelanja dengan embel-embel bahwa Anda perlu ditemani agar dia tahu bahwa semua kebutuhan mahal.

Membuat Rencana Mengesankan Apabila bisa Menabung
Sampaikan kepada suami seandainya Anda bisa mendapat lebih dari uang belanja bulanan, maka Anda akan mempunyai rencana untuk menabung dan membuat kejutan untuk suami atau Anda akan merencanakan sesuatu yang mengesankan bagi suami dan keluarga. Hal ini adalah pancingan agar suami mau memberikan dana lebih agar Anda menabung dan dia akan menjadi penasaran apa hal yang akan diberikan kepadanya.

Mencoba untuk Berwirausaha
Cobalah untuk mencari informasi tentang wirausaha yang mungkin bisa dilakukan. Mintalah izin kepada suami dan sampaikan bahwa Anda ingin mencari kesibukan yang positif. Berhati-hatilah dengan alasan untuk mencari tambahan, karena tidak semua suami mau menerima  dengan alasan tersebut, sehingga akan meresponnya secara negatif. Dia akan beranggapan bahwa Anda secara tidak langsung mengatakan bahwa dia pelit dan kurang memenuhi kebutuhan Anda. Pelajari dahulu dan tentukanlah sikap yang terbaik dengan cara apa untuk membicarakannya.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Bukan Hanya Sebagai Identitas di Sekolah, Ini Manfaat Lain dari Kartu Pelajar Kamu

Tips Membeli Mobil Bekas dengan Pertimbangan Finansial Jangka Panjang

Apa yang Dilakukan Orang Sukses pada Pagi Hari? Baca di Sini

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ingin Jadi CEO Muda? Ketahui Hal Ini

Ingin Jadi CEO Muda? Ketahui Hal Ini

Bisnis | Senin, 19 Juni 2017 | 21:08 WIB

5 Pos Penting Menggunakan Dana THR

5 Pos Penting Menggunakan Dana THR

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 17:29 WIB

Skema Investasi untuk Anak Muda

Skema Investasi untuk Anak Muda

Bisnis | Jum'at, 16 Juni 2017 | 20:00 WIB

Ini Aturan Agar Bisnis Bisa Sukses

Ini Aturan Agar Bisnis Bisa Sukses

Bisnis | Kamis, 15 Juni 2017 | 20:00 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×