Pentingnya Mengenalkan Anak pada Budaya Indonesia Sejak Dini

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Sabtu, 16 Februari 2019 | 17:30 WIB
Pentingnya Mengenalkan Anak pada Budaya Indonesia Sejak Dini
Talkshow 'Pentingnya Mencintai Budaya Indonesia dalam Keluarga' di Museum Nasional, Sabtu (16/2/2019). (Suara.com/Firsta Putri Nodia)

Suara.com - Pentingnya Mengenalkan Anak pada Budaya Indonesia Sejak Dini.

Di tengah terjangan budaya asing, orangtua memiliki pekerjaan rumah yang berat untuk mengenalkan budaya Indonesia pada anak-anaknya. Apalagi jika sejak kecil anak tidak dikenalkan dengan budaya sendiri, maka akan sulit membuatnya mencintai bangsa dan negaranya.

Itu sebabnya menurut, Psikolog anak dan keluarga, Ayoe P Sutomo, ragam budaya bangsa harus diperkenalkan pada anak sejak kecil. Apalagi Indonesia terdiri dari ribuan pulau yang membuat seni budayanya semakin beragam. Ada banyak jenis tari, pakaian, hingga kesenian daerah yang dimiliki Indonesia.

"Mau anak mencintai budaya Indonesia dan tahu betapa bagusnya budaya kita tapi kalau keluarga atau orangtuanya sendiri nggak tahu itu akan sukit. Sehingga pengenalan budaya ini harus dimulai dari keluarga," ujar Ayoe dalam talkshow 'Pentingnya Mencintai Budaya Indonesia dalam Keluarga' di Museum Nasional, Sabtu (16/2/2019).

Ayoe menambahkan, pengenalan akan budaya bangsa bisa dimulai dengan nilai terkecil seperti sopan santun dan etika seperti mengucapkan terima kasih pada orang yang memberi bantuan kepada kita. Ketika budaya dasar ini sudah melekat di diri anak, maka orangtua akan lebih mudah mengenalkan anak pada ragam seni budaya lainnya.

"Anak bisa diikutkan dengan ekstrakurikuler tari daerah atau jenis seni lainnya. Bisa dengan sering mengunjungi museum bersama anak, dan berbagai jenis kegiatan lainnya," ujar Ayoe.

Ketika memahami betapa beranekaragamnya budaya yang dimiliki Indonesia, maka anak, kata Ayoe akan percaya diri bahwa bangsanya hebat. Ia tak akan terpengaruh dengan paparan budaya asing karena merasa bahwa budaya di bangsanya sendiri sangat bagus dan beragam.

"Rasa percaya diri ini yang membawa anak pada kesuksesan," imbuh Ayoe.

Pengenalan budaya ini, kata Ayoe bisa dimulai sejak anak usia tiga tahun. Biarkan anak memilih jenis kesenian yang ia sukai dan ingin digeluti. Ketika anak menyukai tari daerah maka berikan kesempatan baginua untuk mengeksplor lebih jauh dengan mengikutsertakannya pada les tari atau ekstrakurikuler di sekolah.

baca juga

"Kalau nanti tiba-tiba berubah, nggak mau tari, maunya main teater ya nggak masalah. Kalau tidak pernah memberikan kesempatan itu bagaimana kita bisa anak melatih percaya diri anak," ujar Ayoe.

Dalam kesempatan yang sama, Pendiri Komunitas Perempuan Pelestari Budaya, Diah Kusumawardhani Wijayanti mengatakan bahwa memberikan anak kesempatan untuk memilih jenis seni yang disukainya sangat penting dalam melatih tanggung jawabnya. Dukungan orangtua menurutnya penting agar anak percaya diri dalam menentukan pilihannya.

"Ketika anak pilih A, dia akan menerima konsekuensinya dan belajar dari pilihan tersebut. Jadi memberi anak kesempatan untuk bertanggung jawab," tandas dia.

Jadi yuk kenalkan anak sejka dini pada budaya Indonesia dan seninya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Meluncur, Stok Unit BMW C 400 X Masih Terbatas

Resmi Meluncur, Stok Unit BMW C 400 X Masih Terbatas

Otomotif | Sabtu, 16 Februari 2019 | 15:00 WIB

Keren, BMW C 400 X Tiba di Indonesia, Harganya Rp 259 Juta

Keren, BMW C 400 X Tiba di Indonesia, Harganya Rp 259 Juta

Otomotif | Sabtu, 16 Februari 2019 | 10:46 WIB

Komunitas Happy Eater, Galakkan Pola Makan Menyenangkan bagi si Kecil

Komunitas Happy Eater, Galakkan Pola Makan Menyenangkan bagi si Kecil

Lifestyle | Sabtu, 16 Februari 2019 | 10:32 WIB

Ini 5 Tempat Wisata Keluarga di Jogja yang Ramah Anak

Ini 5 Tempat Wisata Keluarga di Jogja yang Ramah Anak

Lifestyle | Jum'at, 15 Februari 2019 | 19:00 WIB

Terkini

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Di Balik Lonjakan Surplus Perdagangan: Impor Melambat, Produksi Tertekan

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:31 WIB

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Guyub Warga Bantul di Bekasi Rayakan HUT ke-45 Warkaban

Foto | Senin, 05 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Kevin Diks Bawa Kabar Sedih dari Jay Idzes Jelang Timnas Indonesia vs Thailand

Bola | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:54 WIB

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

Prabowo Minta Bakom Buka Telinga Lebar-lebar, Keluhan Rakyat Harus Sampai ke Istana

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:30 WIB

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Mici Dewi Paramita: Glow Up Bukan Berarti Harus Jadi Orang Lain

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:13 WIB

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

WALHI dan Eiger Bicara soal Menjaga Alam, dari Kritik hingga Kolaborasi

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Kabut Asap Palembang Makin Pekat, 31 Penerbangan di SMB II Terganggu hingga Kuala Lumpur

Sumsel | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Rutan Depok Laporkan Dugaan Keterlibatan Petugas ke Polisi, 22 Warga Binaan Turut Diperiksa

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Geger Video Diduga Pesta Narkoba di Rutan Depok, Barang Terlarang Lolos Masuk Sel

Jabar | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:27 WIB

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

Polisi Masih Selidiki Kematian Siswa SD di Pemalang, Autopsi Telah Dilakukan

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:10 WIB

×