Wah, Alat Kontrasepsi Ini Ditempel di Perhiasan untuk Cegah Kehamilan

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Kamis, 28 Maret 2019 | 11:30 WIB
Wah, Alat Kontrasepsi Ini Ditempel di Perhiasan untuk Cegah Kehamilan
Ilustrasi alat kontrasepsi bisa ditempel di perhiasan untuk cegah kehamilan. (Unsplash)

Suara.com - Wah, Alat Kontrasepsi Ini Ditempel di Perhiasan untuk Cegah Kehamilan.

Perempuan yang mengonsumsi pil kontrasepsi pasti tahu, bagaimana rasanya khawatir mengalami kehamilan yang tidak diinginkan jika mereka lupa sedikit saja meminum pil tersebut.

Belum lagi masalah alat kontrasepsi lainnya seperti IUD yang nyeri atau kondom yang sering dihindari karena ketidaknyamanan saat bercinta.

Untuk menjawab permasalahan jenis kontrasepsi yang terbatas, ilmuan di Georgia Institute of Technology telah membuat patch perekat yang bisa menempel pada perhiasan Anda untuk mencegah kehamilan.

Jadi, alat kontrasepsi satu ini dapat Anda tempelkan ke cincin, jam tangan atau kalung. Bagaimana bisa? Dalam tempelan patch kontrasepsi yang melekat pada perhiasan, ada obat berupa hormon kontrasepsi dapat yang diserap ke dalam tubuh melalui kulit.

Anting-anting akan dilepas pada malam hari dan patch kontrasepsi perlu diubah secara berkala, mungkin sekitar seminggu sekali. Meski teknik kontrasepsi belum diuji pada manusia tetapi tes awal menunjukkan mungkin dapat memberikan hormon dalam jumlah yang cukup untuk mencegah kehamilan.

Sejauh ini, alat kontrasepsi tersebut telah diuji pada telinga babi dan tikus berbulu. Uji tempel berukuran sekitar satu sentimeter persegi dan mengandung hormon levonorgestrel dipasang di bagian belakang anting-anting dan dioleskan pada kulit.

Untuk mensimulasikan pelepasan anting-anting saat tidur, para peneliti menerapkan patch selama 16 jam, kemudian melepasnya selama delapan jam. Begitu sampai di kulit, obat itu bisa berpindah ke aliran darah dan bersirkulasi melalui tubuh.

Pengujian menunjukkan bahwa meskipun kadar hormon turun ketika anting-anting dilepas, patch dapat menghasilkan jumlah hormon yang diperlukan dalam aliran darah. Patch anting-anting terdiri dari tiga lapisan, satu lapisan tidak tembus cahaya, termasuk perekat untuk menahannya di bagian belakang anting-anting atau perhiasan lain.

baca juga

Dr Mark Prausnitz, seorang Profesor dan J. Erskine Love Jr.Chair di School of Chemical and Biomolecular Engineering di Georgia Institute of Technology mengatakan, semakin banyak pilihan kontrasepsi yang tersedia, semakin besar kebutuhan perempuan dapat dipenuhi.

"Karena memakai perhiasan mungkin sudah menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari perempuan, teknik ini dapat memfasilitasi kepatuhan dengan rejimen obat. Teknik ini bisa lebih efektif memberdayakan beberapa perempuan untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan," kata dia.

Lebih lanjut, Dr Mark Prausnitz mengatakan timnya mengambil teknologi mapan ini, menjadikan patch lebih kecil dan menggunakan perhiasan untuk membantu menerapkannya.

"Kami pikir perhiasan kontrasepsi dapat menarik dan dapat bermanfaat bagi perempuan di seluruh dunia," tutup dia.

Keuntungan menggabungkan hormon kontrasepsi ke dalam perhiasan secara universal adalah dapat seseorang dapat menempelkan patch tersebut di mana saja.

"Seorang perempuan dapat memperoleh bagian belakang anting-anting yang penuh obat ini dan kemudian menggunakannya dengan berbagai perhiasan yang mungkin ingin dikenakannya," kata dia.

Karena itu, kata dia, pihaknya harus memastikan bahwa konsep perhiasan kontrasepsi ini adalah sesuatu yang benar-benar diinginkan dan digunakan perempuan untuk mencegah kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Kelebihan Mengonsumsi Pil KB, Ketimbang Alat Kontrasepsi Lain

Ini Kelebihan Mengonsumsi Pil KB, Ketimbang Alat Kontrasepsi Lain

Health | Selasa, 26 Maret 2019 | 10:20 WIB

Pernyataan Tengku Zulkarnain Minta Maaf soal Alat Kontrasepsi di RUU PKS

Pernyataan Tengku Zulkarnain Minta Maaf soal Alat Kontrasepsi di RUU PKS

News | Selasa, 12 Maret 2019 | 12:47 WIB

Rahimnya Disebut Setipis Kertas, Wanita Ini Pernah 17 Kali Aborsi

Rahimnya Disebut Setipis Kertas, Wanita Ini Pernah 17 Kali Aborsi

Health | Kamis, 28 Februari 2019 | 06:05 WIB

Terkini

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Pencarian Hari Ketujuh Jurnalis Hilang, Tim SAR Fokus ke Wilayah Ditemukannya Life Jacket

Video | Senin, 14 September 2026 | 20:05 WIB

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Dibalik Pencopotan Purbaya: Ada Andil Bos Pajak-Bea Cukai dan Geng SMI?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 20:03 WIB

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

Siswi Yang Diduga Hilang Ingatan Karena Keracunan MBG Dirujuk ke RSCM, Ahli Turun Tangan

News | Senin, 14 September 2026 | 19:58 WIB

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Dukung Tumbuh Kembang Anak Sungai Rebo, Kilang Plaju Salurkan PMT di Posyandu Asparagus

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:56 WIB

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

×