facebook

Kayu Triplek, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya

Vania Rossa
Kayu Triplek, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya
Kayu Triplek, Kenali Kelebihan dan Kekurangannya. (Shutterstock)

Sifatnya yang mudah dibentuk membuat kayu triplek sering digunakan untuk kebutuhan hunian.

Suara.com - Dalam memilih material kayu yang baik digunakan untuk eksterior maupun interior tempat tinggal Anda, triplek menjadi salah satu jenis material yang masuk ke dalam pertimbangan. Triplek dikenal juga sebagai kayu lapis yang ternyata memiliki beberapa turunan jenis.

Triplek disebut kayu lapis karena merupakan lapisan kayu (veneer) yang direkatkan menjadi satu kesatuan. Dari proses perekatan ini, hasil akhirnya adalah lembaran-lembaran kayu yang kita kenal sebagai triplek.

Jenis-jenis triplek sendiri umumnya terdiri dari lima sampai enam jenis. Ada particle board, plywood, blockboard, teak block, Medium Density Fibreboard (MDF), dan melaminto. Nama-nama tersebut adalah triplek yang lazimnya digunakan dalam berbagai proses pembangunan, furnishing, atau pembuatan furnitur.

Reputasi yang dimiliki triplek sendiri adalah fleksibel, terjangkau, mudah dibentuk, dan dapat didaur ulang. Namun, di satu sisi juga ada kekhawatiran bahwa triplek juga adalah material bangunan yang rapuh dan tidak tahan dalam berbagai kondisi.

Baca Juga: Mengenal Kayu Kamper, Si Material Anti-Rayap

Untuk itu perlu dilihat kelebihan dan kekurangan dari triplek itu sendiri. Seperti material-material lain, ada hal-hal yang membuat triplek praktis untuk digunakan dan ada juga hal-hal yang membuatnya merepotkan. Berikut pembahasannya dari Dekoruma.

Fleksibel, Mudah Dibentuk, dan Terjangkau

Tiga kualitas ini bisa dibilang adalah kualitas-kualitas yang paling umum diketahui soal triplek dan memang benar adanya. Harga triplek dibandingkan material kayu solid (jati, pinus, atau mindi) memang jauh lebih murah.

Sebagai gambaran, harga triplek MDF dengan ukuran 122 x 244 cm dan ketebalan 18 mm (paling tebal) adalah Rp 180.000. Sementara itu, lembaran kayu mahoni dengan ukuran 100 x 30 cm dengan ketebalan 4 cm bisa dihargai sampai dengan Rp 3.000.000.

Ketipisan triplek juga membuatnya lebih fleksibel dan mudah dibentuk dalam berbagai jenis furnitur yang Anda inginkan. Lebih lanjut, triplek punya permukaan yang halus dan bisa dilapisi resin atau melamin untuk menciptakan efek yang mengilap pada permukaan meja atau countertop.

Baca Juga: Agar Tahan Lama, Pilih Material Berkualitas untuk Kitchen Set

Triplek Rapuh, Siapa Bilang?

Komentar