Bagaimana Tahun baru Imlek Dirayakan di China? Ini Faktanya

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Rabu, 30 Januari 2019 | 07:15 WIB
Bagaimana Tahun baru Imlek Dirayakan di China? Ini Faktanya
Iustrasi fakta Tahun Baru Imlek.[Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Tahun Baru Imlek menjadi festival terpenting bagi masyarakat China, Setiap tahunnya bahkan dirayakan oleh lebih dari 20 persen populasi di seluruh dunia.

Ada begitu banyak serba-serbi mengenai Tahun Baru Imlek yang tahun ini jatuh pada 5 Februari 2019 atau yang disebut sebagai Tahun Babi Tanah. Nah, berikut beberapa fakta menarik yang mungkin belum Anda ketahui tentang Tahun Baru Imlek.

1. Tahun Baru Imlek juga dikenal sebagai Festival Musim Semi

Di China, Anda akan mendengar kata chunjie, atau Festival Musim Semi. Meski suhu terbilang masih sangat dingin, tetapi hari libur Tahun Baru Imlek menandai akhir dari musim dingin. Orang-orang menyambut musim semi dan biasanya mereka menandainya dengan penanaman dan panen, awal baru dan awal baru.

2. Tidak ada tanggal pasti untuk menetapkan Tahun Baru Imlek

Tidak seperti hari libur barat seperti Thanksgiving atau Natal, yang sudah memiliki tanggal pasti, Tahun Baru Imlek berkisar dari 21 Januari hingga 20 Februari. Pada 2019, festival ditetapkan pada 5 Februari.

Kalender lunar masih sangat penting di China, meskipun secara resmi telah dipindahkan ke kalender Gregorian seperti bagian dunia lainnya. Semua liburan tradisional dan hari-hari seperti Winter Solstice dirayakan. Beberapa orang masih menghitung hari ulang tahun dan usia mereka sesuai dengan kalender lunar juga!

3. Ini adalah hari untuk berdoa kepada para dewa

Festival Musim Semi pada awalnya adalah hari seremonial untuk berdoa kepada para dewa untuk musim tanam dan panen yang baik. Sebagai masyarakat agraris, panen adalah segalanya. Orang-orang juga berdoa kepada leluhur mereka, karena mereka diperlakukan sebagai dewa.

baca juga

4. Melawan monster

Tetapi mitos itu jauh lebih menarik. Menurut salah satu legenda, ada monster bernama Nian. Dia akan datang setiap Malam Tahun Baru. Kebanyakan orang akan bersembunyi di rumah mereka. Tetapi ada seorang anak laki-laki cukup berani untuk melawannya menggunakan petasan.

Keesokan harinya, orang-orang merayakan kelangsungan hidup mereka dengan menyalakan lebih banyak petasan. Dan hal inilah yang kemudian menjadi bagian penting dari Festival Musim Semi.

5. Menyiapkan petasan atau kembang api terbesar

Seperti dalam mitos tentang Nian, petasan seharusnya menakuti monster dan nasib buruk. Jadi orang-orang tetap terjaga di Malam Tahun Baru Imlek dan menyalakan petasan atau kembang api pada tengah malam. Di pagi hari, petasan digunakan lagi untuk menyambut tahun baru dan harapan semoga sukses.

Di malam itu juga, banyak orang membakar uang kertas palsu dan mencetak batangan emas untuk menghormati orang yang mereka cintai yang sudah meninggal. Mirip dengan liburan Chuseok Korea atau Hari Meksiko Deadtraditions, mereka percaya persembahan akan membawa keberuntungan bagi nenek moyang mereka di akhirat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Rangkaian Acara Grand Galaxy Park Sambut Imlek

Ini Rangkaian Acara Grand Galaxy Park Sambut Imlek

Press Release | Kamis, 24 Januari 2019 | 11:01 WIB

Masak Ikan untuk Mertua, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi

Masak Ikan untuk Mertua, Pasangan Suami Istri Ditangkap Polisi

Lifestyle | Kamis, 24 Januari 2019 | 08:05 WIB

Sambut Imlek, Inilah 5 Shio Paling Beruntung di 2019

Sambut Imlek, Inilah 5 Shio Paling Beruntung di 2019

Lifestyle | Kamis, 24 Januari 2019 | 07:05 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×