Suara.com - Hari Belanja Online Nasional (harbolnas) 2018 akhirnya datang juga. Hari ini, Rabu (12/12/2018) menjadi hari penting bagi masyarakat Indonesia untuk belanja berbagai barang kebutuhan secara online dengan harga menarik.
Ya, semua e-commerce berkompetisi menawarkan berbagai promo menarik. Mulai dari cash back, diskon hingga 99 persen, buy one get one, gratis ongkir, dan masih banyak lagi. Tentunya kesempatan ini tidak mungkin disia-siakan bagi mereka yang doyan belanja, khususnya ibu-ibu.
Nah, bagi Anda para ibu milenial yang nggak mau ketinggalan kesempatan ini, pastinya sudah punya list barang belanjaan yang akan dibeli. Mulai dari kebutuhan diri sendiri, keluarga, suami, dan anak-anak.
Bagi para ibu milenial yang mengajak anak-anak merayakan harbolnas dengan membuat wishlist belanjaan, Psikolog Anak Ayoe Sutomo M.Psi., mengingatkan jangan sampai perayaan sekali setahun ini membuat anak jadi pribadi konsumtif.
“Bagi ibu-ibu memang harbolnas ini ajang ‘mumpung’ sih ya, kapan lagi bisa membeli barang kebutuhan anak dengan harga yang lebih murah. Jadi ini juga dijadikan kesempatan kepada si kecil untuk memilih barang apa yang mereka inginkan,” kata Ayoe saat ditemui Suara.com belum lama ini Jakarta.
Akan tetapi, sambungnya, kalau nanti jadi membuat anak jadi konsumtif kan kasihan. Makanya perlu arahan dari orangtua sendiri untuk menentukan kebutuhannya.
“Mengajak anak ikutan harbolnas, sudah ada satu poin plus yang didapat si kecil, mereka jadi tahu tanggal ada hari belanja nasional, wawasan anak bertambah. Kemudian bisa menjadi cara mengajarkan anak menabung jika ingin ikutan harbolnas,” katanya.
Ayoe menuturkan, sebelum 12.12 ibu bisa mengajak mengumpulkan uang sejak beberapa bulan sebelumnya agar bisa membeli barang yang mereka inginkan. Dengan menabung anak-anak juga belajar disiplin mengelola uang.
“Selain itu, ajang ini menjadi kesempatan orangtua untuk mengingatkan anak bahwa tidak semua yang mereka inginkan bisa didapat. Kalau uangnya tidak cukup, anak jadi belajar mengontrol keinginan dirinya. Kalau pun barang yang diinginkan anak lebih murah, mungkin keinginannya bisa dibatasi,” papar Ayoe lagi.
Dengan membatasi keinginan anak, ada pelajaran tambahan lagi yang didapat, yaitu belajar negosiasi. Di samping itu anak-anak juga belajar bilangan harga.
“Intinya meski ada banyak promo, orangtua harus tetap membatasi. Sebab kalau terlalu renggang dengan memberi kebebasan anak belanja, maka yang terjadi nanti anak-anak akan sulit struggling ketika menginginkan sesuatu tetapi tidak bisa mendapatkannya sendiri,” pungkasnya.
Itulah tips mengajak anak merayakan Harbolnas 2018, tapi tidak konsumtif.