Mengayuh Sepeda, Cara Mereka Raup Rupiah dan Ukir Prestasi

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 16 Desember 2017 | 12:53 WIB
Mengayuh Sepeda, Cara Mereka Raup Rupiah dan Ukir Prestasi
Bidonesia, Komunitas kurir bersepeda yang beberapa kali berhasil meraih prestasi di tingkst internasional. (Foto: Bidonesia/Instagram)

Suara.com - Bersepeda memang menjadi salah satu gaya hidup yang dapat membantu mengurangi kemacetan dan polusi. Bagi pengendaranya, olahraga ini bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat.

Namun bukan hanya itu manfaat yang bisa didapat dari hobi bersepeda ini. Komunitas Bidonesia contohnya, bisa mengeruk rupiah sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional.

Ya, komunitas kurir bersepeda ini sebentar lagi akan mengikuti ajang Holycrit di Singapura pada 16 Desember 2017 dan The Cycle Messenger World Championships Latvia pada Agustus 2018.

Niki Bagoes Rizky pendiri Bidonesia mengatakan, awal mula berdirinya komunitas ini tak lepas dari kecintaannya mengayuh sepeda sejak 2010.

Pada saat itu sepeda fixie memang tengah populer dan menjadi gaya hidup baru masyarakat urban. Niki yang juga berprofesi sebagai kurir itu lantas terpikir untuk membuat gebrakan dengan menggandeng rekan-rekannya yang juga hobi bersepeda fixie.

"Jadi kita berdiri resmi sejak 23 Oktober 2016. Masing-masing founder berprofesi sebagai kurir, kita juga sering nongkrong bareng. Terus kita lihat fenomena sepeda fixie itu lagi drop banget di Jakarta, akhirnya kepikiran untuk bikin wadah bagi kurir pesepeda dengan Bidonesia ini," ujarnya pada temu media belum lama ini.

Penamaan Bidonesia sendiri, tambah Niki, terinspirasi dari kata 'Bidon' yang berarti wadah atau tempat minum yang digunakan ketika olahraga sepeda dan 'Nesia' yang diambil dari kata Indonesia. Dengan berdirinya Bidonesia ini, lanjut dia, diharapkan bisa mewadahi penggemar olahraga sepeda di Indonesia.

Anggota Bidonesia Tersebar di Berbagai Daerah
Sejak 1,5 tahun berdiri, Niki menambahkan, Bidonesia telah memiliki 50 anggota di setiap kota. Kini tak hanya di Jakarta, anggota Bidonesia juga tersebar di Palu, Banjarmasin, Malang, dan Yogyakarta.

Dalam sehari, sambung dia, Bidonesia bisa menerima 50-70 orderan untuk diantarkan, meliputi sepatu, makanan, hingga dokumen.

"Kita batasin kalau makanan jaraknya maksimal 15 kilometer terutama corporate. Berat barang maksimal 5 kilogram," ujar lelaki berusia 24 tahun ini.

Meski kini telah banyak jasa pengantaran barang menggunakan ojek online, Niki dan anggota Bidonesia lainnya tak patah arang. Menurutnya, masih banyak masyarakat urban yang peduli untuk berkontribusi mengurangi kemacetan dan polusi sehingga memilih jasa kurir sepeda.

Niki pun punya cerita menarik saat mengantarkan barang di area perkantoran di SCBD Jakarta. Sepedanya sempat hilang ketika diparkir di pinggir jalan.

Padahal Niki mengaku sudah memposisikan sepedanya agar tidak mengganggu pejalan kaki yang lewat.

"Ternyata pas kita cari kemana-mana sepedanya disimpan security gedung. Alasannya mengganggu jalanan. Padahal parkir sepeda memang belum disediakan. Jadi memang Jakarta belum ramah dengan pesepeda," bebernya.

Ikut Lomba di Singapura
Sabtu, 16 Desember ini, Niki dan timnya akan mengikuti Holycrit di Singapura. Holycrit, kata dia, merupakan ajang lomba khusus untuk sepeda messenger.

Sedangkan pada Agustus 2018 pihaknya akan mengikuti The Cycle Messenger World Championships Latvia yang merupakan kompetisi bersepeda perkotaan utama.

"Ajang balap sepeda terkuat, terpandai dan tercepat dari seluruh planet berkumpul setahun sekali untuk menentukan siapa yang terbaik dalam berbagai peristiwa yang menguji batasan fisik dan mental pengendaranya," tambah Niki.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Indonesia, Andam Dewi menyampaikan apresiasinya kepada Bidonesia yang dapat menjadi alternatif pilihan pengiriman paket yang tidak hanya cepat tapi juga ramah lingkungan.

Ia mengatakan, Herbalife menggunakan layanan Bidonesia untuk mengirimkan produk ke pelanggan.

"Kami ikut memberikan dukungan kepada Bidonesia untuk berkompetisi di Singapura karena sebagai ajang mempromosikan Indonesia di dunia internasional juga sesuai dengan gaya hidup sehat yang diusung perusahaan," tambah Dewi.

Bagi Anda yang tertarik untuk bergabung dengan komunitas Bidonesia, bisa ikuti akun media sosialnya di @Bidonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Women's Cycling Community, Wadah Pesepeda Perempuan Pemula

Women's Cycling Community, Wadah Pesepeda Perempuan Pemula

Lifestyle | Sabtu, 25 November 2017 | 08:44 WIB

Mereka Percaya, Lewat Buku Orang Desa Bisa Melihat Dunia

Mereka Percaya, Lewat Buku Orang Desa Bisa Melihat Dunia

Lifestyle | Sabtu, 18 November 2017 | 11:50 WIB

Komunitas Ini Kumpulannya Pecinta Sienta, Yuk Gabung!

Komunitas Ini Kumpulannya Pecinta Sienta, Yuk Gabung!

Lifestyle | Sabtu, 11 November 2017 | 10:41 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×