Ambulans Dijadikan Mobil Pengantin, Pasangan Ini Panen Hujatan

Rima Sekarani Imamun Nissa
Ambulans Dijadikan Mobil Pengantin, Pasangan Ini Panen Hujatan
Ilustrasi pasangan pengantin. (Unsplash/Alvin Mahmudov)

Warganet menyebut tak seharusnya ambulans dipakai untuk hal seperti itu.

Suara.com - Konsep pernikahan impian memang bisa sangat beragam. Banyak pasangan bahkan rela melakukan sesuatu yang benar-benar berbeda demi menciptakan momen tak terlupakan di hari pernikahan.

Anda mungkin pernah mendengar pengantin mengenakan gaun dengan ekor super panjang, acara pernikahan bawah laut atau malah di ketinggian, hingga aneka mas kawin nyeleneh. Semua itu pada dasarnya hanya untuk menunjukkan betapa unik dan serunya pernikahan mereka.

Melansir World of Buzz, Senin (30/12/2019), baru-baru ini ada pasangan pengantin yang diketahui melakukan hal unik untuk pernikahan mereka. Dalam sebuah unggahan Facebook, terlihat bahwa mereka tiba di lokasi pernikahan dengan menaiki ambulans.

Ada dua ambulans yang dioperasikan. Tak hanya itu, mereka juga menyalakan sirene ambulans, seolah memang sedang terjadi situasi darurat.

Begitu tiba di lokasi pernikahan, seorang pengantin wanita tampak keluar dari salah satu ambulans. Dia mengenakan gaun putih dan membawa buket bunga, lengkap dengan mahkota yang menghiasi kepala.

Ilustrasi ambulans. (Pixabay/arembowski)
Ilustrasi ambulans. (Pixabay/arembowski)

Uniknya, dia terlihat dibawa keluar dalam kondisi berbaring di tandu ambulans. Dia juga didorong masuk menuju gedung pernikahan.

Pengantin wanita ini kemudian disambut sang mempelai pria yang tampak mengalungkan stetoskop di lehernya. Ternyata, dia diketahui bekerja sebagai petugas medis.

Walaupun terbukti memiliki konsep pernikahan impian yang unik dan menarik, warganet tampaknya berpikiran lain. Banyak yang mempermasalahkan fungsi ambulans yang semestinya tidak dipakai untuk kepentingan pribadi.

Ambulans Dijadikan Mobil Pengantin, Pasangan Ini Panen Hujatan - 2

Warganet mengatakan ambulans harusnya tidak boleh dimanfaatkan selain untuk keadaan darurat. Ada juga yang menyoroti sirene yang juga tak boleh dinyalakan sembarangan.

Menanggapi beragam komentar negatif, sang mempelai pria pun angkat bicara. Dia mengatakan bahwa mereka tidak menggunakan ambulans dari departemen kesehatan yang dioperasikan rumah sakit pemerintah, melainkan penyedia layanan ambulans swasta.

"Sirene dinyalakan pada menit terakhir sebelum memasuki kompleks aula. Oleh karena itu, tidak perlu melemparkan komentar kebencian kepada saya," kata pria yang tak disebutkan namanya itu.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS