5 Jajanan Khas yang Harus Diicip di Alun-alun Kota Wisata Batu Malang

Silfa Humairah Utami, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 09 Februari 2020 | 16:30 WIB
5 Jajanan Khas yang Harus Diicip di Alun-alun Kota Wisata Batu Malang
Jajanan khas yang harus diicip di alun-alun kota wisata Batu Malang. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Suara.com - 5 Jajanan Khas yang Harus Diicip di Alun-alun Kota Wisata Batu Malang

Alun-alun memang jadi pusat kota yang biasanya menjadi tempat bertemu para warganya, baik untuk sekedar bertamasya atau oleh pemerintah diselenggarakan pesta rakyat.

Sama juga dengan kota Malang, yang memiliki alun-alun. Eits, bukan alun-alun utamanya, tapi kali ini Alun-Alun Kota Wisata Batu, yang ada di Jalan Diponegoro, Sisir, Kota Batu, Malang Jawa Timur dan belakangan menjadi pusat perhatian.

Selain tanpa membayar tiket masuk, dan ada berbagai wahana rekreasi. Di lokasi ini juga jadi pusat kuliner khas Malang yang dipastikan murah meriah ada di Pasar Laron, dan berdiri tepat di belakang alun-alun.

Dinamakan laron, lantaran pasar ini 'kerubungi' orang yang berburu makanan, selayaknya laron yang mengerubungi cahaya saat hujan usai.

Kalau datang ke pasar ini jangan lupa menjajal aneka kuliner yang ramai diperjualbelikan, dan tinggi peminatnya. Apa saja? Berikut 5 daftar hasil rangkuman Suara.com, Minggu, (9/2/2020).

1. Rawon Subuh

Rawon Shubuh. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Rawon Shubuh. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Sebenarnya Rawon Subuh sudah memiliki beberapa cabang di Malang, tapi dari pada jauh-jauh berburu, di Pasar Laron juga ada kok, namanya Rawon Subuh Cabang Oro-Oro Ombo.

Jika dari pintu masuk pasar, posisi kedainya agak masuk jauh ke belakang. Tapi karena tempatnya kecil, Rawon Subuh selalu ramai pengunjung yang rela duduk berhimpitan.

baca juga

Mengusung tagline enak dan murah, Rawon Subuh memang memiliki harga yang terjangkau. Seperti nasi rawon Rp 15 ribu, telur asin Rp 5 ribu, sate usus, perkedel, tempe, hingga mendol dijual hanya Rp 2 ribu rupiah. Sedangkan minumannya es jeruk, es teh, es kopi dan sebagainya hanya berkisar Rp 5 ribu hingga Rp 7 ribu.

2. Pos Ketan

Pos ketan. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Pos ketan. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Jika kamu familiar dengan nama ini, itu adalah hal yang wajar, karena Pos Ketan memang sudah jadi makanan legenda sejak 1967. Jadi tidak aneh jika kedai ini selalu antri dan diburu masyarakat maupun wisatawan. Apalagi saat suara.com berkunjung antrian sudah mencapai 5 meter.

Pos ketan memang menyajikan beragam olahan ketan dengan aneka toping. Bisa dipilih, seperti toping susu, keju, cokelat, sosis, bahkan ada juga yang bertoping durian. Sedangkan untuk kisaran harga masih sangat terjangkau, yakni antara Rp 5 ribu hingga Rp 15 ribu per porsi.

3. Bola-bola telur

Bola-bola telur. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Bola-bola telur. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Sekilas jika diperhatikan memang seperti makanan khas Jepang Takoyaki. Tapi kalau takoyaki terbuat dari tepung sehingga berbentuk bola. Camilan ini terbuat dari telur yang dicampur aneka toping, seperti, sosis, mie, dan bakso.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dulunya Guru, Wanita Cantik Ini Sekarang Sukses Jadi Selebgram Kuliner

Dulunya Guru, Wanita Cantik Ini Sekarang Sukses Jadi Selebgram Kuliner

Lifestyle | Minggu, 09 Februari 2020 | 13:19 WIB

Makan Kenyang di Food Festival, Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta XV 2020

Makan Kenyang di Food Festival, Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta XV 2020

Video | Minggu, 09 Februari 2020 | 08:00 WIB

Menjajal Lomie di Restoran Hok Lay Malang, Kuahnya Legit Banget!

Menjajal Lomie di Restoran Hok Lay Malang, Kuahnya Legit Banget!

Lifestyle | Sabtu, 08 Februari 2020 | 17:17 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×