Kemampuan Bahasa Inggris Orang Indonesia Masih Rendah, Ini Buktinya

Ririn Indriani | Suara.com

Jum'at, 23 Agustus 2019 | 12:07 WIB
Kemampuan Bahasa Inggris Orang Indonesia Masih Rendah, Ini Buktinya
Ilustrasi belajar bahasa Inggris. (Shutterstock)

Suara.com - Data EF Adults periode Agustus 2018 - Juni 2019 menunjukkan bahwa 58% calon siswa baru berada di level elementary saat memulai pelajarannya.

Elementary level adalah situasi ketika seorang siswa menguasai konstruksi gramatikal dasar serta mampu memahami situasi secara mendasar.

Untuk diketahui bahwa level yang berlaku di EF Adults sebagai berikut: Beginner (level 1–3), Elementary (level 4–6), Intermediate (level 7–9), Upper Intermediate (level 10–12), Advanced (level 13–15), dan Upper Advanced (level 16)

Dari data tersebut menunjukkan bahwa penguasaan Bahasa Inggris masyarakat Indonesia usia 18 tahun ke atas yang menjadi calon siswa EF Adults masih berada di level cukup rendah.

Temuan itu senada dengan data EPI (English Proficiency Index) 2018 yang merupakan sebuah riset EF global yang menunjukkan posisi Indonesia sebagai negara dengan penguasaan Bahasa Inggris cukup rendah.

EF English Centers for Adults meluncurkan Kampanye EF Ambassador di Jakarta, Senin (12/8/2019).
EF English Centers for Adults meluncurkan Kampanye EF Ambassador di Jakarta, Senin (12/8/2019).

"Pada 2018, Indonesia berada di posisi 51 dari 80 negara internasional yang masuk dalam riset. Sementara dari 21 negara Asia, Indonesia ada pada peringkat 13," ungkap Evan Januli, Head of Marketing EF English Centers for Adults, dalam siaran persnya, baru-baru ini.

Beranjak dari fakta tersebut, belum lama ini diluncurkan Kampanye EF Ambassador di seluruh center di Indonesia untuk memotivasi siswa dan masyarakat luas menguasai bahasa Inggris dengan baik.

"Ini menjadi kampanye teranyar yang menyeleksi seluruh siswa yang dianggap mewakili semangat EF Adults dalam memberikan motivasi penggunaan Bahasa Inggris yang baik dalam aktivitas sehari-hari," terang Evan.

Siswa yang terpilih, sambung dia, adalah mereka yang secara nyata meraih kesuksesan melalui penggunaan Bahasa Inggris yang aktif dalam profesi dan aktivitas yang dijalani.

Kampanye terbarunya ini, kata Evan, selain menggaungkan kebanggaan sebagai siswa EF Adults, juga memotivasi masyarakat luas untuk lebih bersemangat meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.

Seluruh siswa yang terpilih dalam program tersebut, lanjut Evan, berasal dari berbagai profesi yang telah membuktikan sendiri bahwa penguasaan Bahasa Inggris menjadi salah satu kemampuan yang memompa kepercayaan diri sekaligus membuka wawasan lebih luas dalam perjalanan mencapai kesuksesan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak SD di Depok Boleh Belajar Bahasa Inggris, Asal...

Anak SD di Depok Boleh Belajar Bahasa Inggris, Asal...

News | Kamis, 25 Juli 2019 | 10:54 WIB

Balas Sujiwo Tejo, Gus Nadir: Bahasa Inggris Berantakan Jadi Dosen Monash

Balas Sujiwo Tejo, Gus Nadir: Bahasa Inggris Berantakan Jadi Dosen Monash

News | Sabtu, 06 Juli 2019 | 14:04 WIB

Sujiwo Tejo: Kritik Kepresidenan Jokowi, Bukan Kemampuan Bahasa Inggrisnya

Sujiwo Tejo: Kritik Kepresidenan Jokowi, Bukan Kemampuan Bahasa Inggrisnya

News | Jum'at, 05 Juli 2019 | 12:15 WIB

Terkini

Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya

Bedak Dingin Fungsinya untuk Apa? Ini 3 Rekomendasi Produknya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:04 WIB

Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa

Mengapa Rendang 120 Daun Kian Sulit Dimasak? Saat Hutan Tak Lagi Dekat dengan Desa

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:55 WIB

35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam

35 Ucapan Idul Adha 2026 dalam Bahasa Inggris dan Maknanya yang Mendalam

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:50 WIB

Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun

Tren Ngemil On The Go Meningkat, Camilan Kulit Ayam Kembali Naik Daun

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:49 WIB

Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya

Niat Salat Idul Adha 2026 Sebagai Imam dan Makmum, Lengkap Tata Caranya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:42 WIB

Profil dan Kekayaan Wamentan Sudaryono, Pria yang Sebut Jutaan Petani 'Happy' Rupiah Melemah

Profil dan Kekayaan Wamentan Sudaryono, Pria yang Sebut Jutaan Petani 'Happy' Rupiah Melemah

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:34 WIB

Sholat Idul Adha Jam Berapa? Catat Jadwal Lengkap di Alun-Alun Kidul Jogja 2026

Sholat Idul Adha Jam Berapa? Catat Jadwal Lengkap di Alun-Alun Kidul Jogja 2026

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 14:22 WIB

7 Kali Takbir Idul Adha Baca Apa? Ini Bacaan Takbirnya

7 Kali Takbir Idul Adha Baca Apa? Ini Bacaan Takbirnya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:35 WIB

Info Jadwal Sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Lengkap dengan Aturannya dan Alur Masuknya

Info Jadwal Sholat Idul Adha di Masjid Istiqlal, Lengkap dengan Aturannya dan Alur Masuknya

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 13:28 WIB

Gelas Reusable Tak Selalu Lebih Ramah Lingkungan, Ini Temuan Peneliti

Gelas Reusable Tak Selalu Lebih Ramah Lingkungan, Ini Temuan Peneliti

Lifestyle | Selasa, 26 Mei 2026 | 12:56 WIB