8 Geopark Nasional Terima Sertifikat Status Geopark Nasional

Fabiola Febrinastri

Sabtu, 01 Desember 2018 | 09:00 WIB
8 Geopark Nasional Terima Sertifikat Status Geopark Nasional
Menpar, Arief Yahya, dalam Penyerahan sertifikat 8 taman Bumi (geopark) dari Komite Nasional Geopark Indonesia Sertifikat Geopark Nasional 2018, Jumat (30/11/2018). (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Di Geopark Pongkor, Museum Tambang Antam, Kabupaten Bogor, Menteri Pariwisata, Arief Yahya menyaksikan dan simbolis menyerahkan sertifikat pengakuan Status Geopark Nasional kepada delapan pemerintah daerah tempat taman Bumi itu berada. Delapan taman Bumi (geopark) diberikan Komite Nasional Geopark Indonesia Sertifikat Geopark Nasional 2018, Jumat (30/11/2018).

Penyerahan sertifikat dilakukan bersamaan dengan penandatanganan prasasti Peresmian Geopark Pongkor oleh Mennpar, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Delapan lokasi baru tersebut mendapat sertifikat sebagai Geopark Nasional, sehingga kini Indonesia memiliki 15 geopark nasional.

Delapan Aspiring Geopark yang mendapat sertifikat Geopark Nasional 2018 adalah Silokek, Sianok Maninjau dan Sawahlunto di Sumatera Barat; Natuna di Kepulauan Riau; Pongkor di Jawa Barat; Karangsambung, Karangbolong di Jawa Tengah; Banyuwangi di Jawa Timur; dan Meratus di Kalimantan Selatan.

Penyerahan sertifikat 8 taman Bumi (geopark) dari Komite Nasional Geopark Indonesia Sertifikat Geopark Nasional 2018, Jumat (30/11/2018).  (Dok: Kemenpar)
Penyerahan sertifikat 8 taman Bumi (geopark) dari Komite Nasional Geopark Indonesia Sertifikat Geopark Nasional 2018, Jumat (30/11/2018). (Dok: Kemenpar)

Sertifikat ini makin melengkapi deretan Geopark Nasional yang dimiliki Indonesia. Sebelumnya, sudah ada Gunung Kaldera Toba di Sumatera Utara, Gunung Merangin di Jambi, dan Gunung Belitong di Bangka Belitung.

Kemudian Gunung Bojonegoro di Jawa Timur, Gunung Tambora di Nusa Tenggara Barat, Gunung Maros di Sulawesi Selatan, dan Gunung Raja Ampat di Papua.

Menpar mengatakan, target Geopark tahun ini ada 9 Aspiring Geopark Nasional, 15 Geopark Nasional, dan target 937.125 kunjungan wisatawan khusus Geopark.

Dalam pidatonya, Arief menyampaikan harapannya kepada para pemimpin daerah agar menindaklanjuti penetapan taman bumi di wilayahnya sebagai geopark nasional dengan berinvestasi untuk mengelola serta mengembangkannya.

"Harapannya, geopark ini mensejahterakan masyarakat dan semakin melestarikan alam," katanya.

Di antara geopark nasional yang ada di Indonesia, beberapa sudah mendapat pengakuan dari organisasi pendidikan, ilmu pengetahuan dan budaya Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO Global Geopark), termasuk Geopark Gunung Batur, Gunung Sewu, Ciletuh dan Gunung Rinjani.

baca juga

“Kita juga punya empat Unesco Global Geopark sebagai penguat daya saing pariwisata Indonesia di dunia. Yaitu Ciletuh Palabuhan Ratu, Jawa Barat dengan jumlah kunjungan sebanyak 164.443 wisman; Gunung Sewu yang masuk wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta dengan kunjungan 4.315.000 wisman; Gunung Batur, Bali dengan kunjungan 275.000 wisman, serta Gunung Rinjani NTB dengan kunjungan 30.847 wisman,” ungkapnya.

Lebih jauh Menpar mengatakan, ada lima kategori penilaian Geopark Nasional, yakni geologi dan bentang alam yang meliputi kawasan (5 persen), geokonservasi (20 persen), serta warisan geologi dan budaya (10 persen).

Kemudian struktur kepengurusan (25 persen), penafsiran dan endidikan lingkungan (15 persen), geowisata (15 persen), serta pembangunan ekonomi regional yang berkelanjutan (10 persen).

Diakui Arief, Geopark juga menjadi daya tarik pariwisata unggulan Indonesia yang bisa memberikan kontribusi signifikan bagi kunjungan wisman.

“Potensi Geopark bisa dikombinasikan dengan daya tarik ekowisata. Untuk itu, Kemenpar gencar melakukan kerjasama dengan negara-negara UNESCO Global Geopark, seperti Cina dan Malaysia,” jelasnya.

