Vivi Zubedi, 3 Tahun Berturut-Turut Melenggang di New York Fashion Week

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 23 Desember 2019 | 09:23 WIB
Vivi Zubedi, 3 Tahun Berturut-Turut Melenggang di New York Fashion Week
Vivi Zubedi (Instagram)

Suara.com - Nama lengkapnya Vivi Mar’i Zubedi. Ibu tiga anak ini memulai karir fesyen dari lingkaran pertemanan. Vivi sudah gemar mix and match gaya sejak remaja. Ia sudah mulai penasaran mengeksplorasi dress making selagi masih di bangku sekolah.

"Awalanya memang suka aja, mix and match baju. Saya belum tau soal bakat dan potensi yang saya miliki. Makanya saat selesai kuliah saya bekerja sebagai akuntan sesuai jurusan," ucapnya kepada Suara.com saat ditemui beberapa waktu lalu di Jakarta.

Tak pernah mengecap pendidikan soal tata busana, Vivi mengaku hanya coba-coba mendesain pakaian untuk kebutuhan sendiri. Kondisi pascamenikah membuatnya mengambil keputusan tidak lagi bekerja, hingga waktunya lebih sering dihabiskan untuk mendesain busana.

Vivi Zubedi (Instagram)
Vivi Zubedi (Instagram)

Barulah pada 2011, Vivi konsisten mendesain abaya. Busana khas Timur Tengah ini sudah jadi baju rumahan muslimah Indonesia, namun belum naik kelas sebagai fashion item.

"Waktu saya bikin abaya, banyak respon orang yang ragu. Sebab, abaya adalah pakaian khas Timur Tengah dianggap tidak cocok untuk perempuan Indonesia, katanya ribetlah. Tapi toh buktinya sekarang banyak yang suka dan diikuti," tambahnya.

Vivi Mar’i Zubedi akhirnya fokus mendesain abaya as a piece of art melalui permainan motif dan warna yang rancak. Tak main-main, ia mengambil sekolah privat untuk mempelajari pola dan desain karena ingin serius menjadi desainer. Label fashion Abaya miliknya kini menjadi salah satu yang terbaik.

Koleksi karya Vivi Zubedi pernah tiga tahun berturut-turut melenggang di New York Fashion Week, masing-masing bertajuk Makkah, Madinah, Jannah (2017), Urang Banua (2018), dan The Marrakech (2019).

Di antara semua karyanya yang pernah tampil di New York Fashion Week, ada satu yang menampilkan kritik terhadap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kala itu Trump menjadi kontroversi karena kebijakan terhadap imigran muslim.

Vivi menampilkan koleksi Makkah, Madinah, Jannah pada 2017. Karya-karya dalam rupa hijab dan abaya adalah simbol perlawanan terhadap kebijakan presiden Amerika tersebut.

baca juga
Vivi Zubedi (Instagram)
Vivi Zubedi (Instagram)

Berkiprah sebagai desainer modest fashion membuat Vivi tergarak untuk memajukan UMKM dengan memberdayakan ekonomi kreatif menurutnya memiliki potensi besar di Indonesia. Ia pun menginisiasi Industri Kreatif Syariah Indonesia (IKRA Indonesia) bersama Bank Indonesia.

"IKRA merupakan platform yang mempertemukan para pelaku usaha syariah di sektor fesyen dan makanan-minuman halal. IKRA dibentuk untuk meningkatkan penetrasi produk unggulan usaha syariah agar mampu menembus dan bersaing di pasar global," jelasnya.

IKRA fokus pada kurasi, peningkatan kualitas, dan standarisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bentuk-bentuk kegiatannya antara lain pembekalan, pendampingan, hingga business matching dengan pangsa pasar potensial. Semuanya dalam rangka pemberdayaan UMKM sebagai sendi vital perekonimian Indonesia yang dapat berkiprah di kancah nasional, bahkan mancanegara.

Salah satu karya fashion rancangan Vivi yang berasal dari industri kreatif ialah The Purun. The Purun Label in Collaboration with Vivi Zubedi merupakan gebrakan Vivi Zubedi untuk memajukan ekonomi kreatif lokal. Vivi menggandeng pengrajin di Kelurahan Palam, Kecamatan Cempaka Banjarbaru, sebagai kolaborator.

"Koleksi aksesori yang terdiri dari tas dan topi ini berbahan dasar purun (Lepironia articulata), tanaman sejenis rumput yang banyak ditemukan di rawa-rawa atau tanah payau. Penampang batang purun berongga-rongga seperti bambu, dan lazim digunakan untuk anyam-anyaman di beberapa wilayah Indonesia, antara lain Riau, Bangka-Belitung, Lampung, dan Banjarbaru," bebernya.

Vivi memprakarsai The Purun Label dengan membeli kerajinan purun dari tangan pengrajin, kemudian memodifikasinya. The Purun Label tercipta dengan landasan conscious fashion yang tidak hanya tampak stylish tapi juga memberdayakan manusia serta peduli keberlanjutan lingkungan.

Untuk itu, Vivi mencoba mengkreasikan produk purun dengan meniupkan napas modern dan high fashion. Hal ini bertujuan untuk menggairahkan perekonomian daerah melalui jalur industri kreatif. The Purun Label diharapkan dapat memberdayakan warga Banjarbaru hingga menghasilkan produk yang siap bersaing di kancah nasional, bahkan global.

“Saat ini saya sedang mencoba membuka jalan perdagangan internasional. Sudah ada beberapa buyers mancanegara yang berminat untuk memasarkan purun di negaranya. Mohon dukungan dan doa seluruh pihak, karena keberhasilan produk ini adalah keberhasilan UMKM, ekonomi kreatif, dan keberhasilan bangsa Indonesia juga,” harapnya

Hingga kini, Vivi masih konsisten membesarkan brand Vivi Zubedi dengan cita-cita segudang lainnya. Ke depannya, Vivi ingin terus berkiprah membawa modest fashion Indonesia agar semakin global, hingga akhirnya mendominasi tren dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

EOMF Hadir untuk Bawa Akses Desainer Daerah ke Ruang Publik

EOMF Hadir untuk Bawa Akses Desainer Daerah ke Ruang Publik

Lifestyle | Minggu, 22 Desember 2019 | 20:30 WIB

8 Inspirasi Gaya Seleb Berbusana Muslim Syar'i untuk Liburan

8 Inspirasi Gaya Seleb Berbusana Muslim Syar'i untuk Liburan

Video | Sabtu, 21 Desember 2019 | 08:00 WIB

ANFA Cari Desainer Muda Berbakat, Ini Temanya

ANFA Cari Desainer Muda Berbakat, Ini Temanya

Lifestyle | Rabu, 11 Desember 2019 | 16:00 WIB

Terkini

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

8 Perbedaan Energi Potensial Gravitasi dan Energi Potensial Pegas

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

Anak Jakarta Bisa Kuliah S2-S3 di Kampus Dunia, Pemprov Siapkan Rp 100 Miliar

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:17 WIB

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

OJK Siapkan Aplikasi Anti-Scam, Rekening dan Nomor Bisa Dicek Sebelum Transfer

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:16 WIB

×