Gubernur Babel: Pariwisata Jadi Sektor Andalan Masyarakat

Fabiola Febrinastri

Kamis, 08 November 2018 | 15:00 WIB
Gubernur Babel: Pariwisata Jadi Sektor Andalan Masyarakat
Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kemenpar, Esthy Reko Astuti. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Festival Tanjung Kelayang (FTK) 2018 dijamin padat kegiatan. Ada festival budaya hingga sport tourism.

Festival Tanjung Kelayang akan digulirkan 15-19 November 2018, di Pantai Wisata Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung (Babel). Launching-nya dilakukan Senin (5/11/2018), di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta.

Acara ini dipimpin Sekretaris  Kementerian Pariwisata, Ukus Kuswara, didampingi Staf Ahli Menteri Bidang Multikultural Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty. Turut hadir Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Johan dan  Bupati Belitung, H. Sahani Saleh.

FTK 2018 akan dimeriahkan dengan berbagai acara, antara lain Parade Pelangi Budaya, Fashion Show Batik Daerah, Fun Run On The Beach, Bersih Pantai, Lomba Lari 10K, Lomba Vlog Pariwisata, dan Lomba Lukis.

Selain itu, ada juga Pagelaran Kesenian, Lomba Layang-Layang, Seminar Geopark, Kolaborasi Musik Tradisional & Modern, Pesta Kembang Api & Lampion, Festival Kuliner, Pameran Produk KUKM, Workshop dan Seminar Kebaharian, serta Festival Obor.

“Penyelenggaraan Festival Tanjung Kelayang adalah sebagai upaya untuk memperkuat unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas), khususnya unsur atraksi budaya (culture), alam (nature) dan buatan manusia (manmade). Hal ini menjadi bagian penting dalam mengembangkan destinasi Tanjung Kelayang,” kata Ukus.

Menurutnya, FTK 2018 juga menjadi ajang untuk mempromosikan Belitung yang memiliki Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Kelayang. Tanjung Kelayang akan dikembangkan menjadi  destinasi kelas dunia. Wisata bahari (marine tourism) menjadi daya tarik utamanya.

"Event ini menjadi ajang untuk mempromosikan Tanjung Kelayang. Yang menjadi satu di antara 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) yang dikembangkan sebagai 'Bali Baru'. Event ini untuk mendukung target kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia," kata Ukus.

Selain atraksi, Kemenpar juga memprioritaskan unsur aksesibilitas, terutama konektivitas penerbangan langsung dari negara-negara sumber wisman ke Belitung. Ini menjadi program utama Kemenpar bersama Kemenhub, antara lain menjadikan Bandara H.A.S Hanandjoeddin di Tanjung Pandan Belitung sebagai bandara internasional.

baca juga

Sebelumnya, Bandara H.A.S Hanandjoeddin hanya didarati oleh pesawat charter flight dari Malaysia dan Singapura. Mulai Senin (29/10/2018), Garuda Indonesia telah terbang secara reguler 4 kali seminggu dari Singapura -Tanjung Pandan Belitung.

“Konektivitas penerbangan langsung ini akan  mempercepat terwujudnya Tanjung Kelayang menjadi destinasi kelas dunia,” tambah Ukus.

Sementara itu, Erzaldi, menjelaskan, FTK 2018 merupakan upaya mempromosikan potensi pariwisata Belitung yang dikenal sebagai destinasi ‘Laskar Pelangi’. Selain itu, juga untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke Belitung.

Pada 2017, ada 379.274 wisatawan datang ke Belitung, yang terdiri dari 9.358 wisman dan 369.916 wisnus.

“Kunjungan wisman ke Belitung terbanyak  dari Korea, Cina, Malaysia, Singapura, dan Jepang sebagai top 5. Sisanya dari Australia, India, USA, Jerman, dan Inggris,” katanya.

Menurutnya, pariwisata, saat ini menjadi sektor andalan dalam menyejahterakan masyarakat Belitung. Kontribusi pariwisata Kabupaten Belitung terhadap pembangunan pada 2017 sebesar 34,59 persen, atau mencapai sekitar Rp 16,4 miliar.

"Dengan ditetapkannya Tanjung Kelayang sebagai destinasi prioritas, pariwisata Belitung akan cepat maju serta meningkakan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Erzaldi melanjutkan, saat ini, pemerintah bersama stakeholder pariwisata berupaya meningkatkan daya tarik wisata (DTW) Belitung. Pada 2017, Kabupaten Belitung  memiliki 69 daya tarik wisata berupa 44 alam, 21 budaya, dan 4 buatan. Kabupaten Belitung Timur memiliki 39 daya tarik berupa daya tarik 39 alam, 18 budaya, dan 1 buatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

Pramono Minta Demo BEM UI di Bundaran HI Tak Anarkis: Happy-Happy Saja

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:57 WIB

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Konsumsi Gas Alam Diprediksi Meroket 30 Persen, Apa Dampaknya?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:53 WIB

×