Mengenang Kisah Perempuan Kulit Hitam yang Pertama Traveling ke Kutub

Angga Roni Priambodo, Amertiya Saraswati

Rabu, 27 November 2019 | 11:39 WIB
Mengenang Kisah Perempuan Kulit Hitam yang Pertama Traveling ke Kutub
Kutub Utara. [Shutterstock]

Suara.com - Nama Barbara Hillary merupakan salah satu nama yang berhasil mencetak sejarah di dunia traveling. Di usianya yang tak lagi muda, Barbara Hillary berhasil menjadi perempuan kulit hitam pertama yang mencapai kutub utara dan selatan.

Melansir dari laman NY Times, Barbara Hillary dikabarkan meninggal dunia belum lama ini pada usia 88 tahun. Tiga belas tahun sebelumnya, Barbara Hillary sendiri berhasil tiba di Kutub Utara pada usia 75 tahun.

Barbara Hillary sendiri sebenarnya adalah seorang perawat. Di usia 20-an, Hillary sempat menderita kanker payudara dan di usia 60 dirinya menderita kanker paru-paru.

Setelah pensiun di usia 55 tahun, Hillary pun memutuskan untuk berpetualang. Dia pernah pergi melakukan seluncur di Quebec, hingga memotret beruang kutub di Manitoba.

Saat itulah, Barbara Hillary mengetahui jika tidak ada perempuan keturunan Afrika-Amerika yang pernah ke kutub. Merasa tertantang, Hillary pun bertekad untuk menjadi yang pertama.

Barbara Hillary, Perempuan Pertama ke Kutub Utara (barbarahillary.com)
Barbara Hillary, Perempuan Kulit Hitam Pertama yang ke Kutub (barbarahillary.com)

Sebelum akhirnya berhasil mencapai Kutub Utara di usia 75 tahun, Barbara Hillary sempat mengalami berbagai tantangan.

Pertama, dirinya sama sekali tak punya organisasi maupun pendanaan sehingga harus mengandalkan donasi. Tak hanya itu, Barbara Hillary sudah kehilangan 25 persen dari kemampuan bernapasnya karena operasi kanker paru-paru.

Barbara Hillary juga harus belajar untuk melakukan ski demi pergi ke kutub utara. Dirinya juga makan lebih banyak sayuran, berolahraga, dan meningkatkan asupan vitamin.

Ketika akhirnya berhasil mencapai Kutub Utara, Barbara Hillary tak cuma merasa senang. Dia juga tertantang untuk melakukan lebih.

baca juga

"Aku tidak pernah merasakan rasa senang dan bersemangat seperti itu. Aku berteriak, melompat-lompat, selama beberapa menit pertama," ucapnya kepada The New Yorker kala itu.

Barbara Hillary, Perempuan Pertama ke Kutub Utara (barbarahillary.com)
Barbara Hillary, Perempuan Kulit Hitam Pertama yang ke Kutub (barbarahillary.com)

Empat tahun setelahnya, barulah Barbara Hillary akhirnya berhasil berdiri di Kutub Selatan, tepatnya pada 6 Januari 2011. Di sana, Hillary pun menyadari dampak perubahan cuaca pada Bumi.

Sebelum kematiannya, Barbara Hillary bahkan sempat bepetualang ke Mongolia dan bertemu suku nomaden yang kehidupannya terancam akibat perubahan cuaca.

Terlepas dari petualangannya, Barbara Hillary juga menghabiskan sisa hidupnya setelah pensiun untuk menjadi pembicara dan motivator seputar perubahan iklim.

Tak hanya itu, Barbara Hillary juga pernah meninggalkan pesan bagi anak-anak muda ketika berbicara di sebuah acara kelulusan.

"Di setiap fase dalam hidupmu, lihat apa saja pilihan yang kamu punya. Tolong, jangan pilih hal yang membosankan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:17 WIB

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

China dan Rusia Buka Rute Dagang Baru Lewat Kutub Utara, Apa Efeknya di Selat Malaka dan Indonesia?

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:15 WIB

Kenang-Kenangan Mengejutkan Si Beruang Kutub: Kritik Sunyi untuk Diktator

Kenang-Kenangan Mengejutkan Si Beruang Kutub: Kritik Sunyi untuk Diktator

Your Say | Senin, 12 Januari 2026 | 13:35 WIB

Luas Es Laut Antartika Catat Titik Terendah Ketiga dalam 47 Tahun

Luas Es Laut Antartika Catat Titik Terendah Ketiga dalam 47 Tahun

Tekno | Senin, 06 Oktober 2025 | 18:48 WIB

MQK Internasional Perdana di Indonesia, Menag Soroti Ekoteologi untuk Atasi Krisis Iklim

MQK Internasional Perdana di Indonesia, Menag Soroti Ekoteologi untuk Atasi Krisis Iklim

News | Kamis, 02 Oktober 2025 | 18:09 WIB

Mengenal Bodo/Glimt Klub Kutub Utara yang Lolos Pertama Kali ke Liga Champions

Mengenal Bodo/Glimt Klub Kutub Utara yang Lolos Pertama Kali ke Liga Champions

Bola | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:51 WIB

Alarm Bahaya dari Kutub: Saat Beruang Kutub Berjuang Melawan Perubahan Iklim

Alarm Bahaya dari Kutub: Saat Beruang Kutub Berjuang Melawan Perubahan Iklim

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 11:32 WIB

Dari Beruang Kutub Hingga Penyu: Kisah Tragis Satwa Liar Korban Perubahan Iklim

Dari Beruang Kutub Hingga Penyu: Kisah Tragis Satwa Liar Korban Perubahan Iklim

News | Selasa, 27 Mei 2025 | 13:00 WIB

Sahur dan Buka Hampir Bersamaan, Di Daerah Ini Puasa Jadi yang Tercepat di Dunia!

Sahur dan Buka Hampir Bersamaan, Di Daerah Ini Puasa Jadi yang Tercepat di Dunia!

Lifestyle | Rabu, 05 Maret 2025 | 12:14 WIB

Bagaimana Serangga Asli Antartika Melawan Dingin

Bagaimana Serangga Asli Antartika Melawan Dingin

Tekno | Sabtu, 15 Februari 2025 | 21:00 WIB

Terkini

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:50 WIB

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Mati Lampu, Makanan Tahan Berapa Lama di Kulkas? Hindari 3 Kesalahan Ini agar Tetap Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Bukan Sekadar Tempat Wisata: Industri Pariwisata Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Lokal

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:18 WIB

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:16 WIB

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Denim, Gaya Hidup, dan Masa Depan Fashion Berkelanjutan

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Nutrisi Maksimal, Tanpa Rasa Lepek: Jawaban Baru untuk Rambut Helai Tipis Perempuan Aktif

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 16:01 WIB

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Apakah Sariayu Cream Foundation Tahan Lama? Ini Klaim dan Review Jujur Pembeli

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 15:20 WIB

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Pasang AC Kamar Bagusnya di Mana? Ini 4 Posisi yang Baik Menurut Feng Shui

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:50 WIB

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

5 Filter Air untuk Sumur Berkapur dan Berpasir, Solusi Air Rumahan yang Keruh

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:13 WIB

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Finukhu: Tradisi Pangan, Alam, dan Pengetahuan yang Terbungkus Daun Fotefea dari Sentani

Lifestyle | Senin, 22 Juni 2026 | 14:09 WIB