1.000 Patung Penari Ikut Warnai Festival Gandrung Sewu 2018

Fabiola Febrinastri

Minggu, 07 Oktober 2018 | 12:10 WIB
1.000 Patung Penari Ikut Warnai Festival Gandrung Sewu 2018
Festival Gandrung Sewu 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Ada yang berbeda dari Festival Gandrung Sewu 2018. Tahun ini, festival akan diwarnai dengan kehadiran ribuan patung penari.

Festival Gandrung Sewu 2018 akan dilaksanakan 20 Oktober mendatang, di Pantai Boom, Banyuwangi, Jawa Timur. Acara ini tidak lepas dari perhatian Menteri Pariwisata, Arief Yahya, yang berencana akan menyaksikan event yang meriah itu.

“Ada yang baru dari event ini. Selain bisa menyaksikan atraksi ribuan penari gandrung di Pantai Boom, kita juga bisa menikmati 1.000 patung penari gandrung. Ini atraksi baru yang tidak bisa dinikmati saat festival nanti,” tuturnya, Jumat (5/10/2018).

Ke-1.000 patung yang dimaksud menpar berada di Taman Gandrung Terakota, Desa Taman Sari, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Semua patung penari Gandrung ini berada di tepi sawah.

Penari Festival Gandrung Sewu 2018. (Dok: Kemenpar)
Penari Festival Gandrung Sewu 2018. (Dok: Kemenpar)

Di tempat ini, terdapat fasilitas lengkap, yang cocok untuk sebuah pertunjukan. Ada amfiteater terbuka, tempat pementasan jazz, seni tari, dilengkapi warung makan, cafe, toilet bersih, musala, dan masih banyak lagi.

“Kehadiran taman ini membuat wisatawan bisa menikmati lebih. Setelah selesai dari Pantai Boom, datang saja ke tempat ini. Nikmati suasana yang berbeda,” paparnya.

Festival Gandrung Sewu adalah event tari kolosal yang digelar sejak 2012. Oleh Plt Deputi Bidang Pemasaran I Kementerian Pariwisata Ni Wayan Giri Adnyani, Festival Gandrung Sewu disebut istimewa.

“Ini event yang sangat istimewa, karena sejak awal digelar sudah mendapatkan rekor MURI. Kala itu, Festival Tari Gandrung memperoleh penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebagai acara dengan jumlah penari terbanyak, yakni 1.047 penari,” tuturnya.

Tahun ini, pelaksanaan Festival Gandrung Sewu tidak akan kalah ciamik, karena akan melibatkan 1.200 penari. Mereka merupakan gabungan pelajar di Banyuwangi.

baca juga

“Setelah melewati kurasi, tahun ini pelaksanaan Festival Gandrung Sewu akan lebih keren. Apalagi pelaksanaannya di Pantai Boom. Sambil menyaksikan festival, wisatawan bisa berlibur,” kata Ni Wayan Giri.

Di tempat terpisah, Asisten Deputi Bidang Pengembangan I Regional II, Sumarni, menambahkan, yang ditawarkan dalam Festival Gandrung Sewu tahun ini akan luar biasa.

“Para penari akan tampil dalam iringan musik tradisional di bibir Pantai Boom. Mereka akan menari dengan latar belakang laut Selat Bali. Tentunya ini menjadi pertunjukan spektakuler yang sangat sayang bila dilewatkan,” katanya.

Kabid Pemasaran Area I, Kementerian Pariwisata, Wawan Gunawan, mengaku tidak sabar menyaksikan event ini.

“Banyuwangi selalu mampu menggelar event berkelas. Salah satunya adalah Festival Gandrung Sewu. Ini event yang keren. Buktinya, bisa bertahan hingga 7 tahun dan dalam setiap pelaksanaannya selalu sukses. Makanya saya tidak sabar untuk menyaksikan kegiatan ini,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:02 WIB

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:01 WIB

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

×