Usung Serat Alami, LANIVATTI Rilis Koleksi BEYOND BORDERS

Rima Sekarani Imamun Nissa

Kamis, 23 Januari 2020 | 13:29 WIB
Usung Serat Alami, LANIVATTI Rilis Koleksi BEYOND BORDERS
Koleksi BEYOND BORDERS by LANIVATTI. (Istimewa/BCW untuk Lenzing Indonesia)

Suara.com - LANIVATTI merilis Capsule Collection untuk perempuan, BEYOND BORDERS, di Lucy in the Sky, Jakarta, Rabu (22/1/2020) kemarin.

BEYOND BORDERS terinspirasi padang rumput Afrika yang memesona, kehidupan di alam, dan pemandangan matahari terbenam. LANIVATTI sendiri mengusung konsep pakaian safari yang dilengkapi keunggulan fungsional.

Koleksi ini terbuat dari 80 persen serat TENCEL berkualitas tinggi dan alami, serta kombinasi linen, katun organik, dan viscore untuk sirkulasi udara lebih baik sekaligus memberikan kelembutan pada kulit.

TENCEL™ adalah serat alami untuk tekstil, terbuat dari kayu bersertifikat industri dan diproduksi oleh perusahaan yang berbasis di Austria, Lenzing Group. Bahan ini bisa terurai secara alami serta aman bagi alam dan lingkungan.

Direktur Kreatif LANIVATTI, Nicoline Patricia Malina, mengatakan pihaknya mempunyai misi untuk membantu pelanggan berkemas dengan lebih mudah dan efisien.

Koleksi BEYOND BORDERS by LANIVATTI. (Istimewa/BCW untuk Lenzing Indonesia)
Koleksi BEYOND BORDERS by LANIVATTI. (Istimewa/BCW untuk Lenzing Indonesia)

"Kami menciptakan busana yang desainnya serba guna dengan kain yang nyaman dan ramah perjalanan karena baik untuk bumi," ungkap Nicole dalam rilis yang diterima DewiKu.com---jaringan Suara.com, Kamis (23/1/2020).

LANIVATTI meluncurkan koleksinya dalam wujud dress, top, bottom, dan jumpsuit. Gaya khas LANIVATTI seolah mampu mengetuk rasa nostalgia Anda, mengingatkan pada petualangan yang jauh dan menumbuhkan cinta pada alam liar.

"Kami merilis koleksi kapsul yang masing-masing berfokus pada tujuan baru dan budaya, mewujudkan semangat kebebasan era vintage, menyatu dengan bentuk kecanggihan baru," ucap dia.

Perilisan koleksi BEYOND BORDERS by LANIVATTI. (Istimewa/BCW untuk Lenzing Indonesia)
Perilisan koleksi BEYOND BORDERS by LANIVATTI. (Istimewa/BCW untuk Lenzing Indonesia)

Menurut Nicole, sekarang dibutuhkan perubahan pola pikir. Hal itu berkaitan dengan upaya penyelamatan bumi dari bahaya perubahan iklim. Itulah mengapa mereka berusaha mengoptimalkan serat alami dalam koleksi terbarunya.

baca juga

"Kami percaya bahwa fesyen bisa menjadi modis dan mudah diakses konsumen, tanpa harus mengeksploitasi manusia maupun bumi kita dalam prosesnya," ujarnya kemudian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nggak Repot Mix and Match, 4 Artis Ini Cantik meski Bergaya Kasual

Nggak Repot Mix and Match, 4 Artis Ini Cantik meski Bergaya Kasual

Lifestyle | Kamis, 16 Januari 2020 | 14:15 WIB

Desainer Lina Sukijo Bawa Busana Muslim Syari ke Ajang Fesyen Internasional

Desainer Lina Sukijo Bawa Busana Muslim Syari ke Ajang Fesyen Internasional

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2019 | 12:42 WIB

Tak Lekang oleh Waktu, Intip 4 Tren Celana Denim di Tahun 2020

Tak Lekang oleh Waktu, Intip 4 Tren Celana Denim di Tahun 2020

Lifestyle | Selasa, 24 Desember 2019 | 14:20 WIB

Fashion Nova Bikin Gaun Vulgar, Malah Dibilang Mirip Celemek

Fashion Nova Bikin Gaun Vulgar, Malah Dibilang Mirip Celemek

Lifestyle | Selasa, 17 Desember 2019 | 09:16 WIB

Terkini

BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur

BGN Tetapkan Kasus Keracunan MBG Kejadian Fatal, Ancam Sanksi Suspend SPPG dan Copot Kepala Dapur

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Penebangan Pohon di Jalan Riau Bandung Naik Kelas ke Pidana Berat, Gakkum KLH Turun Tangan

Jabar | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:16 WIB

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:15 WIB

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:07 WIB

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:06 WIB

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni

Bisnis | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:05 WIB

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?

Bola | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat

Video | Senin, 03 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana

News | Senin, 03 Agustus 2026 | 16:59 WIB

×