Eksplor Pangan Khas Semarang Lewat Jelajah Gizi 2018

Vania Rossa, Risna Halidi

Sabtu, 21 April 2018 | 18:58 WIB
Eksplor Pangan Khas Semarang Lewat Jelajah Gizi 2018
Jelajah Gizi 2018. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Diperkirakan pada 2050 nanti, akan ada 9,8 miliar manusia yang hidup di muka bumi secara bersamaan, dan hal tersebut berimbas pada masalah ketahanan pangan dunia.

Melalui situsnya, Sustain, organisasi tentang pangan berkelanjutan, mengatakan diperlukan adanya pengelolaan kelestarian bumi yang baik untuk dapat menghasilkan ketersediaan pangan kaya nutrisi.

Maka dari itu penduduk bumi diharapkan mengerti konsep pangan berkelanjutan melalui tindakan memilih pangan yang baik bagi kesehatan, lingkungan, dan pertumbuhan ekonomi lokal.

Jelajah Gizi 2018. (Suara.com/Risna Halidi)

"Secara bertahap, konsumen perlu memulai memerhatikan asal-usul makanan yang dikonsumsi serta dampak pilihan makanannya terhadap kesehatan dan lingkungan," kata Pakar Gizi dan Keamanan Pangan dari Institut Pertanian Bogor, Prof. Ir. Ahmad Sulaeman, MS, PhD, di Semarang, Jumat (20/4/2018)

Sulaeman menambahkan, masyarakat Indonesia memiliki beragam citarasa lokal yang secara gizi tak kalah dengan pangan masyarakat internasional.

Untuk itu, bersama Nutricia Sarihusada, Prof. Sulaeman melakukan misi bertema Jelajah Gizi 2018 ke Kota Semarang, Jawa Tengah.

Dimulai dari Jumat 20 April hingga 22 April 2018, acara Jelajah Gizi 2018 dikemas menjadi jalan-jalan unik untuk memperkenalkan keanekaragaman makanan khas daerah Semarang sekaligus memelajari sejarah dan budaya yang melatarbelakanginya.

Peserta Jelajah Gizi 2018 juga melihat proses pengolahan bahan baku mulai dari mentah hingga disajikan ke atas piring, serta melihat proses pengemasan pangan.

"Seiring dengan perkembangan zaman, tidak menutup kemungkinan bahwa pangan bergizi diolah untuk dapat bertahan lebih lama dan dikonsumsi oleh banyak orang diseluruh dunia," kata Prof. Sulaeman.

Ia menambahkan, masyarakat tak perlu khawatir dengan kualitas pangan kemasan bila telah melalui proses fortifikasi atau pengayaan penambahan unsur vitamin dan renik esensial pada makanan.

"Kami berharap rangkaian kegiatan Jelajah Gizi 2018 bisa memberikan gaung yang besar sehingga dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk sadar bahwa pilihan pangan yang dipilihnya tidak hanya berdampak pada kesehatan diri sendiri, tetapi juga bumi dan manusianya," kata Corporate Communucation Director Danone Indonesia, Arif Mujahidin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Nilai Ada yang Salah dengan Sistem Pangan di Indonesia

Komnas HAM Nilai Ada yang Salah dengan Sistem Pangan di Indonesia

News | Rabu, 11 April 2018 | 02:04 WIB

Mentan Klaim PBB Apresiasi Upaya RI Genjot Produktivitas Pangan

Mentan Klaim PBB Apresiasi Upaya RI Genjot Produktivitas Pangan

Bisnis | Senin, 09 April 2018 | 12:16 WIB

Jokowi Kasih Catatan soal Ketersediaan Pangan dan BBM saat Puasa

Jokowi Kasih Catatan soal Ketersediaan Pangan dan BBM saat Puasa

Bisnis | Kamis, 05 April 2018 | 16:47 WIB

Terkini

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Dari Ladang ke Kulit: Menyusuri Kekuatan Sunflower Oil Organik dalam Body Care Magic of Nature

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:58 WIB

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 22:47 WIB

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Debu di Sudut Rumah hingga Kasur Bisa Picu Alergi, Kebiasaan Bersih Harian Makin Penting

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 21:37 WIB

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

4 Shio yang Beruntung Mulai 29 Mei 2026, Hidup Terasa Lebih Mudah

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 20:45 WIB

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Pakai Apa untuk Memperbaiki Skin Barrier? Ini 5 Kandungan Skincare yang Cocok

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 19:35 WIB

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Tukar Poin Jadi Hewan Kurban, Begini Cara Mudah Berbagi di Iduladha

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:00 WIB

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

12 Urutan Zodiak yang Paling Pelit dan Tak Suka Berbagi

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:15 WIB

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Bisakah Isu Krisis Iklim Dibuat Lebih Dekat dengan Anak Muda? Komunitas Ini Ungkap Strateginya

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:35 WIB

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:16 WIB

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Long Weekend Bingung Menginap di Mana? Ini 3 Tipe Hotel yang Bisa Disesuaikan dengan Mood Liburanmu

Lifestyle | Kamis, 28 Mei 2026 | 15:13 WIB