Pasangan Lesbian Ini Resmi Menikah di Australia

Chaerunnisa

Minggu, 17 Desember 2017 | 15:00 WIB
Pasangan Lesbian Ini Resmi Menikah di Australia
Ilustrasi pasangan lesbian (Shutterstock)

Suara.com - Dua orang lesbian telah menjadi pasangan pertama yang secara legal merayakan pernikahan sesama jenis di Australia.

Sydney Lauren Price dan Amy Laker sama-sama mengenakan gaun pengantin putih dan membawa buket bunga berwarna-warni saat mereka menikah di depan 65 teman, dan keluarga,  pada Sabtu yang cerah.

Pasangan tersebut diberi izin khusus untuk menikah tanpa memberikan pemberitahuan sebulan sebelumnya kepada Births, Deaths and Marriages NSW. Begitu menurut Daily Telegraph.

Mereka dibebaskan secara khusus karena keluarga Lauren dari Wales telah membayar tiket untuk pergi ke Australia untuk mengikuti upacara sipil pasangan tersebut. Mereka disahkan sebagai istri dan istri di Macarthur Park di Camden, sebelah selatan Sydney.

Lauren dan Amy mengatakan, selebriti Janice Bradley mendorong mereka mendekati Births, Deaths and Marriages NSW untuk mengubah status sipil mereka menjadi sebuah pernikahan yang sah.

Selain Amy dan Lauren, pasangan asal Melbourne, Amy dan Elise McDonald menjadi pasangan gay pertama di Victoria yang secara legal menikah di bawah undang-undang pernikahan sejenis dengan alasan yang sama. Demikian seperti dilaporkan Herald Sun.

Pernikahan mereka di Carlton Gardens terjadi karena pasangan tersebut memiliki rencana komitmen yang direncanakan akhir pekan ini. Pengantin tersebut mengajukan pembebasan dari Births, Deaths and Marriages NSW pada saat terakhir, dengan alasan finansial pengaturan pernikahannya telah dilakukan dan keluarga mereka yang telah melakukan perjalanan jauh.

Orangtua Amy telah terbang dari Vietnam, dan saudara kandungnya berasal dari Uni Emirat Arab untuk berbagi dalam upacara tersebut. Secara kebetulan, keduanya sudah memiliki nama keluarga yang sama.

Cas Willow (53), dan Heather Richards (56), telah tinggal bersama selama 17 tahun. Keduanya harus berpacu melawan waktu untuk menikah, karena Willow mengidap kanker payudara yang telah menyebar ke otak. Sehingga mereka hanya memiliki beberapa minggu untuk dijalani.

baca juga

Mereka tidak memiliki dispensasi khusus harus menunggu sampai 9 Januari untuk menikah. Pasalnya, mereka harus melakukan pemberitahuan empat minggu tentang pernikahan mereka.

"Saya bahkan tidak tahu apakah saya akan berhasil sampai Natal, apalagi tanggal 9 Januari, jadi mereka mengizinkan kami menikah lebih awal," kata Cas kepada AAP pada hari Kamis.

Pasangan tersebut bertunangan saat parlemen federal melegalkan pernikahan sesama jenis. "Kami saling berkomitmen, kami tidak perlu melakukan upacara komitmen untuk membuktikannya. Kami ingin melakukan pernikahan karena sama, itu legal," ungkap Heather. (News.com.au)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duh, Lesbian Lebih Rentan Alami Pelecehan Seksual!

Duh, Lesbian Lebih Rentan Alami Pelecehan Seksual!

Lifestyle | Jum'at, 17 November 2017 | 03:00 WIB

Gay dan Lesbian Jerman Berpesta, Bisa Menikah Mulai Oktober

Gay dan Lesbian Jerman Berpesta, Bisa Menikah Mulai Oktober

News | Minggu, 23 Juli 2017 | 05:32 WIB

Gereja Katedral Ini Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

Gereja Katedral Ini Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

News | Kamis, 20 Juli 2017 | 06:10 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×