Sekali Setahun, Potret Migrasi Burung Migran di Taman Nasional Berbak

Dany Garjito, Aditya Prasanda

Selasa, 23 Juli 2019 | 17:00 WIB
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak (Wikimedia Commons Harry Sanjaya Putra)
    Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak (Wikimedia Commons Harry Sanjaya Putra)
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak  (Wikimedia Commons Domiyanto)
    Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak (Wikimedia Commons Domiyanto)
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak  (Wikimedia Commons Harry Sanjaya Putra)
    Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak (Wikimedia Commons Harry Sanjaya Putra)
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak  (Wikimedia Commons Domiyanto)
    Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak (Wikimedia Commons Domiyanto)
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak (Wikimedia Commons Harry Sanjaya Putra)
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak  (Wikimedia Commons Domiyanto)
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak  (Wikimedia Commons Harry Sanjaya Putra)
  • Migrasi burung migran di Taman Nasional Berbak  (Wikimedia Commons Domiyanto)

Suara.com - Kawasan konservasi hutan rawa terbesar di Asia Tenggara ini bernama Taman Nasional Berbak.

Membentang seluas 142.570 hektar di Tanjung Nipah, Jambi, kawasan konservasi dengan lanskap menawan ini sekilas mudah mengingatkan kita pada Hutan Amazon nan menyeramkan dengan kelindan aliran sungai keruhnya yang berwarna cokelat, berpagarkan rawa hutan mangrove.

Sekitar 35 jenis ikan layak makan menghuni perairannya, bersama 39 jenis reptil termasuk buaya penghuni sungai yang membelah Taman Nasional Berbak.

Sementara di hutan, 73 spesies tumbuhan hidup bersama 28 spesies mamalia, dan 224 jenis burung.

Salah satu atraksi musiman yang paling dinanti di Taman Nasional Berbak, yakni proses migrasi burung migran, burung air yang mayoritas menghuni daratan di Asia Timur.

Migrasi secara periodik yang dilakukan burung migran umumnya terjadi setiap akhir tahun.

Kawanan burung migran penghuni Taman Nasional Berbak akan beterbangan pada medio November menuju daratan Australia.

Dalam perjalanannya, mereka akan singgah sejenak di Kawasan Taman Nasional Sembilang tepatnya di Semenanjung Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan.

Migrasi ini dilakukan sebab kondisi cuaca yang kian dingin dan mengakibatkan berkurangnya pasokan makanan.

Setiap musimnya, migrasi kawanan burung migran jadi fenomena favorit para pemburu gambar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Empat Dekade Dipantau Satelit, Hutan Mangrove Dunia Menunjukkan Tanda-Tanda Pemulihan

Empat Dekade Dipantau Satelit, Hutan Mangrove Dunia Menunjukkan Tanda-Tanda Pemulihan

Lifestyle | Senin, 08 Juni 2026 | 11:27 WIB

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

Open House Sekolah Rakyat Jambi, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data yang Akurat dan Sasaran Tepat

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:28 WIB

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

Dedi Mulyadi Minta Bupati dan Wali Kota Hentikan Pembangunan Wisata dan Perumahan di Hutan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:32 WIB

Membawa Kehidupan ke Tengah Kota: Cara Sendalu Permaculture Merawat Ekosistem dari Sebidang Kebun

Membawa Kehidupan ke Tengah Kota: Cara Sendalu Permaculture Merawat Ekosistem dari Sebidang Kebun

Lifestyle | Kamis, 04 Juni 2026 | 11:55 WIB

Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?

Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?

Lifestyle | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:00 WIB

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Petugas Berjibaku Jinakkan Karhutla di Lahan Gambut Aceh Barat

Foto | Senin, 01 Juni 2026 | 19:09 WIB

Merangkai Harapan dari Manik-Manik: Cerita Hangat dari Anak-Anak Legok Jambi

Merangkai Harapan dari Manik-Manik: Cerita Hangat dari Anak-Anak Legok Jambi

Your Say | Minggu, 31 Mei 2026 | 16:10 WIB

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

5 Hari Hilang di Hutan IKN, Pemburu Ini Ditemukan Hidup secara Ajaib

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 16:23 WIB

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

Hutan Bukan Milik Negara: Mengapa Masyarakat Adat Papua Menolak Skema Perhutanan Sosial?

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:05 WIB

Menyantap Ayam Goreng Rempah Rumah Makan Gantinyo, Rasa Autentik!

Menyantap Ayam Goreng Rempah Rumah Makan Gantinyo, Rasa Autentik!

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:25 WIB

Terkini

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Apa Itu Tapa Bisu? Tradisi yang Dilakukan Setiap Malam 1 Suro

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:50 WIB

Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama

Perlukah Pakai Bedak Tabur usai Pakai Cushion? Ini Saran MUA agar Makeup Tahan Lama

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:40 WIB

5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan

5 Lip Serum untuk Atasi Bibir Kering dan Pecah-pecah, Bisa Melembapkan dan Mencerahkan

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:05 WIB

Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden

Rekam Jejak Said Iqbal, Sang Tokoh Buruh yang Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:36 WIB

Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus

Handbody Apa yang Mengandung Kolagen? Ini 5 Pilihan Murah yang Dapat Review Bagus

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:35 WIB

5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat

5 Skincare Andalan Asha Assuncao "Terikat Janji" untuk Kulit Sensitif dan Berjerawat

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:31 WIB

Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia

Kurangi Emisi Tak Selalu Butuh Teknologi Baru: Pelajaran dari Arsitektur Vernakular di Indonesia

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:05 WIB

3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang  di Depan Kamera

3 Maskara Andalan Davina "Terikat Janji" agar Bulu Mata Lentik dan Panjang di Depan Kamera

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:48 WIB

3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'

3 Produk Lipstik Andalan Asha Assuncao, Bibir Jadi Plumpy Ala Davina 'Terikat Janji'

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:35 WIB

5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna

5 Tone Up Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah, Anti White Cast Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:05 WIB