Kisah Situs Pengorbanan Anak di Peru, Dulu Dipercaya Menangkal Iklim Buruk

Angga Roni Priambodo, Amertiya Saraswati

Kamis, 29 Agustus 2019 | 17:25 WIB
Kisah Situs Pengorbanan Anak di Peru, Dulu Dipercaya Menangkal Iklim Buruk
Situs Pengorbanan Anak Terbesar di Peru (youtube.com/NYOOOZ TV)

Suara.com - Sebuah situs arkeolog yang dipercaya merupakan tempat ritual pengorbanan manusia ditemukan di Peru. Tak main-main, situs tersebut disebut sebagai situs pengorbanan terbesar yang ada di dunia.

Kurang lebih 227 kerangka anak-anak telah ditemukan arkeolog di sini. Tidak hanya itu, ada pula kerangka ratusan llama yang ditemukan.

Melansir dari laporan Daily Mail, para arkeolog dan ilmuwan telah melakukan penggalian di situs Huanchaco yang berada di Lima, ibu kota Peru.

Menurut pimpinan arkeolog Feren Castillo, kerangka anak-anak yang ditemukan tersebut masih berumur sekitar 4 hingga 14 tahun.

Diketahui, anak-anak itu sengaja dijadikan tumbal persembahan dalam sebuah ritual untuk dewa-dewi dari peradaban suku Chimu.

Situs Pengorbanan Anak Terbesar di Peru (youtube.com/NYOOOZ TV)
Situs Pengorbanan Anak Terbesar di Peru (youtube.com/NYOOOZ TV)

Berdasarkan penelitian, ritual itu sendiri kemungkinan besar dilakukan untuk menghalau iklim buruk yang kini lebih kita kenal dengan nama El Nino.

El Nino sendiri merupakan fenomena iklim yang tidak bisa diprediksi. Nama El Nino berarti "bocah laki-laki" dalam bahasa Spanyol.

Karena fenomena ini, suhu air laut di Samudera Pasifik akan menjadi hangat. Akibatnya, aktivitas memancing, agrikultur, dan cuaca akan ikut terganggu.

Karena sifatnya yang tidak terprediksi dan merusak tersebut, tidak heran jika komunitas masyarakat di Peru saat itu dirugikan oleh terjadinya El Nino.

baca juga
Situs Pengorbanan Anak Terbesar di Peru (youtube.com/Daily Mail)
Situs Pengorbanan Anak Terbesar di Peru (youtube.com/Daily Mail)

"Ini adalah sius terbesar di mana sisa-sisa anak yang dikorbankan dapat ditemukan," ujar Castillo.

"Mereka dikorbankan untuk meredakan fenomena El Nino, dan menunjukkan tanda-tanda dibunuh saat udara sedang basah," tambahnya.

Selain di Huanchaco, situs serupa juga pernah ditemukan di dekat sana. Total, ada 269 kerangka anak-anak dan 466 kerangka llama yang ditemukan tahun lalu.

Semua kerangka pun ditemukan dalam keadaan menghadap ke arah laut.

Mirisnya lagi, beberapa kerangka tersebut juga terlihat masih memiliki rambut dan kulit.

Situs Pengorbanan Anak Terbesar di Peru (youtube.com/NYOOOZ TV)
Situs Pengorbanan Anak Terbesar di Peru (youtube.com/NYOOOZ TV)

Meski sudah ratusan kerangka anak ditemukan, namun arkeolog Feren Castillo menyebutkan jika masih ada kerangka lain yang mungkin akan ditemukan di kemudian hari.

Hal ini karena masyarakat saat itu percaya bahwa tumbal dan pengorbanan merupakan satu-satunya cara untuk membujuk dewa-dewi agar menghentikan hujan dan iklim buruk.

"Ini tidak bisa dihentikan, pengorbanan dengan anak-anak ini. Di mana pun kau menggali, ada kerangka lain ditemukan."

Peradaban Chimu sendiri berakhir pada tahun 1475 setelah daerah Peru dikuasai oleh suku Inca.

Sementara, ritual pengorbanan anak tersebut diperkirakan berlangsung pada tahun 1200 hingga 1400-an.

Untunglah, seiring berjalannya waktu, ritual pengorbanan anak tak lagi dilakukan untuk menghalau cuaca buruk yang disebabkan oleh El Nino.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci

News | Kamis, 16 April 2026 | 21:45 WIB

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

Kerangka Misterius di Bukit Blekutuk Pati: Sudah Dua Bulan Tewas, Identitas Masih Gelap

News | Kamis, 02 April 2026 | 14:35 WIB

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

Misteri Hutan Batumeungpeuk, Kerangka Manusia Tanpa Identitas Gegerkan Warga Banjarwangi Garut

News | Jum'at, 20 Maret 2026 | 18:11 WIB

Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua

Niat Bersihkan Rumah Kosong, Warga Sleman Temukan Kerangka Manusia di Lantai Dua

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 09:17 WIB

Setelah Bulgaria, Peru Disebut Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Setelah Bulgaria, Peru Disebut Bakal Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bola | Kamis, 15 Januari 2026 | 16:36 WIB

Detik Penentu Kasus Alvaro: Hasil DNA Kerangka Manusia di Tenjo Segera Diumumkan Polisi

Detik Penentu Kasus Alvaro: Hasil DNA Kerangka Manusia di Tenjo Segera Diumumkan Polisi

News | Rabu, 26 November 2025 | 11:20 WIB

Polisi Periksa Kerangka Diduga Alvaro, Ayah Tiri Ditangkap sebagai Terduga Pelaku!

Polisi Periksa Kerangka Diduga Alvaro, Ayah Tiri Ditangkap sebagai Terduga Pelaku!

News | Senin, 24 November 2025 | 10:19 WIB

Misteri Abad ke-20 Terpecahkan: Lubang Aneh di Peru Diduga sebagai Pasar Kuno

Misteri Abad ke-20 Terpecahkan: Lubang Aneh di Peru Diduga sebagai Pasar Kuno

Tekno | Selasa, 11 November 2025 | 18:45 WIB

Tangis Keluarga Iringi Pemulangan Dua Jenazah Korban Kerusuhan di Kwitang

Tangis Keluarga Iringi Pemulangan Dua Jenazah Korban Kerusuhan di Kwitang

Foto | Minggu, 09 November 2025 | 08:00 WIB

Pemilik Gedung ACC Kwitang Bicara Soal Penemuan Kerangka Reno dan Farhan, Kebakaran Jadi Penyebab?

Pemilik Gedung ACC Kwitang Bicara Soal Penemuan Kerangka Reno dan Farhan, Kebakaran Jadi Penyebab?

News | Jum'at, 07 November 2025 | 15:18 WIB

Terkini

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:03 WIB

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:02 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?

Kesenjangan Harga dan Gaji: Mengapa Makanan di Mal Makin Tak Terjangkau?

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:00 WIB

Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka

Kecelakaan Sibolangit Tewaskan 4 Orang, Sopir Truk Galon Air Jadi Tersangka

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:53 WIB

InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%

InJourney Ajak Masyarakat Ramaikan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Tiket Diskon Sampai 30%

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:48 WIB

×