5 Cara Mengelola Sampah di Dalam Rumah

Vania Rossa

Sabtu, 31 Agustus 2019 | 16:00 WIB
5 Cara Mengelola Sampah di Dalam Rumah
Cara Mengelola Sampah di Dalam Rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai makhluk hidup yang mengonsumsi berbagai produk, manusia akan selalu memproduksi sampah dalam berbagai wujud. Maka dari itu, pengelolaan yang praktis dan efektif adalah hal yang perlu dilakukan untuk menyikapi sampah, terutama di dalam rumah. Rumah sebagai tempat tinggal tidak boleh terpengaruh akibat buruk yang ditimbulkan sampah akibat pengelolaan yang tidak baik.

Satu kondisi yang harus dihindari adalah bau tidak sedap dari tempat sampah yang menyebar di dalam rumah. Selain tidak nyaman, pengelolaan sampah yang buruk bisa mengundang bakteri dan penyakit melalui lalat atau binatang lain yang mencium bau busuk dari tempat sampah.

Bila Anda merasa pengelolaan sampah di rumah Anda masih belum maksimal, cek lima langkah pengelolaan sampah dari Dekoruma berikut ini untuk menyempurnakan sistem pengelolaan sampah di dalam rumah.

1. Pisahkan Sampah Organik dan Anorganik

Memisahkan sampah organik dan anorganik. (Shutterstock)
Memisahkan sampah organik dan anorganik. (Shutterstock)

Pemisahan sampah dalam dua kategori organik dan anorganik dapat memudahkan Anda saat akan membuang atau mengelola sampah dengan cara lain. Pastinya, memisahkan sampah akan lebih praktis, mengingat sampah organik mudah busuk dan apabila bercampur dengan sampah anorganik akan merepotkan, berujung pada bau tidak sedap dalam rumah.

Bila sudah dipisahkan, sampah organik bisa langsung digunakan untuk membuat pupuk kompos, sementara sampah anorganik bisa didaur ulang atau digunakan untuk kepentingan lain. Selain dua kategori ini, Anda juga perlu memisahkan sampah bahan berbahaya (baterai, barang elektronik rusak, wadah tinta printer, dan bahan kimia lainnya) untuk dibuang sesuai dengan instruksinya agar tidak merusak lingkungan.

2. Jalankan Prinsip 3R

Prinsip 3R Mengelola Sampah di Dalam Rumah. (Shutterstock)
Prinsip 3R Mengelola Sampah di Dalam Rumah. (Shutterstock)

Langkah ini merupakan perpanjangan tangan dari pemisahan sampah anorganik yang didaur ulang. 3R terdiri dari reuse (penggunaan kembali), reduce (mengurangi), dan recycle (mendaur ulang). Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengimplementasikan prinsip ini, misalnya menggunakan botol air mineral bekas sebagai pot untuk menanam tanaman.

Bawa sampah anorganik yang sudah dipisahkan ke titik-titik daur ulang di lingkungan rumah untuk diserahkan pada ahlinya dan mengurangi konsumsi produk-produk yang menghasilkan sampah.

baca juga

3. Mengurangi Sampah Sesuai Kemampuan

Mengurangi sampah dengan tidak membuang makanan. (Shutterstock)
Mengurangi sampah dengan tidak membuang makanan. (Shutterstock)

Dengan memperhatikan prinsip reduce atau mengurangi, Anda bisa memaksimalkan pengurangan sampah untuk pengelolaan yang lebih mudah. Mulailah dengan langkah-langkah mudah seperti menghabiskan makanan agar mengurangi sampah sisa makanan, mengurangi pemakaian kantong plastik saat belanja, dan mengurangi minum dari botol air kemasan.

Dengan melakukan trik ini, perlahan-lahan tapi pasti, sampah di rumah akan otomatis berkurang dan Anda tidak perlu mengeluarkan tenaga sebesar sebelumnya dalam mengelola sampah karena diet sampah yang dijalani.

