Women's Cycling Community, Wadah Pesepeda Perempuan Pemula

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Sabtu, 25 November 2017 | 08:44 WIB
Women's Cycling Community, Wadah Pesepeda Perempuan Pemula
Women's Cycling Community, sebuah komunitas untuk mewadahi hasrat kaum hawa menggeluti olahraga ini. (Facebook WCC)

Suara.com - Olahraga bersepeda biasanya didominasi oleh kaum Adam. Stereotipe ini pula yang membuat Tabitha Sumendap dan Helen Tan menginisiasi Women's Cycling Community (WCC), sebuah komunitas untuk mewadahi hasrat kaum hawa menggeluti olahraga ini.

Helen pun menceritakan awal mula berdirinya WCC. Sekitar tiga tahun lalu, dia dan Tabitha mengikuti kompetisi triathlon di Filiphina dan mereka mendapati animo kaum hawa yang tinggi dalam olahraga intensitas berat tersebut.

"Sementara di Jakarta, kita nyari teman perempuan untuk sepedaan, untuk triathlon susah sekali. Kita ingin sekali melihat banyak perempuan di Indonesia yang bersepeda dan nggak minder menekuni olahraga ini," kata Helen kepada Suara.com, beberapa waktu lalu.

Helen mengingat tiga tahun lalu, dia dan Tabitha serta tiga orang rekannya akhirnya membentuk komunitas WCC ini. Melalui komunitas ini, mereka membuka kesempatan seluas-luasnya bagi perempuan untuk mulai menjadikan bersepeda sebagai gaya hidup.

Hingga kini, Helen mengatakan anggota WCC sudah berjumlah sekitar 130-an yang tersebar di berbagai kota di Indonesia. Berbagai kegiatan mulai dari 'gowes bareng' hingga kegiatan sosial dilakukan oleh para anggota WCC.

"Jadwal rutin kita memang nggak ada karena kita kan bentuknya komunitas. Jadi dari wadah ini kita berharap sesama anggota yang tinggalnya berdekatan bisa latihan sepeda bersama. Tapi kita pernah bikin perlombaan di JI EXPO, pernah ngadain gowes bareng dan ikut touring ke berbagai daerah di Indonesia," ungkapnya.

Selain melatih kebugaran dan menambah relasi, Helen mengungkapkan, olahraga yang ditekuninya ini bisa membawanya melihat keindahan Indonesia yang selama ini tidak disadarinya. Berbagai touring sepeda ke daerah-daerah di Indonesia tidak dilewatkannya demi menemukan surga lain di Indonesia.

"Sebelum aku sepedaan aku jarang traveling di Indinesia. Sejak suka sepedaan aku pernah touring ke Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera, Makasar, sampai Bintan. Dan ternyata Indonesia cantik juga ya, karena dulu taunya cuma Bali. Apalagi kalau ngelihat sawah itu kayak waah, mungkin karena kita orang kota ya," papar dia.

baca juga

Untuk menyebarkan semangat bersepeda ke kaum hawa lainnya, Helen pun memberikan beberapa tips. Pertama kata dia, gabung ke komunitas pesepeda seperti WCC bisa menjadi wadah untuk mempelajari teknik olahraga ini. Selain itu dengan bergabung ke komunitas, motivasi untuk latihan secara rutin akan meningkat.

"WCC ini wadah untuk pemula karena pemula biasanya takut bagaimana memulai dan dengan siapa. Di WCC perempuan bisa dapat teman yang memang baru sama-sama mulai. Sejalan dengan waktu nanti bisa jadi mahir," jelasnya.

Helen juga mengimbau kaum hawa untuk tidak segan-segan mendengar pengalaman para lelaki yang memang sudah hobi bersepeda. Nah, jika sudah yakin menjadikan bersepeda sebagai hobi baru, Helen mengingatkan agar kaum hawa tak takut akan sengatan sinar matahari yang dapat membuat kulitnya menghitam.

"Di luar menyenangkan kok, yang penting jangan takut menghitam. Pakai sunblock, dan pakai kacamata hitam yang punya pelindung sinar UV. Terakhir, jangan remehkan kemampuan diri. Kadang kita bisa melakukan apa yang mungkin sebelumnya kita anggap tidak bisa," ujar Helen.

Nah, bagi Anda yang tertarik untuk menggeluti olahraga bersepeda ini, Anda bisa gabung dengan komunitas WCC dan temukan informasi seputar kegiatan mereka melalui akun Instagram @wcc.jkt.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mereka Percaya, Lewat Buku Orang Desa Bisa Melihat Dunia

Mereka Percaya, Lewat Buku Orang Desa Bisa Melihat Dunia

Lifestyle | Sabtu, 18 November 2017 | 11:50 WIB

Belajar Berhenti Merokok lewat Komunitas Online Lebih Efektif

Belajar Berhenti Merokok lewat Komunitas Online Lebih Efektif

Health | Selasa, 07 November 2017 | 13:04 WIB

Mereka Wujudkan Mimpi Anak Perempuan 'Sehari Jadi Menteri'

Mereka Wujudkan Mimpi Anak Perempuan 'Sehari Jadi Menteri'

Lifestyle | Sabtu, 04 November 2017 | 08:48 WIB

Tak Cuma Menikmati, Mereka Turun Tangan Selamatkan Laut

Tak Cuma Menikmati, Mereka Turun Tangan Selamatkan Laut

Lifestyle | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 10:07 WIB

Satukan Hobi Menggambar Sketsa di Bogor Sketcher

Satukan Hobi Menggambar Sketsa di Bogor Sketcher

Lifestyle | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09:46 WIB

Satukan Hobi hingga Salurkan Emosi di Komunitas Doodle Art

Satukan Hobi hingga Salurkan Emosi di Komunitas Doodle Art

Lifestyle | Sabtu, 14 Oktober 2017 | 10:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×