“Strategi pemulihan ini dilakukan saat masa tanggap darurat selama 14 hari selesai. Yang kita pulihkan adalah SDM dan kelembagaannya. Baru kita masuk ke strategi pemulihan pemasaran dan destinasi terdampak. Sesudah itu, kita berikan trauma healing bagi masyarakat sekitar destinasi wisata, termasuk para pekerja di sektor industri pariwisata. Seperti pegawai-pegawai hotel, komunitas dan Industri pariwisata itu sendiri,” paparnya.