5 Kebiasaan Remeh yang Bisa Hancurkan Hubungan

Silfa Humairah Utami

Rabu, 06 Februari 2019 | 16:10 WIB
5 Kebiasaan Remeh yang Bisa Hancurkan Hubungan
Ilustrasi pasangan konflik, bertengkar, saling meluapkan kemarahan. (Shutterstock)

Suara.com - Lima Kebiasaan Remeh yang Bisa Hancurkan Hubungan.

Tanpa disadari bahasa tubuh dan kebiasaan tertentu yang dilakukan pada pasangan bikin hubungan bisa hancur.

Ini berbagai tindakan dan kebiasaan sepele yang ternyata bisa menghancurkan hubungan secara perlahan, antara lain dilansir dari Hello Sehat :

1. Memutar mata saat bicara

Anda mungkin tidak sadar pernah melakukan hal ini ketika pasangan tengah berbicara, atau justru memergoki pasangan yang melakukannya ketika Anda sedang berbicara.

Meski kesannya sepele, jangan main-main dengan bahasa tubuh. Setiap gerak-gerik yang Anda tunjukkan punya maknanya masing-masing. Menyeret atau memutar mata merupakan cara pasif agresif alam bawah sadar Anda untuk mengekspresikan cibiran, cemoohan, kejengkelan, ketidaksetujuan, hingga bahkan menghina atau merendahkan lawan bicara. Memutar mata juga secara tidak langsung menunjukkan bahwa Anda sudah tidak ingin lagi membuang-buang waktu.

Apabila Anda memang keberatan atau tidak menyetujui apa yang dibicarakan oleh pasangan, sebaiknya jangan biasakan langsung bereaksi. Tarik napas dan pejamkan mata dulu, kemudian hela napas dalam hitungan 10 pelan-pelan sebelum mengutarakan isi hati Anda.

2. Diam tidak merespons

Banyak pasangan yang memilih saling mendiamkan satu sama lain saat bertengkar. Anda mungkin memilih untuk diam sampai tercipta suasana yang lebih tenang dan kondusif, sekaligus juga untuk memberi waktu bagi masing-masing pihak berpikir jernih.

baca juga

Ini tidak ada salahnya, tapi bukan berarti Anda lantas jadi mengabaikan dan sama sekali tidak merespons apa pun yang dilakukan atau dikatakan pasangan. Bersikap dingin dan tak acuh juga tidak baik bagi masa depan hubungan Anda berdua.

Saling mendiamkan satu sama lain bisa memutus komunikasi. Padahal komunikasi adalah fondasi penting untuk membangun hubungan apa pun, termasuk percintaan. Bersikap tak acuh pada pasangan akan membuatnya mengambil keputusan sepihak yang belum tentu tepat untuk menyelesaikan masalah.

Jadi jika Anda memang butuh waktu menyendiri, sebaiknya beri tahu pasangan dulu. Kemudian sepakati bersama mengenai waktu yang tepat untuk bertemu kembali dan berdiskusi soal solusi terbaiknya. Begini lebih baik dibanding Anda mengabaikannya sama sekali tanpa kejelasan.

3. Meninggalkan hobi demi pasangan

Setiap orang tentu ingin menghabiskan waktu lebih banyak dengan pasangannya. Ini bisa menguatkan ikatan batin dan kemesraan antara Anda berdua.

Meski begitu, bukan berarti Anda jadi mengorbankan seluruh waktu Anda hanya untuk bersamanya sampai-sampai memilih untuk tidak hangout bersama teman atau sekadar ke salon dan makan malam bersama keluarga.

Lama-lama, tindakan Anda dapat membuatnya “gerah”. Tidak ada satu pun orang yang mau punya pacar clingy dan posesif, yang selalu membatasi segala gerak-gerik kita setiap hari. Di sisi lain, kebiasaan “nempel terus kayak perangko” juga lama-lama merusak hubungan, membuat Anda jenuh sehingga memilih untuk mengakhirinya.

Sebaiknya bicarakan lebih lanjut bersama pasangan untuk menyepakati jadwal kencan dan jadwal untuk “me time” masing-masing agar tidak bentrok. Waktu pribadi adalah adalah hak yang ada dan tentunya harus dihargai.

