Gurih Manisnya Kue "Ratih", Kue Lebaran Khas Sambas

Ririn Indriani

Selasa, 27 Juni 2017 | 12:54 WIB
Gurih Manisnya Kue "Ratih", Kue Lebaran Khas Sambas
Ilustrasi kue yang terbuat dari beras atau padi dan gula. (Shutterstock)

Suara.com - Kue "ratih" atau makanan yang berbahan dasar padi dan gula kelapa masih menjadi hidangan khas masyarakat Melayu Kabupaten Sambas, Provinsi Kalimantan Barat, dalam menjamu tamunya saat merayakan Lebaran di kabupaten itu.

"Kami setiap tahun selalu menghidangkan Kue Ratih dalam merayakan Lebaran," kata Halima (55) di Desa Limau, Kecamatan Teluk Keramat, Selasa (27/6/2017).

Ia menjelaskan, kue ratih sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu oleh sebagian besar masyarakat Melayu di Sambas, dan selalu dihidangkan pada Perayaan Lebaran.

"Untuk membuat kue ratih juga tidak terlalu sulit, cukup menyediakan padi dan gula kelapa atau gula tebu," ungkap ibu empat anak tersebut.

Adapun cara membuat kue ratih, yakni padi secukupnya, lalu diaduk dalam kuali yang sudah dipanaskan, hingga padi tersebut mengembang seperti popcorn.

Kemudian padi yang sudah menjadi popcorn tersebut sesudah dipisahkan dengan kulit padinya, lalu ditumbuk atau diblender hingga halus.

"Setelah itu, gula kelapa dipanaskan hingga mencair, lalu disiramkan ke padi popcorn yang sudah dihaluskan, kemudian diaduk hingga merata, setelah itu dimasukkan ke tempat yang bentuknya sesuai keinginan kita, dan kue ratih sudah siap dihidangkan, yang rasanya gurih dan manis," ujarnya.

Selain itu, menurut Halima, sebagian besar masyarakat juga menghidangkan aneka kue kering, dan kue lapis, seperti lapis Prancis, lapis susu, kacang dan lain sebagainya.

Hal senada juga diakui oleh Mahdina (63) salah seorang ibu rumah tangga di Desa Pipitteja. "Kami juga selalu menghidangkan kue ratih dalam menu Lebaran untuk disajikan kepada tamu-tamu," katanya.

Menurut dia, aneka kue mereka hidangkan untuk menjamu tamu-tamu yang berkunjung, baik keluarga terdekat maupun tetangga.

"Khusus keluarga atau Lebaran pertama kami selalu menghidangkan makanan lontong sayur, kemudian baru aneka kue," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resep Kue Nastar Ini Cocok untuk Penderita Diabetes

Resep Kue Nastar Ini Cocok untuk Penderita Diabetes

Lifestyle | Jum'at, 23 Juni 2017 | 15:38 WIB

"Buttercream Cake" Cantik Untuk Lebaran Anda!

"Buttercream Cake" Cantik Untuk Lebaran Anda!

Video | Kamis, 22 Juni 2017 | 15:01 WIB

Inilah Hidangan Populer Idul Fitri di Banyak Negara

Inilah Hidangan Populer Idul Fitri di Banyak Negara

Ramadan1437h | Kamis, 07 Juli 2016 | 19:10 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×