Mana Lebih Sehat, Kulit Putih atau Sawo Matang?

Ririn Indriani

Selasa, 19 September 2017 | 08:26 WIB
Mana Lebih Sehat, Kulit Putih atau Sawo Matang?
Ragam warna kulit manusia. (Shutterstock)

Suara.com - Kulit putih mulus dan bersih sampai saat ini masih dijadikan standar untuk menilai seberapa cantik atau menariknya paras seseorang. Maka tak heran jika hampir semua orang menjadi korban iklan dan berusaha mati-matian memutihkan kulit dengan produk pemutih kulit.

Banyak juga yang beranggapan bahwa orang dengan kulit putih secara umum lebih sehat, karena selalu melakukan perawatan. Namun faktanya tidak demikian, belum tentu kulit putih lebih sehat daripada kulit sawo matang, berikut ulasannya lebih jauh yang dihimpun hellosehat.com.

Warna kulit manusia bervariasi dari sangat pucat hingga sangat gelap. Variasi warna ini berasal dari kombinasi paparan sinar matahari, serta seberapa banyak jumlah dan jenis dari pigmen kulit yang disebut melanin. Seperti banyak sifat lainnya, jumlah dan jenis pigmen pada kulit Anda dikendalikan oleh gen.

Masing-masing gen tersebut bekerja sama untuk menciptakan produk akhir dari warna kulit Anda. Perlu Anda ketahui bahwa sda dua jenis melanin, yaitu eumelanin dan pheomelanin.

Sebagian besar orang yang memiliki kulit putih atau sangat pucat seperti pada ras kaukasia, atau yang sering kita kenal dengan sebutan “bule”, memiliki memiliki lebih banyak pheomelanin, yang menghasilkan warna kulit lebih terang. Sedangkan pada banyak orang ras Asia yang berkulit sawo matang, justru eumelaninlah yang lebih banyak.

Singkatnya, semakin banyak eumelanin di kulit Anda, akan semakin gelap warna kulit Anda. Orang-orang yang memiliki pheomelanin lebih banyak akan memiliki warna kulit yang lebih pucat dan berbintik (freckles).

Tapi, terang gelap warna kulit tidak bisa dijadikan patokan seberapa sehat kondisi seseorang. Ini juga bukan penentu apakah kulit Anda sehat dan terawat atau tidak. Kalau kulit putih jadi patokan kesehatan, lalu bagaimana dengan mereka yang terlahir dengan kulit gelap, karena memiliki susunan genetik yang berbeda?

Pasalnya, kulit gelap yang mereka miliki pun sama normalnya dengan mereka yang memiliki kulit putih. Namun harus Anda ketahui bahwa orang-orang yang berkulit gelap justru lebih rendah risikonya terkena kanker daripada kulit putih.

Keistimewaan Kulit Gelap
Tak hanya itu, dokter kulit Monica Halem, MD, dari Columbia University, dikutip dari webmd.com mengatakan, orang yang berkulit gelap juga lebih awet muda. Ini dikarenakan orang-orang berkulit gelap memiliki lebih banyak melanin di kulit yang melindungi dari paparan sinar matahari.

Seorang etnis Afrika berkulit hitam legam, misalnya, tidak merasakan efek penuaan dini dari radiasi matahari separah orang kaukasia pada umumnya yang berkulit seputih kertas. Radiasi ultraviolet (UV) adalah faktor lingkungan utama yang mempengaruhi fungsi dan kelangsungan hidup berbagai jenis sel.

Selain itu radiasi UV juga dianggap sebagai faktor penyebab utama kanker kulit seperti karsinoma sel basa, karsinoma sel skuamosa, dan melanoma ganas. Pigmentasi pada kulit dipercaya dapat melindungi dari efek buruk ini, karena melanin memiliki properti antioksidan dan penangkal radikal bebas.

Banyak bukti penelitian yang menunjukkan bahwa orang dengan kulit lebih gelap memiliki tingkat kejadian kanker kulit yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan orang-orang kulit putih.

Kolagen juga memainkan andil dalam melawan penuaan dini. Sementara melanin menyerap radiasi UV dan melindungi kulit dari dalam, kolagen adalah molekul pembentuk jaringan kulit yang bertindak memberikan perlindungan terhadap penyakit dan cedera.

Semakin tebal kulit dan semakin banyak melanin yang terkandung di dalamnya, semakin baik pula perlindungan terhadap proses penuaan, termasuk timbulnya keriput dan garis halus. Maka dari itu, orang yang memiliki kulit lebih gelap sering terlihat lebih awet muda dari orang-orang berkulit pucat.

