Menpar Dukung Lombongo Jadi Kawasan Ekonomi Khusus untuk Tujuan Wisata

Fabiola Febrinastri

Senin, 07 Oktober 2019 | 09:32 WIB
Menpar Dukung Lombongo Jadi Kawasan Ekonomi Khusus untuk Tujuan Wisata
Menpar, Arief Yahya, saat mengunjungi kawasan wisata Lombongo, di Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (6/10/2019). (Dok : Kemenpar)

Suara.com - Kawasan Lombongo, Gorontalo, diharapkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Hal ini sempat dikemukakan Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya, saat mengunjungi kawasan wisata Lombongo, di Bone Bolango, Gorontalo, Minggu (6/10/2019).

Menurutnya, Gorontalo harus menggandeng wilayah lain, seperti menjadikan Manado sebagai hub.

"Cara tercepat membangun pariwisata adalah atraksi dan KEK. Saya setuju Lombongo jadi KEK, karena akan mendukung percepatan pariwisata Gorontalo. Tapi saya ingatkan lagi, perlu strategi dan ini tidak boleh diabaikan," papar mantan Dirut PT Telkom itu.

Strategi yang tepat adalah menjadikan Manado sebagai hub, karena Manado memiliki akses yang luas, termasuk sejumlah direct flight internasional.

"Mau tidak mau, suka tidak suka, hal itu harus dilakukan. Gorontalo harus memanfaatkan tetangga mereka yang memiliki akses lebih luas. Dalam hal ini Manado. Strategi ini sudah diterapkan banyak daerah. Contohnya Lombok dan Banyuwangi. Keduanya menjadikan Bali sebagai hub. Dan terbukti pariwisata mereka sukses," terangnya.

Namun Menpar mengingatkan, jika akses terbaik adalah melalui udara, karena jalur darat dari Manado ke Gorontalo terlalu jauh.

"Kalau jalur darat harus ditempuh dengan 7-8 jam, itu tidak mungkin. Terlalu jauh. Tidak akan laku. Harus melalui udara. Bila perlu, Gorontalo menyiapkan insentif buat mendukungnya. Kalau nanti Lombongo sudah jadi KEK, Gorontalo juga akan mendapatkan bantuan mengembangkan akses. Susah memang mendapatkan KEK. Tapi jika sudah dapat, daerah akan mendapat kemudahan," paparnya.

Mengenai atraksi, Menpar mengaku tidak terlalu khawatir. Bahkan, lulusan Telematika di University of Surrey, Inggris, memuji atraksi Gorontalo.

"Saya tidak khawatir soal atraksi. Gorontalo punya atraksi berkualitas. Saya lihat juga tariannya luar biasa. Kostumnya juga bagus. Saya suka melihatnya. Secara atraksi Gorontalo luar biasa," paparnya.

baca juga

Dalam kunjungannya ke Lombongo, Menpar melakukan berbagai aktivitas. Usai disambut dengan acara adat, Menpar beserta tamu undangan lain melakukan penanaman pohon. Namun yang paling seru adalah saat beliau melepaskan burung Maleo.

"Lombongo harus menjadi kawasan wisata ecotourism. Harus terus seperti ini dan dijaga. Lombongo sudah bagus, hanya perlu beberapa sentuhan. Kementerian Pariwisata akan bantu mempromosikannya," jelasnya.

Sementara Bupati Bone Bolango, Hanim Pou, mengatakan pengembangan Lombongo harus dilakukan secara bersama-sama, baik dengan daerah lain ataupun Pemerintah Provinsi Gorontalo.

"Kita juga ingin kawasan Lombongo bisa diperluas hingga ke Danau Perintis, sehingga benar-benar siap menjadi KEK. Kita berharap dukungan semua. Karena ini semangat untuk memajukan pariwisata Gorontalo, termasuk tentunya Bone Bolango," jelasnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angklung dan Egrang Hebohkan Indonesia - Japan Festa 2019

Angklung dan Egrang Hebohkan Indonesia - Japan Festa 2019

Lifestyle | Minggu, 06 Oktober 2019 | 12:25 WIB

Keindahan Jawa Barat akan Dieksplorasi di BNI - ITB Marathon 2019

Keindahan Jawa Barat akan Dieksplorasi di BNI - ITB Marathon 2019

Lifestyle | Sabtu, 05 Oktober 2019 | 11:30 WIB

Mau Berpetualang Lintasi 5 Gunung? Ayo Ikut MesaStila 100!

Mau Berpetualang Lintasi 5 Gunung? Ayo Ikut MesaStila 100!

Lifestyle | Kamis, 03 Oktober 2019 | 11:14 WIB

Wisata Bandung, Ini Event Selama Oktober - November 2019

Wisata Bandung, Ini Event Selama Oktober - November 2019

Lifestyle | Rabu, 02 Oktober 2019 | 12:50 WIB

Indonesia Jadi Negara Terbaik untuk Nikmati Hidangan Vegetarian

Indonesia Jadi Negara Terbaik untuk Nikmati Hidangan Vegetarian

Lifestyle | Selasa, 01 Oktober 2019 | 09:21 WIB

Kirab Budaya Malang Beach Festival 2019 Ramaikan Kepanjen

Kirab Budaya Malang Beach Festival 2019 Ramaikan Kepanjen

Lifestyle | Minggu, 29 September 2019 | 10:44 WIB

Terkini

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Juminten Edan: Suguhkan Kisah Duka dan Trauma dalam Balutan Misteri Gaib!

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:30 WIB

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

Diancam Pecat! Satpam Fiktor Dipaksa Sujud dan Kayuh Sepeda Terbalik oleh Penumpang Alphard

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:27 WIB

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Sinopsis Welcome to the Jungle, Film Terbaru Akshay Kumar dan Disha Patani

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:25 WIB

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Bukan Sekadar Tipis, Ini 3 Inovasi Kunci Galaxy Z Fold8 Ultra yang Menetapkan Standar Baru HP Lipat

Tekno | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:17 WIB

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

Iran Ogah Gencatan Senjata dengan Amerika Kalau yang Ngomong 'Orang Ketiga' Ini

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:16 WIB

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Universitas Republik Indonesia dan Ironi Kesejahteraan Tenaga Pendidik

Your Say | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:15 WIB

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Menggantung Nyawa di Wadah Ikan: Kisah Nelayan Situbondo Terombang-ambing 48 Jam di Laut Lepas

Jatim | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:10 WIB

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Seperti Biasa Investor Ambil Cuan di Akhir Pekan, IHSG Berakhir Ambruk ke 6.100

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Kajati Sumsel Berganti, Siapa yang Kini Memimpin Kejati Usai Ketut Sumedana ke BGN?

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

Jangan Bandel! SPPG Makan Bergizi Gratis yang Tak Sesuai Standar Siap-siap Ditutup

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 17:09 WIB

×