Siap Jaring Wisman, Kemenpar Bikin Sales Mission Hot Deal di Cina

MN Yunita

Selasa, 25 Desember 2018 | 18:00 WIB
Siap Jaring Wisman, Kemenpar Bikin Sales Mission Hot Deal di Cina
Kemenpar gelar Sales Mission Hot Deal di dua kota di Cina. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus melakukan penetrasi ke pasar wisatawan Cina. Salah satunya dengan menggelar Sales Mission Hot Deal. Kegiatan ini akan dilaksanakan di dua kota sekaligus, Changsa dan Wuhan.

Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Regional I (Great China) Kementerian Pariwisata, Vinsensius Jemadu program ini bekerja sama dengan Tripean dari Cina.

"Paket hot deal adalah paket wisata yang dikemas dengan harga terjangkau namun tetap memperhatikan kualitas layanan dan atraksi wisatanya. Kita menargetkan dapat menjual sekitar 9.000 paket pada program kali ini," jelas Vinsensius, Senin (14/12/2018).

Lelaki yang akrab di sapa VJ tersebut menambahkan, program ini merupakan langkah strategis. Terlebih lagi ada perubahan karakteristik wisman Cina. Di mana sebelumnya bersifat mass tourism, global, conventional, passive tourist, leisure, serta group traveller, kini beralih ke special interest, local, digital, active/participation, experience, dan independent traveller.

Cina juga merupakan pasar potensial pariwisata Indonesia. Terbukti, tingkat kunjungan wisman Cina ke Indonesia selama tiga tahun terakhir terus meningkat. Pada tahun 2015, Cina menyumbang wisatawan sebanyak 1.141.350 orang. Angka tersebut naik menjadi 1.452.971 orang di tahun 2016.

Begitu juga dengan tahun 2018. Wisatawan Cina mendominasi dengan menyumbang 1976.728 orang. Bukan itu saja, tingkat pertumbuhan ekonomi masyarakat Tiongkok juga cukup tinggi, mencapai 7 % - 9 %.

"Namun hingga saat ini jumlah masyarakat Cina yang melakukan perjalanan wisata ke Indonesia masih relatif sedikit. Ini yang harus terus kita tingkatkan dengan hard selling seperti ini," tambah VJ.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengungkapkan, jika pasar wisatawan Cina sangat potensial untuk dikembangkan. Pasalnya outbound wisatawan Cina selalu terkoreksi positif setiap tahunnya. Tercatat, jumlah outbound mereka mencapai 130 juta orang pada 2017.

Selain itu jumlah spending mereka juga tidak sedikit. Mereka menghabiskan bujet besar hingga RMB 115,29 Miliar atau Rp 242,109 Triliun. Data ini mengacu pada International Luxury Travel Market Asia (ILTMA).

baca juga

"Wisatawan Tiongkok sangat royal berbelanja di pasar global. Kemampuan rata-rata spending mereka mencapai USD 1.139 per trip atau setara Rp 15,9 juta. Ini tentu menjadi acuan yang bagus untuk meraup pundi-pundi devisa kita," kata Arief.

Untuk itu, Kemenpar harus terus memaksimalkan setiap kesempatan untuk menggarap pasar Cina. Apalagi banyak negara yang bersaing masuk ke sana.
"Dengan berbagai sales mission yang gencar, kita bisa makin masuk lebih dalam ke pasar Cina dan mengetahui keinginan pasar. Dan pastinya semua informasi terakhir terkait destinasi akan disampaikan secara gamblang” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

×