Bukan Lewat Pil, Ini Cara Terbaik Merangsang Produksi Kolagen

Dythia Novianty, Dinda Rachmawati

Rabu, 20 September 2017 | 13:46 WIB
Bukan Lewat Pil, Ini Cara Terbaik Merangsang Produksi Kolagen
Ilustrasi kolagen. [Shutterstock]

Suara.com - Selama beberapa tahun terakhir, berbagai produk peningkatan kolagen semakin menjamur. Mereka hadir dalam berbagai macam jenis, mulai dari yang berbentuk bubuk, suplemen, lotion, serum, bahkan bir.

Semakin banyak orang menghabiskan uang untuk membeli berbagai produk kolagen, mengartikan bahwa mereka semakin sadar akan pentingnya kolagen sebagai 'bahan pengisi' untuk meminimalkan keriput, membuat kulit lebih kenyal dan melawan tanda penuaan lainnya.

Tapi apa sih sebenarnya cara terbaik untuk memastikan Anda mendapatkan semua kolagen tambahan yang Anda inginkan?

Untuk mengetahuinya, pertama-tama, Anda harus mengetahui dulu, apa sebenarnya kolagen. Pertama-tama, apa sebenarnya kolagen?

"Kolagen adalah protein yang paling banyak dalam tubuh kita. Kolagen terbentuk dari asam amino yang saling berhubungan dan terkaot, membentuk serat kolagen," kata Alyssa R. Golas, MD, ahli bedah plastik di NYU Langone Health.

Ada berbagai jenis kolagen, lanjut dia, dan mereka dapat ditemukan dalam berbagai rasio pada kulit, tendon, tulang rawan, pembuluh darah, tulang, dan jaringan parut.

Dia menambahkan, sintesis kolagen atau pembentukan kolagen baru, merupakan bagian penting dari penyembuhan luka. Kolagen juga memberikan struktur dan kekuatan untuk kulit kita.

Tapi saat kita memasuki pertengahan 30-an, Anne Chapas, MD, seorang dokter kulit dan ahli bedah dermatologi di Union Square Dermatology di New York, mengatakan bahwa tubuh kita mulai menghasilkan sedikit kolagen. Itulah mengapa begitu banyak dari kita yang mengonsumsi kolagen tambahan untuk menggantinya.

Lantas, apakah mengonsumsi kolagen tambahan benar-benar dapat membantu meningkatkan kondisi kulit?

baca juga

Sampai sekarang, belum ada data konklusif tentang apa yang akan terjadi pada kulit saat Anda mengonsumsi kolagen melalui pil dan bubuk menurut Mary Stevenson, MD, asisten profesor dermatologi di NYU Langone Health.

"Banyak pasien bertanya tentang mengonsumsi kolagen secara lisan. Kami tidak memiliki data yang dapat menunjukkan bahwa mengonsumsi kolagen akan menghasilkan sesuatu yang baik bagi kulit Anda," kata Stevenson.

Hal ini dikarenakan, kata dia, ketika Anda mengonsumi kolagen tambahan, protein itu dipecah menjadi asam amino dan tubuh menyerap nutrisi yang Anda butuhkan. Secara umum, kecuali jika kekurangan protein, tubuh Anda sangat efisien dalam menyerap apa yang dibutuhkan dan membuang apa yang tidak diperlukan.

Dia menambahkan bahwa Anda malah dapat membuat beberapa perubahan bermanfaat untuk diet Anda untuk memperlambat hilangnya kolagen.

"Ikan yang Anda makan, seperti tuna, salmon, atau suplemen minyak ikan, yang tinggi asam lemak omega-3 dan asam lemak vitamin A bisa membantu memperlambat hilangnya kolagen. Omega-3 memiliki sifat anti-inflamasi dan vitamin A yang membantu mengikat radikal bebas, baik yang dapat mencegah kerugian atau degradasi kolagen," ungkapnya.

Tapi Anda mungkin akan melihat hasilnya dengan penggunaan krim kolagen.

"Banyak produk memiliki peptida dan antioksidan yang dapat membantu meningkatkan kolagen. Beberapa favorit saya saat ini, termasuk TNS Serum Esensial, yang berisi baik antioksidan dan peptida dan Alastin Skincare Restorative Skin Complex yang juga mengandung peptida untuk membantu memulihkan elastin dan kolagen," kata Stevenson.

