Mengunjungi Tugu Pahlawan, Simbol Kota Surabaya

Adhitya Himawan

Sabtu, 01 Juli 2017 | 21:03 WIB
Mengunjungi Tugu Pahlawan, Simbol Kota Surabaya
Monumen Tugu Pahlawan, simbol Kota Surabaya, Jawa Timur. [Suara.com/Adhitya Himawan]

Bagi anda yang tengah berwisata ke Kota Surabaya, Jawa Timur, jangan pernah melewatkan kesempatan mengunjungi Tugu Pahlawan. Tugu ini adalah simbol dari Kota Surabaya.

Tugu yang kini menjadi objek wisata tersebut terletak persis di jantung kota Surabaya. Tinggi monumen ini adalah 41,15 meter dan berbentuk lingga atau paku terbalik. Tubuh monumen berbentuk lengkungan-lengkungan (Canalures) sebanyak 10 lengkungan, dan terbagi atas 11 ruas. Tinggi, ruas, dan canalures mengandung makna tanggal 10, bulan 11, tahun 1945. Suatu tanggal bersejarah, bukan hanya bagi penduduk Kota Surabaya, tetapi juga bagi seluruh Rakyat Indonesia.

Sejarahnya, Tugu Pahlawan dibangun untuk memperingati peristiwa Pertempuran 10 November 1945 yang legendaris di Surabaya. Kala itu, arek-arek Suroboyo berjuang melawan pasukan Sekutu yang mendukung Belanda untuk menjajah kembali Indonesia. Monumen Tugu Pahlawan menjadi pusat perhatian setiap tanggal 10 November untuk mengenang peristiwa pada tahun 1945 yang mengakibatkan banyak pahlawan yang gugur dalam perang kemerdekaan.

Monumen Tugu Pahlawan berseberangan persis dengan Kantor Gubernur Jawa Timur. Tugu Pahlawan kini berkembang menjadi ikon utama Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan. Berdiri di atas tanah lapang seluas 1,3 hektare, dan secara administratif berada di wilayah Kelurahan Alun-Alun Contong, Kecamatan Bubutan, Kota Surabaya.

Pantauan Suara.com yang mengunjungi lokasi pada Selasa (27/6/2017), komplek lapangan Monumen Tugu Pahlawan mengalami perubahan dibanding dulu. Ketiga sisi luar lapangan monumen kini dipenuhi dengan taman bunga. Bagian dalam lapangan, sisi barat maupun timur juga dipenuhi berbagai taman bunga. Namun di antara blok-blok taman bunga tersebu, terdapat sejumlah patung pahlawan Perang 10 November 1945.

Uniknya, ada perbedaan pendapat mengenai siapa yang menjadi pemrakarsa, sekaligus arsitek monumen yang terletak di Jalan Pahlawan Surabaya ini. Menurut Gatot Barnowo, monumen ini diprakarsai oleh Doel Arnowo, yang saat itu menjabat sebagai Kepala Daerah Kota Besar Surabaya. Kemudian ia meminta Ir. Tan untuk merancang gambar monumen yang dimaksud, untuk selanjutnya diajukan kepada Presiden Soekarno.

baca juga

Sedangkan menurut Ir. Soendjasmono, pemrakarsa monumen ini adalah Presiden Soekarno sendiri. Gagasan Bung Karn ini mendapat perhatian khusus dari Walikota Surabaya, Doel Arnowo. Untuk perencanaan dan gambarnya diserahkan kepada Ir. R. Soeratmoko, yang telah mengalahkan beberapa arsitektur lainnya dalam sayembara untuk pemilihan arsitek untuk membangun monumen ini.

Pada awalnya pekerjaan pembangunan Monumen Tugu Pahlawan ditangani Balai Kota Surabaya sendiri. Kemudian dilanjutkan oleh Indonesian Engineering Corporation, yang kemudian diteruskan oleh Pemborong Saroja. Monumen yang dibangun selama sepuluh bulan ini, diresmikan oleh Presiden Soekarno pada tanggal 10 November 1952.

