5 Negara Ikut Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur

Fabiola Febrinastri

Minggu, 09 September 2018 | 18:00 WIB
5 Negara Ikut Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur
Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Festival Payung Indonesia 2018 pulang kampung. Event ini digelar di tempat asalnya, ibu segala payung, yakni Candi Borobudur.

Keseruan event ini sulit ditandingi. Bahkan, hujan yang turun tidak menyurutkan meriahnya pembukaan festival.

Kegiatan pembukaan digelar di Taman Lumbini, Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (7/9/2018).

Berbagai ragam payung Nusantara hadir di Borobudur. Mereka menyemarakkan perayaan tahunan yang mengangkat tema "Lalitavistara".

Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)
Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)

Tema diambil dari kisah yang terpapar pada relief Borobudur, yaitu merayakan payung sebagai penanda kelahiran, berbagai tahap kehidupan, keagungan dan kematian.

Event yang masuk Calendar of Event Kementerian Pariwisata ini dibuka oleh arak-arakan payung Nusantara. Pembawa payung mengelilingi Borobudur, menapaki kembali jalan purba yang dilalui para peziarah dunia bersama masyarakat sekitar.

Pagi, siang dan sore,  terdapat pentas tari dan musik, workshop pembuatan payung, workshop payung ecoprint, dan pameran payung lontar.

"Candi Borobudur merupakan tempat asal lahirnya payung Nusantara. Filosofinya sangat dalam. Payung menjadi simbol penanda dalam siklus kehidupan dan perekat keberagaman," ujar Ketua Pelaksana Festival Payung Indonesia, Heru Mataya.

Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)
Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)

Ia menjelaskan, festival ini menjadi perayaan rakyat terbesar yang dihadiri berbagai kalangan masyarakat. Perayaan kehangatan yang digelar dalam "Sepayung Indonesia".

baca juga

"Selama tiga hari, pengunjung akan dimanjakan dengan berbagai ragam tradisi payung dari pelosok Tanah Air, seperti Jepara, Banyumas, Tasikmalaya, Tegal, Kendal, Malang dan Juwiring (Klaten)," sebutnya.

Selain memamerkan seni payung, beragam grup tari, musik, fashion dan komunitas kreatif dari Lumajang, Padang, Makassar, Banjarbaru (Kalsel), Bengkulu, Lampung Utara, Sumba Timur, Bali, Malang, Surabaya, Solo, Jakarta, Yogyakarta dan berbagai daerah lainnya juga berpartisipasi.

"Festival Payung Indonesia mempertemukan perajin payung, seniman, pekerja seni dan komunitas kreatif untuk melestarikan payung tradisional Indonesia. Selain itu, mereka juga mengeksplorasi tradisi payung Indonesia hingga batas terjauhnya, dengan melibatkan partisipasi beragam masyarakat," jelasnya.

Partisipan festival tidak hanya dari dalam negeri. Ada juga dari Jepang, India, Pakistan dan Thailand.

Delegasi Thailand memang sudah rutin selalu hadir, karena Festival Payung Indonesia dan Bo Sang Umbrella Festival (Tonpao, Provinsi Chiang Mai, Thailand) sudah melakukan hubungan sister-festival sejak 2016.

Keduanya memiliki visi, bersama menuju Asian Umbrella Community.

Selain pertunjukan seni, festival ini juga menjelajahi cita rasa sajian kuliner klasik Rasakala, yang meramu kembali kekayaan rasa yang digali kembali dari artefak sunyi Borobudur.

Malam hari, pengunjung diajak mendengarkan lantunan sunyi Ata Ratu dari Sumba Timur, Suara Semesta Ayu Laksmi dari Bali, dan kidung kontemporer dari Endah Laras.

Puncak acara, terdapat Anugerah Payung Indonesia untuk Syofyani Yusaf, maestro tari dari Padang, Ata Ratu maestro musik Jungga (alat musik tradisional Sumba Timur), dan Mukhlis Maman maestro musik Kuriding (alat musik tradisional Kalimantan Selatan).

Ketua Calendar of Event Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty mengatakan, Festival Payung Indonesia 2018, yang diselenggarakan di kompleks Candi Borobudur diharapkan dapat mendorong dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitarnya.

“Dengan hadirnya beberapa negara peserta dari mancanegara dan berbagai kelompok budaya nasional, tentunya dapat lebih mengembangkan pariwisata Indonesia, khususnya Candi Borobudur," ujar Esthy.

Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)
Festival Payung Indonesia 2018 di Candi Borobudur, Jawa Tengah. (Dok: Kemenpar)

Penyelenggaraan Festival Payung Indonesia 2018 ini berbarengan dengan peringatan 70 tahun Kongres Kebudayaan 1948, yang diselenggarakan di Magelang. Pertemuan kebudayaan pertama yang bersejarah dihadiri oleh Presiden Soekarno, Wakil Presiden Hatta, Panglima besar Soedirman, Ki Hajar Dewantara dan seluruh budayawan pada masanya.