4. Sikap “sebodo amat” dan bikin kesimpulan sendiri

Sudah berbulan-bulan atau bahkan tahunan menjalin asmara, Anda mungkin juga sudah sangat paham dengan segala gelagat dan kebiasaan masing-masing sebaik mengenal diri sendiri. Segala topik pembicaraan pun rasanya sudah Anda kupas tuntas bersamanya sehingga tidak tahu apa lagi yang bisa dibuat bahan obrolan.

Bahkan mungkin Anda juga tanpa sadar jadi menoleransinya saat hati sudah kepalang dongkol dan beralasan “Ah sudahlah, memang dia orangnya begitu.”

Ingat, komunikasi adalah kunci asmara yang langgeng. Rasa ingin tahu bisa melatih kelancaran komunikasi antara Anda pasangan.

Ketidakingintahuan ini juga membuat Anda atau pasangan jadi terbiasa mengambil kesimpulan sendiri, yang dapat berujung pada kesalahpahaman dan merusak hubungan pada akhirnya.

5. Tidak mau curhat ke pasangan sendiri

Semakin lama Anda berdua menjalin hubungan, pasti ada banyak unek-unek yang menumpuk di dalam hati. Misalnya, kebiasaan pasangan yang boros membuat Anda kesal. Belum lagi ditambah unek-unek seputar kehidupan masing-masing.

Ingatlah bahwa menjalin hubungan asmara itu selayaknya hubungan kemitraan. Jika ingin hubungan berumur panjang, Anda perlu memberitahukan apa yang Anda rasakan. Ini bisa menjadi bahan bagi Anda dan pasangan untuk introspreksi diri dan saling menutupi kekurangan masing-masing.

Jangan sampai Anda memendam emosi tersebut terlalu lama. Pasalnya, semua emosi yang Anda rasakan tersebut dapat membuat Anda meledak dan akhirnya memilih untuk mengakhiri hubungan.

Jadi penting untuk menjaga hubungan dengan tidak melakukan gerakan tubuh dan kebiasaan yang dapat menghancurkan hubungan dengan pasangan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kapan Waktu Ideal untuk Liburan Bersama Pasangan Baru?

Kapan Waktu Ideal untuk Liburan Bersama Pasangan Baru?

Lifestyle | Rabu, 06 Februari 2019 | 10:43 WIB

Pasangan Egois di Ranjang, Ini Cara Mengatasinya

Pasangan Egois di Ranjang, Ini Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 05 Februari 2019 | 20:05 WIB

Sebelum Harganya Naik, Yuk Persiapkan Kado Valentine Kamu

Sebelum Harganya Naik, Yuk Persiapkan Kado Valentine Kamu

Bisnis | Selasa, 05 Februari 2019 | 11:17 WIB

Terkini

Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat

Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:20 WIB

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:19 WIB

Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya

Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:19 WIB

Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas

Hasto Kritik Pembentukan URI, Jangan Tumpang Tindih dengan Lemhannas

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:16 WIB

7 HP 5G Rp3 Jutaan Terbaik, Spek Premium untuk Multitasking dan Hiburan

7 HP 5G Rp3 Jutaan Terbaik, Spek Premium untuk Multitasking dan Hiburan

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:15 WIB

Apa itu Flek Hitam dan Bagaimana Serum Bisa Mengatasinya?

Apa itu Flek Hitam dan Bagaimana Serum Bisa Mengatasinya?

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:15 WIB

5 Sepatu Lari Brand Lokal di Bawah Rp500 Ribuan, Bisa untuk Laki-laki dan Perempuan

5 Sepatu Lari Brand Lokal di Bawah Rp500 Ribuan, Bisa untuk Laki-laki dan Perempuan

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:15 WIB

Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral

Estetika Visual atau Trik Bisnis? Membongkar Praktik Shrinkflation di Balik Porsi Mini Kafe Viral

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:11 WIB

Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan

Nasib Gen Z di Jalur Gaza, Sarjana Pengangguran Bergantung Hidup dari Bantuan Kemanusiaan

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:03 WIB

Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang

Sudah Lama Dinanti, Peserta Sambut Antusias Turnamen Sepak Bola Bergengsi di Tangerang

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 15:02 WIB

×