Di bawah tanah lahan Tugu Pahlawan sedalam 7 meter terdapat sebuah museum untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan yang berjuang di Surabaya. Dalam museum yang bernama Museum Sepuluh November ini, terdapat foto-foto dokumentasi pembangunan Tugu Pahlawan. Museum ini diresmikan pada tanggal 19 Februari 2000 oleh Presiden K.H. Abdurrahman Wahid. Sayangnya, saat Suara.com berkunjung, Museum Sepuluh November sedang tutup karena libur Lebaran 2017.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dia Destinasi Wisata di Bali dan Yogyakarta ala Obama

Ini Dia Destinasi Wisata di Bali dan Yogyakarta ala Obama

Lifestyle | Jum'at, 30 Juni 2017 | 07:29 WIB

Ragunan Masih Terfavorit di Lebaran, Jaga Anak Saat Berwisata

Ragunan Masih Terfavorit di Lebaran, Jaga Anak Saat Berwisata

Lifestyle | Kamis, 29 Juni 2017 | 11:53 WIB

Keren! Destinasi Beroksigen Terbaik di Dunia Ada di Sumenep

Keren! Destinasi Beroksigen Terbaik di Dunia Ada di Sumenep

Lifestyle | Selasa, 27 Juni 2017 | 14:51 WIB

Rawan Teroris, Kapolres Hukum Polisi yang Tidur saat Bertugas

Rawan Teroris, Kapolres Hukum Polisi yang Tidur saat Bertugas

News | Senin, 26 Juni 2017 | 20:09 WIB

Libur Lebaran, Yuk Lihat Pertunjukan Internasional di Mal Ini

Libur Lebaran, Yuk Lihat Pertunjukan Internasional di Mal Ini

Lifestyle | Minggu, 25 Juni 2017 | 13:27 WIB

Asyiknya Berkelana Jelajah Waktu di Hongkong lewat Program Sky100

Asyiknya Berkelana Jelajah Waktu di Hongkong lewat Program Sky100

Press Release | Selasa, 20 Juni 2017 | 14:04 WIB

Sepuluh Kota dengan Wisata Kuliner Terbaik di Dunia, Mau Tahu?

Sepuluh Kota dengan Wisata Kuliner Terbaik di Dunia, Mau Tahu?

Lifestyle | Selasa, 20 Juni 2017 | 13:17 WIB

Video Latihan Teroris Indonesia Tersebar di Youtube

Video Latihan Teroris Indonesia Tersebar di Youtube

News | Senin, 19 Juni 2017 | 21:22 WIB

IAI: Kampung Budaya Polowijen Mempunyai Budaya yang Khas

IAI: Kampung Budaya Polowijen Mempunyai Budaya yang Khas

Lifestyle | Minggu, 11 Juni 2017 | 05:15 WIB

Kampung Budaya Polowijen Ditargetkan Jadi Destinasi Wisata Budaya

Kampung Budaya Polowijen Ditargetkan Jadi Destinasi Wisata Budaya

Lifestyle | Minggu, 11 Juni 2017 | 03:14 WIB

Terkini

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

News | Senin, 14 September 2026 | 15:00 WIB

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

14 Tahun Mengabdi sebagai Mantri BRI, Dewi Bebaskan Warga Desa dari Jerat Rentenir

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:59 WIB

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Pertalite di SPBU Modular Makassar Kini Pakai Sistem Ganjil-Genap

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:57 WIB

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

10,8 Juta Keluarga Minta Bansos Baru, 4 Juta Warga yang Sempat Luput Kini Dapat Bantuan

News | Senin, 14 September 2026 | 14:54 WIB

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

DPR: Aset Sekolah hingga Pesantren Hasil Korupsi Tetap Dirampas Negara!

News | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

5 Parfum Floral-Musk Terbaik untuk Wanita, Wangi Lembut tapi Memikat!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 14:50 WIB

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 14:49 WIB

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Tipe Sunscreen yang Cocok untuk Cuaca Panas Indonesia, Lengkap dengan 4 Rekomendasi Produknya!

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 14:47 WIB

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

Mulai 2027, Gaji PPPK Daerah Bakal Diambil Alih Pemerintah Pusat

News | Senin, 14 September 2026 | 14:46 WIB

×