Bupati Bogor, Nurhayanti juga ingin pengakuan Geopark Pongkor-Bogor sebagai geopark nasional menjadi titik awal bagi pemerintah daerah untuk mengembangkan wilayah Barat yang terdiri atas 18 kecamatan.

Geopark Pongkor di Bogor yang luasnya sekitar 132.493 hektare terdiri atas Geosite Pongkor, Leuwiliang, Tenjolaya dan Parung. Bentang alamnya mencakup pegunungan, perbukitan, lembah hingga dataran.

Komite Nasional Geopark Indonesia sendiri adalah wadah koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan dalam rangka penetapan kebijakan dan pelaksanaan pembangunan, pengelolaan, serta pembinaan dan pengawasan Geopark.

Kegiatan utamanya antara lain mengkoordinasikan kontribusi nasional untuk Geopark Global UNESCO yang ada dalam IGGP. Juga mengidentifikasi warisan geologi dan menumbuhkan kesadaran masyarakat. Kemudian mempromosikan pengembangan Geopark Global UNESCO baru, menilai dan mengesahkan usulan, serta penilaian-ulang (revalidasi) dan perpanjangan.

Komite Nasional Geopark juga mengamati setiap misi penilaian (evaluasi) atau penilaian-ulang, mempromosikan kerjasama internasional di antara Geopark Global UNESCO, menyediakan informasi di tingkat nasional tentang keberadaan Jaringan Global dan Jaringan Regional Geopark Global UNESCO. Komite ini juga memulai serta mendukung strategi dan tindakan pembangunan berkelanjutan Geopark Global UNESCO, dan lain-lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 20:12 WIB

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata

Lifestyle | Minggu, 09 Agustus 2026 | 09:10 WIB

Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?

Sangkulirang-Mangkalihat Dibidik Jadi Geopark Nasional, Bisakah Jaga Alam dan Warga?

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 10:59 WIB

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Heboh Video Menpar Widiyanti Diduga Pakai Sepatu Masuk Masjid

Video | Senin, 04 Mei 2026 | 18:00 WIB

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Siapa Sebenarnya Saleh Daulay? Pria yang Cecar Menpar Widiyanti saat Rapat DPR Soal Anggaran

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 08:05 WIB

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

Dampak Konflik Timur Tengah, Pariwisata RI Terancam Kehilangan Devisa Rp184 Miliar Per Hari

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 14:26 WIB

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

Menpar Fokuskan Pariwisata Berkualitas, Capaian 2025 Lampaui Target dengan 15,39 Juta Wisman

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:11 WIB

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

Tatap Tourism 5.0, Kemenpar Beberkan 6 Tren Global dan 5 Program Unggulan Pariwisata 20252026

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 18:03 WIB

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

Jawaban Menpar Widiyanti Usai Diberi Nilai 50 Oleh Anggota DPR: Subjektif, Cuma Satu Orang

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 19:33 WIB

Terkini

Tunda Beli Brio dan Agya, Tengok Harga dan Iritnya Toyota Camry Hybrid 2013

Tunda Beli Brio dan Agya, Tengok Harga dan Iritnya Toyota Camry Hybrid 2013

Otomotif | Kamis, 24 September 2026 | 14:03 WIB

Geger Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Menko Yusril Persilakan Media Liput ke Lokasi

Geger Temuan Ombudsman di Lapas Cibinong, Menko Yusril Persilakan Media Liput ke Lokasi

News | Kamis, 24 September 2026 | 14:02 WIB

Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof yang Benar agar Kulit Tidak Bruntusan

Cara Membersihkan Sunscreen Waterproof yang Benar agar Kulit Tidak Bruntusan

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 14:02 WIB

Review Serial Kartu Keluarga, Pernikahan Palsu yang Bikin Gregetan

Review Serial Kartu Keluarga, Pernikahan Palsu yang Bikin Gregetan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 14:00 WIB

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Label Halal Kini Jadi Pertimbangan Konsumen Memilih Produk

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:59 WIB

7 Rekomendasi Cushion Korea dengan Hasil Glowing Mulai Rp100 Ribuan

7 Rekomendasi Cushion Korea dengan Hasil Glowing Mulai Rp100 Ribuan

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:58 WIB

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Undang Sejumlah Akademisi ke Istana, Ini yang Dibahas

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:53 WIB

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Sakit Misterius, Joan Mir Absen Sampai MotoGP Indonesia 2026

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Bagaimana Cara Cek Nomor HP Sendiri? Ini Panduan Lengkap untuk Semua Operator

Tekno | Kamis, 24 September 2026 | 13:50 WIB

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

PT DKI Kurangi Uang Pengganti Nadiem Makarim Jadi Rp548,7 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:49 WIB

×