Hasil Muralnya Viral Jadi Atraksi Wisata, Seniman Ini Malah Menyesal

Kamis, 04 Juli 2019 | 08:07 WIB
Hasil Muralnya Viral Jadi Atraksi Wisata, Seniman Ini Malah Menyesal
Mural karya Ernest Zacharevic di Penang (instagram.com/ernestzacharevic)

Suara.com - Bagi seorang seniman, memiliki karya yang terkenal dan disukai banyak orang merupakan pencapaian tersendiri. Namun, lain halnya dengan seniman mural yang malah mengaku menyesal ini.

Ernest Zacharevic, seorang seniman asal Lithuania, merupakan pelukis mural yang dulu pernah menghiasi jalanan di Penang, Malaysia.

Penang sendiri merupakan daerah yang masuk ke dalam daftar UNESCO World Heritage Site dan dikenal memiliki aneka macam keunikan, mulai dari makanan, budaya, hingga seni jalanan.

Sementara, Ernest Zacharevic diketahui telah menggunakan muralnya untuk menghiasi Armenian Street di Penang dan membuatnya tampak lebih indah.

Sayangnya, karena keindahan karya Ernest Zacharevic ini, Armenian Street malah menjadi viral di media sosial dan terlalu ramai dibanjiri turis.

Menurut laman World of Buzz, Ernest bahkan mengatakan jika dia ingin menghapus hasil karyanya dan "mengakhiri pertunjukan sirkus" yang ada.

Mural karya Ernest Zacharevic di Penang (ernestzacharevic)
Mural karya Ernest Zacharevic di Penang (instagram.com/ernestzacharevic)

Lewat akun Instagram-nya, Ernest menyampaikan penyesalan sekaligus kekecewaannya karena Armenian Street tidak lagi sama seperti dulu.

"Jalanan ini tidak lagi sama seperti ketika aku pertama pindah, sebuah jalan peninggalan budaya yang sepi dengan beberapa penduduk lokal menawarkan barang antik atau potongan rambut."

Menurut Ernest, hal-hal yang dulu membuat Penang menarik kini telah berubah menjadi toko suvenir, restoran, dan atraksi lain yang bertujuan untuk menyenangkan turis.

Baca Juga: Percantik Toilet dengan Karya Seniman Kelas Dunia, Intip Koleksinya Yuk

Tidak hanya itu, Ernest juga khawatir jika Penang tidak akan bisa mempertahankan status UNESCO World Heritage mereka karena telah gagal mempertahankan "budaya, arsitektur, dan komunitas" yang ada.

"Akhir kata, seni tidak seharusnya berujung pada izin kontruksi, penjualan rumah peninggalan budaya ke investor asing, lisensi bisnis, izin pendaratan kapal pesiar, atau rute penerbangan baru," tutup Ernest Zacharevic.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI