Pasar Lama Tangerang, Ini 5 Kuliner Wajib yang Harus dicicipi

Silfa Humairah Utami, Dinda Rachmawati

Minggu, 30 Juni 2019 | 18:00 WIB
Pasar Lama Tangerang, Ini 5 Kuliner Wajib yang Harus dicicipi
Sate ayam di Pasar Lama Tangerang. (Suara.com/Dinda Rachamawati)

Suara.com - Pasar Lama Tangerang, Ini 5 Kuliner Wajib yang Harus dicicipi.

Kawasan Pasar Lama Tangerang sejak lama memang sudah menjadi destinasi wisata kuliner yang sayang jika dilewatkan. Bahkan, setiap akhir pekan, kawasan kuliner ini begitu ramai diserbu pengunjung yang datang dari berbagai lokasi di Tangerang dan sekitarnya.

Meski ada bermacam-macam kuliner yang bisa Anda temui saat mengunjungi kawasan wisata kuliner ini, ada beberapa makanan wajib yang harus Anda cicipi saat ke Pasar Lama Tangerang.

Beberapa di antaranya bahkan disebut kuliner legendaris karena sudah ada sejak puluhan tahun lho. Nah, berikut 5 makanan yang harus Anda coba saat ke kawasan wisata kuliner Pasar Lama Tangerang.

1. Sate Ayam H. Ishak

Sate di kuliner Pasar Lama Tangerang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Sate di kuliner Pasar Lama Tangerang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Saat memasuki kawasan Pasar Lama Tangerang, tepatnya di Jalan Kisamaun, Anda akan melihat antrian pembeli di gerobak Sate Ayam H. Ishak. Meski berjualan di trotoar jalan, sate ayam satu ini sudah sangat terkenal, karena termasuk kuliner legendaris yang sudah ada sejak 1954.

Perpaduan daging ayam lembut dan bumbu kacang yang gurih sukses membuat banyak orang ketagihan. Selain sate ayam, ada juga menu sate kulit serta lontong sebagai pelengkapnya. Yang terpenting, harga yang ditawarkan juga sangat terjangkau!

2. Bubur Ayam Ko Iyo

baca juga
Bubur ayam di kuliner Pasar Lama Tangerang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Bubur ayam di kuliner Pasar Lama Tangerang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Sama seperti Sate Ayam H. Ishak yang terkenal, bubur ayam yang buka sejak pukul 18.00 WIB di Jalan Kisamaun ini juga merupakan kuliner legendaris yang sayang untuk dilewatkan.

Berjualan hanya di tenda kaki lima, Bubur Ayam Ko Iyo berdiri sejak 1966. Saat ini, warung makan tersebut memiliki dua cabang di kawasan. Porsinya yang cukup besar membuat siapapun akan merasa kenyang.

Selain disajikan dengan suwiran daging ayam dan cakwe, bubur gurih ini juga dihidangkan dengan lauk lain seperti potongan ati ampela, telur, tong cai atau sawi asin, dan kecap asin. Uniknya, memakan bubur ayam ini juga tak lengkap tanpa cacahan daun selada segar di atasnya.

3. Es Podeng DP Varia

Es Podeng di kuliner Pasar Lama Tangerang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)
Es Podeng di kuliner Pasar Lama Tangerang. (Suara.com/Dinda Rachmawati)

Namanya diambil dari toko kosmetik lokasi tempat es podeng ini berjualan. Tepat berada di depan pintu DP Varia. Konon, es podeng ini sudah ada sejak 1990-an.

Hanya berjualan di sebuah gerobak, es podeng ini sukses jadi serbuan pengunjung yang ingin merasakan kesegarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rayakan Pekan Ultah Jakarta dengan Menu Gabus Pucung di Hotel Berbintang

Rayakan Pekan Ultah Jakarta dengan Menu Gabus Pucung di Hotel Berbintang

Lifestyle | Kamis, 27 Juni 2019 | 13:28 WIB

Masakan Istimewa dari Buah Khas Indonesia, Cicip di 1945 Restaurant Yuk

Masakan Istimewa dari Buah Khas Indonesia, Cicip di 1945 Restaurant Yuk

Lifestyle | Rabu, 26 Juni 2019 | 14:00 WIB

Rotan hingga Tanaman Rawa, 4 Kuliner Khas Kalimantan dari Bahan Tak Terduga

Rotan hingga Tanaman Rawa, 4 Kuliner Khas Kalimantan dari Bahan Tak Terduga

Lifestyle | Rabu, 26 Juni 2019 | 09:57 WIB

Terkini

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi

Malang | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:53 WIB

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

Donald Trump Klaim AS Punya Cukup Amunisi untuk Habisi Iran tapi...

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Tipu Pengelola SPPG, Oknum ASN Lampung Timur Masuk Bui

Lampung | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:45 WIB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

Prancis Samakan AS dengan Korut, Anak Buah Trump Walk Out dari Sidang DK PBB

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:43 WIB

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Apa Itu Makeup Vegan? Ini Penjelasan dan Rekomendasi dari Merek Lokal

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:42 WIB

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Naik Transum, Aku Belajar Jatuh Cinta dengan Jakarta

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:38 WIB

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Rupiah Hari Ini Anjlok ke Rp18.063 per Dolar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:37 WIB

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Dari Motor ke KRL: Langkah Kecil Anak Rantau untuk Bumi yang Lebih Baik

Your Say | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:36 WIB

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

Paham Prosedur TPPU, Eks Jampidsus Febrie Tanya Kejagung: Apa Tindak Pidana Asal Kasus Saya?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:34 WIB

×