Mengenal 4 Rahasia Kabin Pesawat yang Jarang Dibicarakan

Dany Garjito, Aditya Prasanda

Kamis, 23 Mei 2019 | 14:17 WIB
Mengenal 4 Rahasia Kabin Pesawat yang Jarang Dibicarakan
Ilustrasi kabin pesawat. (Pixabay/Stock Snap)

Lubang kecil ini juga difungsikan agar jendela tidak mudah berembun kala disergap kabut.

Sementara lapisan kaca di bagian tengah berfungsi sebagai pelapis jika lapisan terluar retak akibat tekanan udara.

Meja, karpet dan kantung belakang pesawat mengandung jutaan kuman

(Pixabay Joenomias)
(Pixabay Joenomias)

Pernah melihat majalah dan panduan instruksi keselamatan terselip pada kantung fleksibel, di bagian belakang kursi, tepat di hadapanmu duduk tatkala mengudara bersama pesawat?

Kantung fleksibel tersebut kerap menampung benda seukuran majalah, air sickness bag, panduan instruksi keselamatan, botol air minum hingga ponsel yang tengah di-charge.

Yang tidak banyak orang tahu adalah kantung ini disinyalir sebagai salah satu tempat paling kotor di dalam pesawat.

Para awak kabin pun dinilai tidak memiliki waktu yang cukup untuk membersihkan kantung itu. Terlebih pada pesawat dengan jam terbang nan begitu pepat.

Hal ini menyebabkan kantung kursi pesawat disesaki bermacam kuman tak kasat mata semacam bakteri MRSA yang dapat menyebabkan iritasi pada kulit.

Sebuah studi yang dirilis Auburn University Alabama menyebut bakteri MRSA sanggup bertahan hidup di kantung kursi belakang pesawat selama tujuh hari, mengungguli kemampuan bertahan hidup bakteri lainnya.

baca juga

Para pakar menyarankan agar kita sebaiknya menggunakan plastik zip-lock untuk membungkus barang apapun yang hendak diselipkan pada kantung fleksibel tersebut.

Dan cara terbaik untuk menghindari ancaman penyakit dari bakteri yang tumbuh di dalam kursi belakang pesawat yakni dengan memasukkan barang-barangmu ke dalam tas pribadi. 

Selain kantung belakang, meja lipat dan karpet pesawat juga terkenal jarang dibersihkan. Maka, hindarilah menaruh makanan maupun bertelanjang kaki di sepanjang koridor kabin ya.

Suhu pesawat yang begitu dingin

Ilustrasi kabin pesawat. (Pixabay/Stock Snap)
Ilustrasi kabin pesawat. (Pixabay/Stock Snap)

Jika kamu pernah merasakan temperatur pesawat yang amat dingin dan membuatmu menggigil, keadaan tersebut terjadi bukan tanpa sebab.

Ada alasan kesehatan di balik temperatur kabin yang dibuat sedemikian dingin.

Berdasarkan penelitian American Standard and Testing Material (ASTM) Internasional, organisasi non-profit yang mengembangkan teknik standardisasi material dan jasa yang berbasis di Amerika Serikat, temperatur dan tekanan dalam kabin pesawat sangat memengaruhi daya tahan penumpang pesawat.

Ketika di udara, penumpang pesawat sangat rentan mengalami hypoxia, kondisi medis saat jaringan tubuh kekurangan suplai oksigen.

Kondisi ini kerap dialami setiap orang yang berada pada ketinggian tertentu, tak terkecuali para penumpang pesawat.

Usut punya usut, tekanan udara yang tinggi dan temperatur yang hangat dapat membuat hypoxia kian parah.

Sebab itu, otoritas penerbangan bersepakat menciptakan temperatur dalam kabin pesawat jauh lebih rendah ketimbang suhu ruangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

Erupsi Anak Krakatau Batalkan 4 Penerbangan di Tanjungpinang, 469 Penumpang Terdampak

News | Minggu, 06 September 2026 | 19:22 WIB

Cara Refund Tiket Pesawat di Traveloka dan Tiket.com Imbas Erupsi Krakatau

Cara Refund Tiket Pesawat di Traveloka dan Tiket.com Imbas Erupsi Krakatau

Bisnis | Minggu, 06 September 2026 | 08:36 WIB

Kemenhub Pastikan Tiket Pesawat Naik Menjadi 8 Persen Gegara Avtur

Kemenhub Pastikan Tiket Pesawat Naik Menjadi 8 Persen Gegara Avtur

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 20:45 WIB

Kurangi Emisi Penerbangan, Bagaimana Pertamina Sulap Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat?

Kurangi Emisi Penerbangan, Bagaimana Pertamina Sulap Minyak Jelantah Jadi Bahan Bakar Pesawat?

News | Jum'at, 04 September 2026 | 19:10 WIB

September Jadi Waktu Tepat Rencanakan Liburan, Ada Promo Penerbangan ke Hampir 50 Destinasi

September Jadi Waktu Tepat Rencanakan Liburan, Ada Promo Penerbangan ke Hampir 50 Destinasi

Lifestyle | Kamis, 03 September 2026 | 19:12 WIB

Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Lepas Landas

Kronologi Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Saat Lepas Landas

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 14:54 WIB

Ban Pecah Saat Terbang, Pesawat Garuda Jakarta-Makassar Mendarat Darurat di Sultan Hasanuddin

Ban Pecah Saat Terbang, Pesawat Garuda Jakarta-Makassar Mendarat Darurat di Sultan Hasanuddin

News | Kamis, 03 September 2026 | 13:55 WIB

Satu Kebijakan Publik Bisa Mengubah Harga dan Hidup Masyarakat

Satu Kebijakan Publik Bisa Mengubah Harga dan Hidup Masyarakat

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 11:55 WIB

Sektor Transportasi Deflasi di Agustus 2026 Imbas Harga Tiket Pesawat dan Bensin Turun

Sektor Transportasi Deflasi di Agustus 2026 Imbas Harga Tiket Pesawat dan Bensin Turun

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:26 WIB

Mengukur Kebijakan dari Siapa yang Kehilangan Manfaatnya

Mengukur Kebijakan dari Siapa yang Kehilangan Manfaatnya

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:30 WIB

Terkini

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional

Sport | Senin, 07 September 2026 | 22:16 WIB

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy

News | Senin, 07 September 2026 | 22:12 WIB

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya

News | Senin, 07 September 2026 | 22:04 WIB

×