Warna Celemek Barista Tak Selalu Sama, Ternyata Ini Artinya!

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 02 Oktober 2019 | 13:21 WIB
Warna Celemek Barista Tak Selalu Sama, Ternyata Ini Artinya!
Hari Kopi Internasional, Starbucks Edukasi Pelanggan Selama 24 Jam Nonstop. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)

Suara.com - Pemandangan yang lumrah ditemukan saat kita ke kedai kopi adalah barista yang mengenakan celemek atau apron. Tapi sadarkah kamu bahwa warna celemek mereka berbeda-beda?

Seperti di kedai kopi ternama, Starbucks, misalnya, punya dua warna celemek yaitu hijau dan hitam. Lalu mengapa berbeda? Bukannya semua fungsi celemek sama saja?

Coffee Master Starbucks Hary mengatakan dua warna ini menunjukkan kelas dan skill yang berbeda pada setiap barista. Selayaknya biji kopi, warna hijau pada biji kopi menunjukkan biji yang belum matang, dan warna hitam menunjukkan biji kopi yang sudah matang dan siap diolah.

Nah, semua karyawan Starbucks memang bisa memiliki celemek hijau. Tapi tidak dengan celemek berwarna hitam, karena untuk mendapatkannya perlu pendidikan khusus. Mereka inilah yang disebut sebagai coffee master.

Coffee Master Starbucks Hary. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)
Coffee Master Starbucks Hary. (Suara.com/Dini Afriani Efendi)

"Sebenarnya ada dua (warna celemek), ada green sama black. Kalau warna green, kaya biji kopi, itu kan green bean awalnya. Sehingga itu dibilang adalah tahap awal partner baristanya. Nah, begitu di-roasting jadi warna hitam, jadilah kopi master," ujar Hary di Starbucks Drive Thru Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Rabu (2/9/2019).

Lelaki yang sudah 5 tahun lamanya jadi master kopi ini mengatakan bahwa untuk mendapatkan celemek berwarna hitam butuh waktu paling sedikit 6 bulan setelah menjalani latihan dan pendidikan yang deselenggarakan oleh pihak Starbucks. Setelahnya, ia kemudian mendapat sertifikat dan dibarengi dengan pemberian celemek hitam.

"Paling cepat enam bulan, ada kelasnya, ada belajarnya, mempelajari barang-barang di toko itu ada semua. Enam bulan kita bisa dapaet sertifikat sebagai kopi master, kalau kita lulus," tuturnya.

Tentang siapa yang memberikan pelatihan dan sertifikat, memang kedai kopi asal Amerika ini punya pelatih dan pemberi sertifikatnya tersendiri, yaitu pra ahli yang sudah bertahun-tahun lamanya menjadi master kopi.

baca juga

"Kita punya tim learning development, itu punya beberapa coach kopi master, sehingga dia berhak memberikan sertifikat kopi master," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Kopi Internasional, Starbucks Edukasi Pelanggan Selama 24 Jam Nonstop

Hari Kopi Internasional, Starbucks Edukasi Pelanggan Selama 24 Jam Nonstop

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2019 | 19:22 WIB

Cozy Banget, Ini 4 Rekomendasi Kedai Kopi Baru di Yogyakarta

Cozy Banget, Ini 4 Rekomendasi Kedai Kopi Baru di Yogyakarta

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2019 | 20:28 WIB

Hari Kopi Sedunia, Ini 5 Cara Bikin Kopi jadi Minuman Menyehatkan

Hari Kopi Sedunia, Ini 5 Cara Bikin Kopi jadi Minuman Menyehatkan

Health | Selasa, 01 Oktober 2019 | 15:20 WIB

Terkini

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei, Tumbuh Bersama Dukungan BRI

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 20:18 WIB

×