Waspada Banyak Klinik Kecantikan Gunakan Teknologi Palsu

Ade Indra Kusuma, Firsta Nodia

Jum'at, 07 September 2018 | 18:03 WIB
Waspada Banyak Klinik Kecantikan Gunakan Teknologi Palsu
Seminar kecantikan [Suara.com/Firsta]

Suara.com - Metode pengencangan kulit atau ultherapy untuk mengatasi masalah penuaan dini tampaknya cukup mudah ditemukan di berbagai klinik kecantikan. Namun pastikan Anda mendapatkan metode ultherapy dengan garansi asli.

Pasalnya tak sedikit klinik kecantikan yang menawarkan perawatan pengencangan kulit namun menggunakan mesin ultherapy palsu. Hal ini disampaikan Hansen Gandhi, Marketing Manager Merz Aesthetics Indonesia selaku distributor teknologi ultherapy di Indonesia.

"Jadi banyak klinik yang menawarkan perawatan Hifu Uthera atau ultherapy tapi dengan menggunakan teknologi KW. Harganya sangat jauh berbeda dengan perawatan berteknologi asli dan pasien bisa dirugikan kalau tidak tahu bahwa mesin yang digunakan untuk perawatan itu palsu," ujar Hansen dalam temu media di Jakarta, Jumat (7/9/2018).

Ia menambahkan, pada mesin ultherapy yang palsu umumnya tidak memiliki stiker bertanda kuning di bagian bawah layar monitor. Selain itu, pada mesin ultherapy palsu, hasil pencitraan dari ultrasound di layar hanya berupa gambar atau sengaja dimanipulasi untuk meyakinkan pasien teknologi tersebut bekerja dengan baik.

"Seolah-olah terapi asli. Padahal kalau mesin asli, ketika Begitu ultrasound di tembakkan ke wajah ada pergerakan di monitor secara real time," tambah dia.

Lalu apa bahayanya jika pasien mendapatkan prosedur pengencangan kulit dari mesin ultherapy palsu? Dalam kesempatan yang sama, Pesident Director of Miracle Group, dr Lanny Juniarti mengatakan, bahaya dari penggunaan mesin ultherapy palsu adalah risiko luka bakar karena energi dikirimkan pada tingkat dan kedalaman yang tidak konsisten, sehingga membahayakan pasien.

"Energi ultrasound yang dikirimkan terlalu intens dan terlalu dekat ke permukaan kuiit dapat menyebabkan luka bakar pada area yang seharusnya dirawat. Sebaiknya, energi yang dihantarkan terlalu tinggi atau terlalu rendah dapat memberikan hasil yang kurang diinginkan atau tidak ada hasil sama sekali," tambah dr Lanny.

Nah agar masyarakat tak terbujuk dengan klaim klinik kecantikan tak bertanggung jawab, Merz Indonesia meluncurkan aplikasi Real Matters ID untuk membantu memastikan pasien klinik kecantikan menerima perawatan Ultherapy otentik yang ditangani oleh dokter estetika terlatih dan bersertifikat.

Pasien nantinya akan mendapatkan kartu sertifikat setelah melakukan perawatan Ultherapy. Kartu ini memiliki QR Code unik yang dapat di-scan menggunakan apiikasi Real Matters Id.

baca juga

"Kalaupun ada klinik yang memalsukan kartu sertifikat ini akan mudah diketahui karena akan terekam di sistem dan bisa di report agar kami menindaklanjutinya langsung. Jadi aplikasi ini setidaknya bisa memberi jaminan bagi pasien mendapat perawatan ultherapy yang asli," tandas Hansen. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perusahaan Helm Arai Dirugikan Lelang Online

Perusahaan Helm Arai Dirugikan Lelang Online

Otomotif | Selasa, 21 Agustus 2018 | 15:15 WIB

8 Perempuan Berjerawat akan Disembuhkan di Klinik Kecantikan Ini

8 Perempuan Berjerawat akan Disembuhkan di Klinik Kecantikan Ini

Lifestyle | Minggu, 01 Juli 2018 | 09:30 WIB

Marak Kosmetik Ilegal, Ingat KLIK Sebelum Membeli

Marak Kosmetik Ilegal, Ingat KLIK Sebelum Membeli

Lifestyle | Minggu, 01 Juli 2018 | 08:30 WIB

Terkini

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:59 WIB

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:58 WIB

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:57 WIB

×