4. Gunakan Trik Meminimalisir Sampah

Melipat plastik untuk mengurangi volume sampah. (Shutterstock)
Melipat plastik untuk mengurangi volume sampah. (Shutterstock)

Melalui internet, Anda bisa mencari dan melihat trik-trik untuk meminimalisir sampah dari berbagai aspek seperti ukuran dan jumlah. Salah satunya yang paling populer adalah cara melipat bungkus snack kemasan yang bisa menghemat banyak ruang di tempat sampah. Selain itu, masih banyak trik lain yang berkaitan dengan pengelolaan sampah yang bisa dipraktikkan.

5. Bersihkan Tempat Sampah Secara Menyeluruh

Membersihkan tempat sampah secara menyeluruh. (Shutterstock)
Membersihkan tempat sampah secara menyeluruh. (Shutterstock)

Tempat sampah di rumah harus dalam kondisi yang prima. Prima dalam hal ini adalah tidak mengeluarkan bau tidak sedap dan mengganggu seisi rumah dengan. Langkah ini bisa diawali dengan melapisi tempat sampah dengan plastik atau koran. Selain menghindari sampah-sampah basah, proses pembuangan juga menjadi lebih mudah.

Dan jangan biarkan sampah menggunung. Sampah yang menggunung adalah sumber bau, bakteri, dan penyakit. Buang sampah secara rutin. Setelah dibuang, cuci tempat sampah secara rutin juga untuk semakin menjaga kebersihannya. Bila perlu, Anda juga bisa menggunakan gel anti bau.

Diharapkan, langkah-langkah ini dapat membantu untuk menciptakan pola pengelolaan sampah yang efektif dan tidak merepotkan di dalam rumah. Banyak urusan lain soal rumah yang perlu diperhatikan dan dikerjakan. Jangan biarkan urusan sampah menyita tenaga dan waktu Anda.

Artikel terkait:
Diet Kantong Plastik, Kurangi Sampah Plastik untuk Kesehatan Lingkungan
Yuk, Kurangi Sampah Sisa Makanan dengan 5 Trik Jitu Ini!
Sayangi Lingkungan! Ini Dia 8 Cara Mengurangi Limbah Rumah Tangga

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Begini Panduan Bikin Dapur Impian Sesuai Tipe Chef

Begini Panduan Bikin Dapur Impian Sesuai Tipe Chef

Lifestyle | Sabtu, 31 Agustus 2019 | 08:30 WIB

Unik, Ini Ide Kelly Tandiono Manfaatkan Sampah Plastik untuk Fashion

Unik, Ini Ide Kelly Tandiono Manfaatkan Sampah Plastik untuk Fashion

Lifestyle | Minggu, 25 Agustus 2019 | 19:57 WIB

Jejak Sampah Impor

Jejak Sampah Impor

Foto | Minggu, 25 Agustus 2019 | 07:00 WIB

Terkini

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bybit Resmi Masuk Indonesia usai Akuisisi Mayoritas NOBI

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:43 WIB

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Mengintip Honda GL150: Inikah Penerus GL Pro Neotech yang Legendaris? Harga Kelas Premium

Otomotif | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:36 WIB

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Juventus Resmi Rekrut Zeki Celik Gratis, Bek Serbabisa Turki Dikontrak hingga 2029

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:34 WIB

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

Ditanya Statusnya Saat Diperiksa Kejagung Terkait Kasus Petral, Sudirman Said: Sebagai Saksi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:33 WIB

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

5 Parfum Aroma Bunga yang Fresh dan Murah di Indomaret untuk Wangi Sehari-hari

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:31 WIB

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

Wamensos Bahas Sekolah Rakyat, PPSE dan Perlindungan Korban Bencana Non-Alam Bersama Tiga Pemda

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Review Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis: Hangat, Realistis, dan Bermakna

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Pelajaran dari Surabaya: Penyangga Ekonomi yang Sering Diremehkan

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:30 WIB

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

Kajian IESR: Indonesia Punya Potensi 77,8 GW PLTS Terapung, Apa Tantangan Pengembangannya?

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:28 WIB

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

6 Cara Membedakan Jam Tangan Seiko Asli atau Palsu, Biar Tidak Tertipu saat Beli

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 11:26 WIB

×