Meski begitu, orang-orang berkulit gelap tidak sepenuhnya terjamin dari kerusakan akibat sinar matahari. Oleh karena itu, penting untuk selalu menggunakan pelembab kaya vitamin E dan C, serta tabir surya minimum SPF-30 setiap kali akan beraktivitas di luar ruangan, bahkan bagi Anda yang berkulit gelap.

Seberapa sehat kulit Anda?
Terang gelap warna kulit tidak bisa dijadikan standar kesehatan maupun juga standar kelayakan seseorang. Terlepas dari apa warna kulit Anda, yang lebih penting adalah memiliki kulit yang sehat dan terawat. Berikut ini adalah ciri-ciri dari kulit yang sehat:

1. Warna kulit merata
Beberapa studi menunjukkan bahwa banyak orang yang lebih tertarik dan suka melihat kulit dengan warna yang merata dan konsisten. Tidak terdapat bintik-bintik atau noda yang biasanya disebabkan oleh paparan sinar matahari.

2. Kulit terasa halus
Kulit dengan permukaan yang halus ternyata terbukti lebih menarik ketimbang yang tidak. Jika Anda melihat kulit Anda, coba periksa apakah permukaan kulit Anda halus atau kasar dan tidak rata? Kalau kulit Anda sudah putih, tetapi memiliki permukaan yang kasar maka tandanya kulit Anda tidak sesehat yang Anda bayangkan. Kulit kasar bisa disebabkan oleh adanya komedo, jerawat, kerutan-kerutan halus, dan luka.

3. Kulit lembab
Kulit yang lembap menunjukkan bahwa Anda telah merawat kulit dengan baik. Sebaliknya, kulit kering bisa menjadi tanda kalau kulit Anda kurang sehat dan ‘haus’. Kulit yang kering biasanya juga bersisik. Hal ini biasanya diakibatkan jarang minum air putih, jarang mengonsumsi sayur dan buah, serta tidak membiasakan diri menggunakan tabir surya.

4. Tidak muncul gejala mencurigakan
Bila Anda memiliki kulit yang sehat, maka Anda akan sangat jarang merasakan gatal, rasa panas, atau rasa yang tidak nyaman lainnya pada kulit. Bisa saja, rasa gatal timbul akibat terdapat infeksi atau jamur yang tumbuh di kulit. Kulit yang sehat juga tidak menampakkan ciri dan gejala kanker kulit.

Jadi, tidak masalah jika Anda punya kulit putih, kuning langsat, sawo matang, kecoklatan, bahkan hitam. Selama kulit Anda yang memenuhi kriteria tersebut, maka Anda memiliki kulit yang sehat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Memilih Pakaian Tepat Sesuai Warna Kulit

Cara Memilih Pakaian Tepat Sesuai Warna Kulit

Lifestyle | Kamis, 31 Agustus 2017 | 14:35 WIB

Ini Arti Angka SPF pada Tabir Surya

Ini Arti Angka SPF pada Tabir Surya

Lifestyle | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 20:23 WIB

Lagi "Ngetren" Menggelapkan Kulit Pakai Coca Cola

Lagi "Ngetren" Menggelapkan Kulit Pakai Coca Cola

Lifestyle | Jum'at, 23 Juni 2017 | 13:07 WIB

Terkini

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Benjolan Hilang-Timbul pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Hernia

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:41 WIB

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Waspada! Anak Jarang Main di Luar Rumah Berisiko Premiopia hingga Mata Minus Sebelum 8 Tahun

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 16:50 WIB

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Rahasia Anak Percaya Diri, Beri Ruang untuk Bereksplorasi dan Menunjukkan Bakat

Health | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:21 WIB

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Tekanan Kerja Meningkat, Perhatian terhadap Kesehatan Mental Karyawan Dinilai Makin Mendesak

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:14 WIB

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Mengenal Shin Splints, Momok bagi Pelari dan Cara Mengatasinya

Health | Sabtu, 11 Juli 2026 | 13:01 WIB

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Gelombang Panas Lebih Mematikan bagi Lansia, Apakah Sistem Perlindungan Sudah Memadai?

Health | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:09 WIB

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Stimulasi yang Tepat Jadi Kunci Mengembangkan Kecerdasan Multitalenta Anak Sejak Usia Dini

Health | Kamis, 09 Juli 2026 | 16:15 WIB

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Jangan Cuma Mengejar Garis Finish, Atlet dan Pelari Perlu Lebih Peduli Kesehatan Sendi dan Tulang

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:11 WIB

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

4R Pemulihan yang Wajib Dilakukan Setelah Olahraga, Rahasia Atlet Elite Kembali Prima

Health | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Jangan Terkecoh Label Inklusif, Ini 5 Cara Memilih Lingkungan Belajar yang Tepat untuk Anak

Health | Selasa, 07 Juli 2026 | 15:03 WIB

×