Pedoman Makan Nasi Padang yang Baik dan Benar ala Pakar Kesehatan

Vania Rossa | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 10 Januari 2020 | 13:18 WIB
Pedoman Makan Nasi Padang yang Baik dan Benar ala Pakar Kesehatan
Ilustrasi masakan Padang (Shutterstock).

Suara.com - Siapa yang tak kalap jika sudah dihadapkan dengan aneka menu masakan Minangkabau? Biasa disebut dengan istilah Nasi Padang atau Nasi Kapau, makanan ala masyarakat Urang Awak tersebut menjadi favorit tak hanya bagi warga Sumatera Barat, tetapi juga banyak masyarakat Nusantara lainnya.

Satu hal yang mengganggu dari Nasi Padang adalah, makanan yang disajikan tergolong tinggi lemak dan kurang serat. Coba tengok setiap menunya, ada banyak olahan santan, daging merah, plus jeroan, namun sedikit olahan sayur hijau.

Nah, lewat tesis bertajuk 'Efek Promosi Panduan Gizi Seimbang Berbasis Pangan Lokal terhadap Praktik Diet, Asupan Gizi, Status Gizi, dan Profil Lipid Wanita Etnis Minangkabau Dyslipidemia', peneliti Gusnedi, S.TP, MPH, mencoba membuat pedoman dan aturan cara mengonsumsi nasi Padang yang baik dan benar.

Tujuannya satu, makan enak tapi juga mudah-mudahan tetap sehat. Lalu, bagaimana cara mengontrol mengonsumsi masakan nasi Padang?

Kata Gusnedi, kamu bisa makan nasi Padang dengan nyaman asal pilih salah satu dari dua 'menu paling bermasalah', yaitu hanya memilih menu olahan santan saja, atau menu yang digoreng saja.

Tapi, ia secara spesifik mendorong kita lebih memilih yang santan. Alasannya, tak lain dan tak bukan karena ciri khas olahan suku Minang memang cenderung bersantan seperti gulai.

"Makanan yang harus dibatasi adalah makanan yang digoreng, karena pola makan orang Minang itu digulai dan digoreng. Saya sarankan, jangan pilih digoreng karena kualitas minyak kelapa sawit yang digunakan sangat rendah dan memberikan dampak jelek (bagi kesehatan)," katanya.

Minyak sawit yang dipanaskan, lanjutnya, dapat merusak asam lemak dan menghasilkan lemak jenuh yang dapat memperparah kadar kolesterol dalam tubuh.

Sementara olahan santan diklaim dapat memicu orang mengonsumsi banyak sayuran yang kaya serat. "Dalam olahan santan, ada bumbu rempah-rempah yang punya antioksidan dan faktor protektif. Tapi kalau konsumsi terlalu sering juga tidak boleh," lanjutnya.

Lalu berapa sering baiknya mengonsumsi nasi Padang (bila ada batas sering)?

Kata Gusnedi, mengonsumsi nasi Padang (atau masakan lain) yang diolah dengan minyak atau santan tak boleh lebih dari 14 kali dalam seminggu. "Itu artinya, sehari tak boleh lebih dari dua kali," katanya.

Bila kamu masih bingung dengan seberapa banyak olahan minyak dan santan per orang per hari, sebagai gambaran, satu olahan ikan goreng bisa mengandung minyak jenuh sampai satu dan dua sendok makan.

Sementara porsi santan bisa sampai 30 ml bahkan lebih. Jangan lupa juga untuk memasukkan menu sayur dan buah dalam menu diet agar lebih seimbang. Dan yang tak kalah penting, harus banyak gerak!

Gimana, sudah siap-siap mau pesan gulai tunjang untuk makan siang atau makan malam nanti?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Makanan Bersantan, Ini 8 Dampaknya bagi Kesehatan

Konsumsi Makanan Bersantan, Ini 8 Dampaknya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 05 Juni 2019 | 16:00 WIB

3 Rumah Makan Padang Rekomendasi Tempat Bukber di Jakarta

3 Rumah Makan Padang Rekomendasi Tempat Bukber di Jakarta

Bisnis | Kamis, 09 Mei 2019 | 16:05 WIB

Porsi Jumbo, Makanan Ini Pas Disantap Setelah Orasi Hari Buruh

Porsi Jumbo, Makanan Ini Pas Disantap Setelah Orasi Hari Buruh

Lifestyle | Rabu, 01 Mei 2019 | 14:48 WIB

Terkini

3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat

3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 21:05 WIB

Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!

Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 19:18 WIB

Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern

Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 18:45 WIB

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 17:27 WIB

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:52 WIB

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:29 WIB

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:15 WIB

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:13 WIB

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:10 WIB

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg

Lifestyle | Senin, 13 April 2026 | 16:01 WIB