1. Kari Ayam Kari Lam
Kari Lam sudah ada sejak 1973 di Gang Gloria, Jakarta. Sang pemilik, Akiong, adalah orang yang memasak sekaligus melayani pelangganan.
Akiong sudah cukup sepuh, tapi gerakan tangannya saat meracik Kari Lam seperti sebuah tarian berulang-ulang yang sudah ia hafal bahkan jika dilakukan sambil memejamkan mata.
Rasa Kari Lam sangat istimewa karena racikan kuah santan khas keluarga Cina - Medan, yang di sebut mlekoh. Betul saja, rasanya ringan, tidak medok atau bikin enek.

Asyiknya lagi, Akiong cukup dermawan dengan memberikan suwiran daging ayam yang dipotong besar-besar. Pengunjung juga dapat memilih tambah nasi atau hanya menggunakan bihun.
Tapi karena porsinya cukup besar, 'PR' juga kalau harus dimakan dengan nasi.
Sudah tiga dekade lebih berdiri, cita rasa Kari Lam, katanya, tidak pernah berubah. Itu terbukti dari kembalinya para pelanggan lama yang tak lain dan tak bukan dulunya warga Glodok dan kemudian pindah ke tempat lain.
Semangkuk kari ayam dijual dengan harga Rp42 ribu. Selain ayam, Akiong juga menjual kari sapi dengan harga semangkuk Rp47 ribu.
"Harga pada (tahun) 2000-an memang melonjak tajam. Padahal dulu sebelum krisis moneter harganya tak sampai Rp2.000," kata Akiong.
Namun dengan harga tersebut, Anda bisa mencicipi kuah kari yang legendaris dan halal. Sepadan, kan!
2. Mie Kangkung Si Jangkung
Geser sedikit ke arah kanan dari kedai Kari Lam, ada Mie Kangkung Si Jangkung yang sama legendarisnya. Bahkan selidik punya selidik, ini adalah salah satu makanan favorit Presiden Soeharto dulu.
Itu terungkap dari mulut salah satu pekerja di kedai Mie Kangkung Si Jangkung lho. Empat komponen utama dari mie kangkung ini adalah mie, kangkung, suwiran ayam, dan kuahnya.

Mie dari mie kangkung dibuat secara pribadi dan itu salah satu letak keistimewaannya. Sementara kangkung, ya sama seperti kangkung-kangkung lain yang hijau dan bergizi.
Untuk suwiran ayam, ini juga tak kalah istimewa. Suwiran ayam di sini benar-benar ayam dan bukan potongan-potongan tulang ayam.
Untuk kuah, rasanya manis dan kental karena ada tambahan sagu. Mie Kangkung Si Jangkung ini ya, pokoknya enak banget.
Mie Kangkung Si Jangkung dipatok dengan harga Rp30 ribu per porsi.
3. Cakwe Gang Gloria
Ini makanan penutup yang pas. Letak kedainya di antara kedai Kari Lam dan kedai Mie Kangkung Si Jangkung.
Kedai ini menjual cakwe dan kue bantal yang disajikan dalam kondisi sudah dipotong-potong.

Bukan dengan saus berwarna merah muda, cakwe ini disajikan dengan saus berwarna bening yang asam. Harganya? cukup rogoh kocek Rp3.500 saja.
Itulah tiga makanan halal yang legendaris di Gang Gloria, Glodok, Jakarta Barat yang bisa Anda cicipi bersama keluarga, saudara atau teman-teman.