Prada Menciptakan Kembali Tas Berbahan Nilon yang Ikonik

Vika Widiastuti, Yasinta Rahmawati

Rabu, 23 Oktober 2019 | 18:05 WIB
Prada Menciptakan Kembali Tas Berbahan Nilon yang Ikonik
Koleksi tas Re-Nylon Prada. (Instagram/@prada)

Suara.com - Pada bulan Mei, rumah mode mewah Prada mengumumkan bahwa merek tidak akan lagi menggunakan bulu hewan dalam produksinya. Menunjukkan komitmen, belum lama ini Prada merilis kembali tas berbahan nilon namun lebih ramah lingkungan yang dinamai Re-Nylon.

Seperti dilansir dari Refinery 29, tas bersiluet ikonik yang ramah lingkungan ini dibuat dengan nilon baru yang progresif, yakni Econyl.

Econyl terdiri dari 100% serat yang diregenerasi dari jaring ikan dan limbah nilon.

Seluruh koleksi diproduksi dari bahan yang ramah lingkungan. Tak lupa koleksi menampilkan interpretasi ulang yang apik dari logo segitiga khas Prada yang kita semua kenal dan idamkan.

"Tujuan utama kami adalah mengubah semua nilon Prada menjadi Re-Nylon pada akhir tahun 2021," kata Lorenzo Bertelli, Kepala Pemasaran dan Komunikasi Grup Prada.

Koleksi tas Re-Nylon Prada. (Instagram/@prada)
Koleksi tas Re-Nylon Prada. (Instagram/@prada)

"Proyek ini menyoroti upaya berkelanjutan kami untuk mempromosikan bisnis yang bertanggung jawab. Dan koleksi ini akan memungkinkan kami memberikan kontribusi dan membuat produk tanpa menggunakan sumber daya baru," tambahnya.

Terdapat 6 model klasik dalam koleksi Re-Nylon, yakni belt bag, shoulder bag, a tote, duffle, da dua Prada backpacks.

Koleksi tas Re-Nylon Prada. (Instagram/@prada)
Koleksi tas Re-Nylon Prada. (Instagram/@prada)

Peluncuran koleksi Re-Nylon ini juga dilengkapi dengan serangkaian video atau webseries "What We Carry" bekerja sama dengan National Geographic.

Video tersebut memamerkan proses-proses mutakhir di balik Re-Nylon produksi Re-Nylon. Ditunjukkan beberapa proses daur ulang kimia depolimerisasi rumit, yang digunakan untuk mengubah berton-ton limbah menjadi kualitas murni, memelopori benang Econyl baru.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Brand Mahal, Tas Hitam Istri Ma'ruf Amin Ternyata Produk Lokal

Bukan Brand Mahal, Tas Hitam Istri Ma'ruf Amin Ternyata Produk Lokal

Lifestyle | Rabu, 23 Oktober 2019 | 13:23 WIB

Charity ala Desainer Tas Kulit Lulusan Paris

Charity ala Desainer Tas Kulit Lulusan Paris

Lifestyle | Senin, 21 Oktober 2019 | 07:10 WIB

Ramah Lingkungan, Aksi Remaja Belanja Pakai Karung Beras Ini Jadi Sorotan

Ramah Lingkungan, Aksi Remaja Belanja Pakai Karung Beras Ini Jadi Sorotan

Tekno | Minggu, 20 Oktober 2019 | 14:25 WIB

Terkini

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam di Kulit? Ini Fakta Medis dan Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Sinopsis Coming to Myself, Dracin Jing Tian dan Zhang Xin Cheng di WeTV

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:35 WIB

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Pemerintah Kehilangan Rp 576,4 T Gegara Insentif Pajak, Suahasil Akui Sengaja Buat Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:34 WIB

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Pabrik BYD di Subang Didemo Warga, Menperin: Bukan Urusan Kemenperin

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Produsen Bihun Teriak, Harga Beras Pecah di Dalam Negeri Mahal

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Imigrasi Kualanamu Pastikan Kelompok Rentan Mendapat Akses Layanan Paspor yang Setara

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:32 WIB

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

POCO X8 dan C95 Pro Meluncur, Bawa Baterai Jumbo hingga 8.340 mAh, Harga Mulai Rp3 Jutaan

Tekno | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri

Segarkan Kulit Kusam! 4 Pilihan Masker Semangka untuk Wajah Cerah Berseri

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Situasi Geopolitik Memanas, Menpar Sebut Masyarakat Butuh Ketenangan Lewat Wisata Kebugaran

Situasi Geopolitik Memanas, Menpar Sebut Masyarakat Butuh Ketenangan Lewat Wisata Kebugaran

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:28 WIB

Proteksi Impor Mulai Berbuah Hasil, Industri Keramik dan Tekstil RI Menguat

Proteksi Impor Mulai Berbuah Hasil, Industri Keramik dan Tekstil RI Menguat

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:26 WIB

×