“Kongres Kebudayaan yang dengan tegas mencanangkan bahwa kita berada dalam payung bersama Indonesia," cetusnya.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengapresiasi pelaksanaan festival ini. Menpar mengatakan, banyak wisatawan mancanegara (wisman) kepicut untuk menyambangi atraksi-atraksi baru di Borobudur.

"Bila candi yang berada di Magelang ini sering menjadi tempat berbagai atraksi, bukan tak mungkin kawasan Borobudur akan semakin dipadati wisatawan," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan atraksi akan semakin mengoptimalkan potensi Candi Borobudur, dimana area ini terbagi dalam empat Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Wilayah yang bersinggungan dengan Borobudur diantaranya Yogyakarta, Dataran Tinggi Dieng, Semarang, dan Solo.

“Kawasan Candi Borobudur sangat strategis dengan didukung dengan faktor 3A yang baik, yaitu Akses, Amenitas dan Atraksi. Pembentukan sentra meditasi ini semakin mengukuhkan atraksi kelas dunia yang dimiliki Borobudur,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Anak Nasional, InJourney Perkuat Komitmen Lestarikan Warisan Budaya melalui Generasi Muda

Hari Anak Nasional, InJourney Perkuat Komitmen Lestarikan Warisan Budaya melalui Generasi Muda

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2026 | 12:20 WIB

Prosesi Sakral Pengambilan Api Dharma Waisak Digelar di Mrapen

Prosesi Sakral Pengambilan Api Dharma Waisak Digelar di Mrapen

Foto | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:30 WIB

Khusyuknya Prosesi Tiga Langkah Namaskara Sambut Waisak 2570 BE

Khusyuknya Prosesi Tiga Langkah Namaskara Sambut Waisak 2570 BE

Foto | Kamis, 28 Mei 2026 | 18:40 WIB

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

Bertukar Cinderamata, Prabowo Subianto Beri Miniatur Candi Borobudur ke Vladimir Putin

News | Selasa, 14 April 2026 | 11:55 WIB

Ulasan Novel Lalita, Menelusuri Jejak Sejarah 1965 di Balik Candi Borobudur

Ulasan Novel Lalita, Menelusuri Jejak Sejarah 1965 di Balik Candi Borobudur

Your Say | Kamis, 26 Maret 2026 | 12:30 WIB

Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu

Meriahkan Imlek, InJourney Tawarkan Promo Tiket Sunrise Borobudur Rp350 Ribu

News | Minggu, 15 Februari 2026 | 11:21 WIB

Borobudur Marathon 2025 Diikuti Peserta dari 38 Negara, Perputaran Ekonomi Diprediksi Di Atas Rp73 M

Borobudur Marathon 2025 Diikuti Peserta dari 38 Negara, Perputaran Ekonomi Diprediksi Di Atas Rp73 M

News | Sabtu, 15 November 2025 | 20:14 WIB

CEK FAKTA: Benarkah PBB Putuskan Referendum 5 Negara Baru, 3 dari Indonesia?

CEK FAKTA: Benarkah PBB Putuskan Referendum 5 Negara Baru, 3 dari Indonesia?

News | Kamis, 21 Agustus 2025 | 20:24 WIB

Sinergi InJourney & Kementerian Kebudayaan Kelola Candi Borobudur: Pariwisata Berbasis Budaya

Sinergi InJourney & Kementerian Kebudayaan Kelola Candi Borobudur: Pariwisata Berbasis Budaya

Bisnis | Kamis, 31 Juli 2025 | 12:17 WIB

Kabar Gembira! Wisata Borobudur Sunrise Kembali Dibuka

Kabar Gembira! Wisata Borobudur Sunrise Kembali Dibuka

Foto | Minggu, 27 Juli 2025 | 07:30 WIB

Terkini

17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia

17 Agustus Zodiak Apa? Kenali Karakteristik Sang "Singa" yang Lahir di Hari Kemerdekaan Indonesia

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:42 WIB

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

4 Zodiak Paling Beruntung pada 10 Agustus 2026, Siap Raih Kesuksesan Besar

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:39 WIB

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Harga Pangan 10 Agustus 2026: Cabai Rawit Merah Hingga Beras Merangkak Naik

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:33 WIB

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Paling Kuat di Asia, Rupiah Pukul Mundur Dolar AS ke Level Rp17.810

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:27 WIB

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

Rekam Jejak Saepul Pelaku Mutilasi Depok: Mantan Guru Matematika hingga Peserta Dangdut TV

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:26 WIB

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

IHSG Betah di Level 6.400 Pagi Ini, Pantau Saham DSSA

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:16 WIB

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Intip Teaser Bad Lieutenant: Tokyo, Dibintangi Shun Oguri dan Lily James

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tablet Murah Harga Rp1 Jutaan: Lenovo Lecoo P900A Hadir dengan RAM 8GB dan OS Tanpa Iklan

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:08 WIB

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

Yayasan Harapan Ibu: Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Murni Urusan Hukum, Bukan Konflik Internal

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:05 WIB

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Pengusaha Masih Nakal, Ratusan Truk Obesitas Masih Ada di Jalan

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 09:04 WIB

×