6 Destinasi Wisata Jelajah Safari ala Film The Lion King

Ade Indra Kusuma, Vessy Dwirika Frizona

Rabu, 07 Agustus 2019 | 19:00 WIB
6 Destinasi Wisata Jelajah Safari ala Film The Lion King
6 Destinasi Wisata Jelajah Safari ala Film The Lion King [Ilustrasi foto by booking.com]

Suara.com - 6 Destinasi Wisata Jelajah Safari ala Film The Lion King

Pertengahan tahun ini layar lebar kembali disinggahi sang raja rimba lewat filma The Lion King. Bagi sebagian orang petualangannya yang terbaru tidak hanya membangkitkan nostalgia, tapi juga  hasrat untuk menjelajah dunia safari yang masih liar. 

Penelitian terbaru Booking.com mengungkap lokasi dari film dan acara TV menginspirasi lebih dari 42% traveler Indonesia ketika memilih tujuan liburan. Bagi mereka yang terinspirasi oleh petualangan layar lebar dan ingin menjelajahinya di dunia nyata ini dia 6 destinasi wisata jelajah safari yang mirip film The Lion King.

wisata safari, savana [booking.com]
wisata safari, savana [booking.com]

Laikipia, Kenya 

Kabupaten Laikipia adalah kebanggaan Kenya dan juga inspirasi dari film sang raja rimba. Laikipia memiliki komunitas berbagai spesies yang terancam punah termasuk badak hitam, zebra grevy, kumpulan anjing liar, dan lebih dari 2.000 gajah. Tidak hanya sekadar safari, daerah ini juga menawarkan berbagai program konservasi dan edukasi tentang konservasi satwa liar.  

Amakhala Game Reserve, Afrika Selatan 

Direkomendasikan sebagai destinasi safari paling top oleh traveler. Amakhala Game Reserve akan memberi tamu pengalaman unik di alam liar. Berada di Eastern Cape Afrika Selatan, cagar ini adalah inisiatif konservasi yang memungkinkan hewan diperkenalkan kembali ke wilayah tempat mereka pernah berkeliaran dengan bebas. Inisiatif ini sekaligus memberi kontribusi untuk konservasi warisan alam di area tersebut. Tamu dapat menginap di akomodasi di dalam cagar, menikmati wisata safari sehari, dan mengunjungi pusat kerajinan tempat penduduk setempat menghasilkan pendapatan dari membuat suvenir dan kerajinan tangan. 

Seronera, Tanzania 

Dataran Seronera yang terletak di Tanzania Utara ini menjadi salah satu dari tiga area utama Taman Nasional Serengeti. Area ini umumnya dikenal dengan migrasi tahunan kawanan besar rusa hutan, zebra, buaya, dan musang madu. Bagi traveler yang ingin menyaksikan keajaiban alam ini, Juli hingga September adalah waktu terbaik untuk bepergian, dengan banyaknya tur safari tersedia. Di pinggir Taman Nasional Serengeti, tamu juga dapat melihat kehidupan lokal di Desa Losirwa (Mto Wa Mbu) bersama komunitas Boma. I Like Local, sebuah startup berkelanjutan yang baru-baru ini mendapatkan hibah dari Booking.com Booster Program 2019 sebesar 2juta euro, memberi traveler kesempatan seumur hidup untuk belajar langsung tentang cara hidup tradisional Maasai yang unik. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jadi Magnet Wisata Belanja, Kemenpar Ingin Indonesia Great Sale Rutin

Jadi Magnet Wisata Belanja, Kemenpar Ingin Indonesia Great Sale Rutin

Lifestyle | Selasa, 06 Agustus 2019 | 17:35 WIB

Kembali Digelar, Tour d' Indonesia 2019 Tawarkan Keindahan Alam Nusantara

Kembali Digelar, Tour d' Indonesia 2019 Tawarkan Keindahan Alam Nusantara

Sport | Selasa, 06 Agustus 2019 | 15:15 WIB

Inchmarnock, Pulau Indah di Skotlandia Ini Dijual Rp 24 M

Inchmarnock, Pulau Indah di Skotlandia Ini Dijual Rp 24 M

Lifestyle | Senin, 05 Agustus 2019 | 16:04 WIB

Terkini

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:57 WIB

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Promo BRImo Terbaru: Cashback hingga Rp100 Ribu di Pizza E Birra!

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 21:53 WIB

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

Gugatan MBG Watch Dikabulkan Sebagian! MK Batasi Kewenangan Pemerintah Ubah APBN

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:49 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1

Banten | Rabu, 16 September 2026 | 21:46 WIB

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung

Bogor | Rabu, 16 September 2026 | 21:36 WIB

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

9 Cara Bersihkan Panci Gosong Pakai Bahan Rumahan, Nggak Perlu Disikat Kasar!

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:35 WIB

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

Respons Krisis Bencana: Pemerintah Percepat Pemulihan 20 Mal Pelayanan Publik Terdampak Parah

News | Rabu, 16 September 2026 | 21:25 WIB

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Jangan Asal Ikut Tren! Ahli Bongkar Cara Cerdas Baca Label Produk Wellness

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 21:10 WIB

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Ciri-ciri Larutan Asam dan Basa Beserta Contohnya dalam Kehidupan Sehari-hari

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 21:00 WIB

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Karhutla Sumsel Capai 6.552 Hektar, Kenapa Masih Ada 84 Hektar Belum Padam?

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 20:59 WIB

×