Produksi kolagen juga bisa ditingkatkan dengan prosedur tertentu. Dalam rangka untuk memperbaiki kolagen yang rusak dan merangsang tubuh untuk membuat kolagen yang baru, kata Chapas, dermatologis biasanya menggunakan perawatan laser dan filler.

"Resurfacing laser selama beberapa dekade telah digunakan untuk menerapkan panas ke kulit yang dapat menghilangkan kolagen yang rusak dan membuat sel-sel yang memproduksi kolagen lebih aktif," katanya.

Dia juga menambahkan bahwa laser yang lebih baru dapat membuat kolagen dengan waktu pemulihan yang sedikit.

"Pengisi asam hyaluronic baru juga dapat merangsang produksi kolagen oleh peregangan sel kolagen, yang dikenal sebagai fibroblast," ujar dia.

Pastikan untuk melindungi kolagen yang sudah Anda miliki. Karena masih belum ada cukup data yang menunjukkan apakah suplemen kolagen tertentu benar-benar bekerja atau tidak, fokuslah pada pencegahan dan meminta dokter kulit menjelaskan tentang prosedur atau krim apa yang mungkin bekerja untuk Anda.

"Hal yang paling penting untuk kolagen Anda sebenarnya adalah melindungi kolagen yang Anda miliki dengan tabir surya dan merangsang sebanyak yang Anda bisa dengan retinol topikal, faktor pertumbuhan (protein yang merangsang pertumbuhan jaringan yang spesifik) dan peptida," kata Chapas. [Huffington Post]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ditemukan, Kolagen dari Ikan Tuna untuk Awet Muda

Ditemukan, Kolagen dari Ikan Tuna untuk Awet Muda

Lifestyle | Senin, 14 Agustus 2017 | 13:18 WIB

Berbuka dengan Menu Sehat di Sini, Bisa Bikin Kulit Kinclong

Berbuka dengan Menu Sehat di Sini, Bisa Bikin Kulit Kinclong

Lifestyle | Jum'at, 23 Juni 2017 | 14:24 WIB

Tiga Mahasiswa Ciptakan Pelembab Kulit dari Ceker Ayam

Tiga Mahasiswa Ciptakan Pelembab Kulit dari Ceker Ayam

Tekno | Kamis, 01 Juni 2017 | 08:53 WIB

Cara Mudah Mempertahankan Kolagen dalam Tubuh

Cara Mudah Mempertahankan Kolagen dalam Tubuh

Lifestyle | Sabtu, 09 April 2016 | 08:11 WIB

Kolagen plus Vitamin C, Kombinasi Ampuh Lawan Penuaan Kulit

Kolagen plus Vitamin C, Kombinasi Ampuh Lawan Penuaan Kulit

Lifestyle | Jum'at, 08 April 2016 | 07:31 WIB

Dapatkan Kecantikan Sempurna dengan Ulthera

Dapatkan Kecantikan Sempurna dengan Ulthera

Lifestyle | Senin, 27 April 2015 | 10:51 WIB

Terkini

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

Fauzi Bowo: Tata Ruang Tak Boleh Tersekat Masa Jabatan 5 Tahunan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:39 WIB

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

Respons Polemik Pajak Pembalut 11 Persen, MenPPPA: Tunggu, Semoga Ada Kabar Menggembirakan

News | Senin, 02 November 2026 | 18:38 WIB

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

Kritik Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Rudianto Lallo: Penegakan Hukum Tak Boleh Sewenang-wenang!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

7 Arti Mimpi Kehilangan HP atau Dompet Menurut Psikologi

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Lebih Higienis! 4 Pelembap Korea Kemasan Tube Buat Perkuat Skin Barrier

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:35 WIB

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

BMKG Belum Bisa Pastikan Asal Bongkahan Es 20 Cm yang Timpa Rumah di Bantul

News | Senin, 02 November 2026 | 18:32 WIB

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Viva Milk Cleaner Spirulina untuk Kulit Apa? Cuma Rp9 ribu Ampuh Cegah Penuaan Dini

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Hadapi Gejolak Pasar hingga 2027, Investor Diminta Disiplin dan Diversifikasi

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

MBG untuk Cegah Stunting: Dapur Menumpuk di Jawa, Papua Tetap Tertinggal?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Pemprov DKI Jakarta Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hingga Akhir Desember 2026

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:25 WIB

×