Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran

Achmad Fauzi, Rina Anggraeni

Senin, 14 September 2026 | 14:52 WIB
Sempat Nyaris Rp17.400, Rupiah Kini Tertekan Gegara Perang AS-Iran
Nilai tukar rupiah terdampak perang sehingga meloyo dalam dua hari ini. [Antara]
baca 10 detik
  • Gubernur BI Destry Damayanti menyatakan rupiah melemah ke level Rp17.661 per dolar AS akibat perang Amerika Serikat dan Iran pada Senin, 14 September 2026.
  • Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi nasional tetap positif pada kisaran 5,2 persen hingga 6 persen di tengah ketidakpastian global.
  • Bank Indonesia mempertahankan sasaran inflasi berkisar antara 1,5 persen hingga 3,5 persen melalui penguatan bauran kebijakan moneter bersama lembaga terkait.

Suara.com - Bank Indonesia (BI) mengungkapkan kondisi geopolitik yang membuat nilai tukar rupiah belakangan ambruk. Mata uang Garuda selama dua hari terus melemah yang saat ini sudah di level Rp17.661 per dolar AS.

Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan sebenarnya rupiah lagi dalam tren menguat. Namun, sentimen perang AS dengan Iran yang meningkat tak kuat menahan tren penguatan tersebut.

"Sebenarnya beberapa hari yang lalu kita bahkan sudah di Rp17,500-an dan hampir menembus Rp17,400. Namun demikian gejolak di global memburuk karena perang Iran-Amerika terus makin meningkat," ujar Destry saat Rapat dengan Anggota DPD di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (14/9/2026).

Meski meloyo, Destry menilai pergerakan rupiah masih berada pada level yang relatif terkendali.

Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti saat konferensi pers usai dilantik di Mahkamah Agung (MA), Jakarta, Rabu (2/9/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]
Gubernur Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. [Suara.com/Alfian Winanto]

"Kita agak tertekan dua hari terakhir ini, tapi alhamdulillah masih berada di level Rp17.600-an," bebernya.

Tidak hanya itu, dia memproyeksikan perekonomian Indonesia tetap tumbuh positif di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global.

Pertumbuhan ekonomi diperkirakan berada pada kisaran 5,2 persen hingga 6 persen. Lalu, inflasi diperkirakan tetap berada dalam kisaran sasaran yang ditetapkan pemerintah.

"Inflasi kami masih terus menggunakan 1,5 persen–1 persen, jadi antara 2,5 persen–1 persen, jadi inflasi berkisar antara 1,5 persen hingga 3,5 persen," tuturmya.

Secara resmi, Bank Indonesia mempertahankan sasaran inflasi 2026 dan 2027 pada kisaran 2,5 persen plus-minus 1 persen. Bank Indonesia juga terus memperkuat bauran kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas rupiah dan memastikan inflasi tetap terkendali di tengah tingginya ketidakpastian global.

baca juga

"Jadi kami bersama-sama dengan Kemenko Ekonomi, kemudian dengan Pemda, dan juga dengan lembaga lainnya di daerah, kita mengadakan berbagai gerakan untuk pengendalian inflasi," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

BI Kembalikan Rp440 Triliun GWM Bank, Dorong Kredit ke Sektor Strategis

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 14:35 WIB

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Rupiah Babak Belur! Tembus Level Rp17.624 per Dolar AS Pagi Ini

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 10:39 WIB

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

BI Dorong Transaksi Tanpa Dolar AS dengan India, QR Antarnegara Dipercepat

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:28 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×