Perawatan Kecantikan Ini Masih Jadi Favorit di 2019

Selasa, 25 Desember 2018 | 09:00 WIB
Perawatan Kecantikan Ini Masih Jadi Favorit di 2019
Ilustrasi botox dan filler. (Shutterstock)

Suara.com - Jelang awal tahun tentu Anda sudah penasaran mengenai tren terkini yang akan menghampiri di 2019 mendatang. Nah, khusus untuk tren perawatan kecantikan, Suara.com memiliki bocorannya untuk Anda.

Disampaikan pakar kecantikan dari NMW Clinic, dr. Nataliani Mawardi, Dipl. CIBTAC, tren perawatan kulit seperti botox dan filler masih diminati oleh kalangan kaum hawa di Indonesia karena pengaruh dari publik figur berpengaruh di Indonesia maupun dunia.

Bahkan, meski tren botox dan filler sudah cukup populer di sepanjang 2018, menurut dr. Nataliani, di 2019 trennya akan semakin banyak. Kaum hawa juga menurutnya semakin tak ragu untuk menjalani perawatan ini demi mendapatkan tampilan yang didambakannya.

"Mereka nggak takut akan botox, filler, atau thread lift. Kesadarannya untuk penampilan selalu prima sudah tidak mungkin hanya mengandalkan krim oles. Apalagi kan seiring berjalannya umur, terjadi loss volume. Kalau laser saja kurang maksimal," ujar dr. Nataliani di NMW Clinic Cibubur belum lama ini.

Selain untuk memancungkan hidung atau mengisi bagian wajah yang tampak kendur, Nataliani menyinggung perawatan terkini untuk mengatasi kesan 'looks angry' atau 'wajah galak' lewat tindakan botox. Menurut dia, hal ini bisa terjadi seiring dengan pertambahan usia sehingga kerutan halus di beberapa bagian wajah tampak kentara jelas.

"Kita sebutnya looks angry. Jadi area kerutan di beberapa bagian wajah seperti di bawah bibir dan di dahi, lalu dagu terlihat menjorok ke dalam itu bikin ekspresi terlihat seperti sedang marah," ujar dia.

Menurut dia, kabar baiknya raut wajah seperti ini bisa diminimalkan dengan melakukan tindakan botox. Di NMW Clinic, kata dr. Nataliani, bisa dilakukan hanya dalam waktu lima menit. Perawatan ini berlaku bagi mereka yang memiliki kerutan yang kentara jelas.

"Cara alaminya bisa dengan banyak berlibur. Terus banyakin ketawa, jangan terlalu stres. Untuk tindakan non invasif bisa radiofrekuensi. Tapi ini hanya untuk maintanance. Jadi kalau kerutannya dalam, tetap efektifnya di botox," tambah dia.

Meski demikian, Nataliani mengatakan bahwa kesan natural tetap menjadi dambaan terbesar kaum hawa usai menjalani perawatan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para dokter untuk meningkatkan kapasitasnya.

Baca Juga: Heboh! Lirik Lagu Seventeen Ini Seakan Menggambarkan Kondisi Ifan Sekarang

Dr. Nataliani juga memprediksi bahwa di 2019, uang bukan halangan bagi kaum hawa untuk mempercantik penampilannya. Namun di samping itu, kesadaran mereka untuk memilih klinik kecantikan yang kredibel juga meningkat.

"Mereka nggak keberatan dengan pengeluaran yang besar. Tapi yang mereka khawatirkan lebih ke ini perawatan ada efeknya nggak ya, dan siapa operatornya. Apalagi tidak semua dokter bisa melakukan perawatan kecantikan, apalagi kalau belum mendapat sertifikasi," tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI